[PICK YOUR LETTER] HEALTHY IS EXPENSIVE

pick-your-letter-healthy-is-expensive-baekminji93

Special dedicate fanfiction to YG Entertainment Fanfiction Event

— HEALTHY IS EXPENSIVE —

©2016, BaekMinJi93

 

Starring with

Black Pink’s Kim Jisoo — 2Ne1’sSandara Park

Also slight mention! Bigbang’s G-Dragon & iKon’s B.I

 

| AU! – Friendship – Sci-fi – Slice Of Life| Ficlet | General |

Disclaimer

This story purely mine.DON’T BASHING AND DON’T PLAGIARISM!

Happy reading…

 

Based on letter:

I (I’ll—as genre and Ion—as prompt)

 

“Kau tidak pernah mendengar pepatah sehat itu mahal, ya?”

 


Menjadi seorang ilmuwan dengan nama yang sudah dikenal oleh seluruh insan di muka bumi tak selamanya membuat hidup Jisoo tenang. Seperti tiga tahun lalu, gadis Kim tersebut pernah dihampiri oleh hal yang sering disebut dengan pahitnya hidup. Hanya karena insiden kecil di mana saat dirinya baru saja memperkenalkan hasil penelitiannya ke publik, namun sebuah bencana berkunjung kepadanya. Katakanlah insiden kecil tersebut telah berhasil memakan satu nyawa saja, maka dalam waktu sekejap berbagai cap buruk pun melekat indah di balik nama seorang Kim Jisoo.

Stress? Tentu saja Jisoo stress saat itu. Bagaimana tidak, semua insan yang tak sengaja berpapasan dengannya sonatk akan memandang diri Jisoo seakan ia adalah sampah yang benar-benar menjijikan. Semua itu berlangsung lama sampai-sampai beberapa penyakit psikologis lainnya turut menginap di jiwa Jisoo.

“Jisoo-ya, ini air mineral yang kau pesan.”

Itu adalah Professor Dara. Sadar jika dirinya tak lagi sendiri di ruang laboratorium ini, Jisoo lantas menoleh ke arah sumber suara. Hanya sekilas sebelum akhirnya kembali berkutat dengan proyek yang sedang digelutinya.

“Seingatku, aku tak pernah memesan air mineral padamu, Senior.”

Ya, Professor Dara adalah senior Jisoo tiga tingkat di atasnya dan Jisoo begitu merasa beruntung karena wanita bermarga Park tersebut juga seseorang yang membuat semangatnyakembali bangkit.

Meraih majalah fashion seraya mendudukan dirinya di sofa adalah sikap yang Dara lakukan sekarang. “Benar juga, kau memang tidak pernah memesan air mineral padaku. Namun aku bukanlah seorang senior yang tega membuat juniornya mati hanya karena kekurangan ion di dalam tubuhnya.”

“Setidaknya proyek ini lebih penting dibandingkan kekurangan ion,” balas Jisoo masih kukuh terhadap pendiriannya.

“Hei, Nona Kim!” Mendengar balasan Jisoo yang terkesan tidak mempedulikan kesehatan sang tubuh, membuat Dara sontak beranjak dari duduk manisnya. Sembari berkacak pinggang, Dara bersiap memberikan siraman rohani kepada junior kesayangannya. “Kau tidak pernah mendengar pepatah sehat itu mahal, ya? Enak saja kau berkata jika proyek ini lebih penting dibanding ion di dalam tubuhmu. Kau pikir jika kau sudah terkena penyakit anorexia, kau akan terlihat semakin cantik? Bahkan kupikir anak idiot pun dapat membedakan wanita cantik di luar sana.”

“Ucapanmu begitu sarkastis sekali, Nona Park.” Jisoo mulai membalas ucapan Dara dengan nada informal, seolah melupakan status yang sering ia junjung tinggi selama ini. Dan seakan belum puas, gadis Kim tersebut kembali menambahkan. “Pantas saja senior Jiyong—”

“Ada apa dengan Jiyong, huh?!” potong Dara dengan nada menantang yang tentu saja membuat nyali Jisoo sedikit menciut.

Sembari menggeleng takut-takut dan tertawa geli—yang tentunya hanya berani ia lakukan di dalam hati, Jisoo berujar. “Maksudku, pantas saja senior Jiyong semakin mencintaimu dari hari ke hari.”

Namun sayangnya, ucapan Jisoo yang terkesan meralat namun sangat pasaran tersebut terasa sia-sia. Dari raut yang ditampilkan, Dara seakan tak ingin percaya begitu saja terhadap perkataan sang adik junior. Mendapat balasan seperti itu, lagi-lagi Jisoo merasa salah tingkah.

“Senior, kumohon jangan marah. Sungguh aku tak berniat untuk membuatmu—”

Belum sempat gadis ilmuwan tersebut menyelesaikan perkataannya, kibasan tangan Dara membuatnya kembali bungkam.

Aish, sudahlah. Lupakan hal tentang Jiyong yang semakin jatuh cinta kepadaku dari hari ke hari. Sekarang pikirkan saja proyekmu dan jangan sampai lupa minum. Karena jika kau berani mengidap penyakit mengerikan itu, jangan harap aku akan mengizinkanmu untuk memanggilku senior lagi. Mengerti, Nona Kim?!”

Jisoo hanya dapat mengangguk kecil sebagai balasan, karena jujur ia tak tahu lagi harus berkata apa lagi untuk membalas seniornya yang cerewet tersebut.

“Anak pintar,” ujar Dara seraya mengacak puncak kepala Jisoo lembut. Namun tiba-tiba sebuah senyum misterius tercipta di wajah cantik wanita tersebut dan berbisik kecil di depan telinga Jisoo. “Aku melakukan ini karena aku yakin dengan pasti jika Hanbin juga akan sependapat denganku saat melihat tingkah bandelmu ini.”

“SUDAH KUBILANG, KITA HANYA PARTNER! TIDAK LEBIH.”

Namun percayalah meskipun bibir berkata seperti itu, rona merah di wajah Jisoo dapat menyiratkan semuanya.

FIN

 

Bebe’s Notes:

  1. Anorexiaadalah gangguan psikis seseorang yang merasa dirinya gemuk dan membiarkan diri mereka kalaparan sehingga menjadi sangat kurus. Penyakit ini dapat disebabkan oleh gangguan hipovolemia yang tak lain dan tak bukan terjadi akibat kekurangan ion di dalam tubuh.
  2. Yah karena ini mengadaptasi dari genre yang di manga dengan judul I’ll, aku mengambil inti saat si Jisoo pernah mengalami depresi dan bangkit akibat melihat senior yang begitu dikaguminya.

 

Warm Regards,

—BaekMinJi93

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s