[Prompt Fiction] Self and Other

Self & Other (fix version)

Cast : Kim Donghyuk (Donghyuk iKON) & Lalisa Manoban (Lalice of trainee for YGNGG)

Genre : Surrealism, Psychology, AU, Love Life, Angst, Sad, OOC,

Duration : Ficlet (± 563 words) | Rating : PG

a fic by : Aoko Cantabile

read also : Exsecratus

**********

I’m a house of cards, in a hurricane.

A reckless fire, in the pouring rain.

(Helpless when She Smile ; Backstreet Boys)

prompt by : Sher

**********

Sebuah bidang persegi panjang mengayun tatkala sepasang manik kelabunya terfokus pada dinding-dinding bercat gelap tanpa atap. Menyembul sesosok pria yang telah lama ia nanti, hingga membuat likuid merupa dari netranya.

“Lisa-ah, Maafkan aku datang terlambat.” Suara berat pria-nya menyambangi kedua rungu gadis bersurai kecokelatan itu. Ia melengkungkan garis simetris dari bibirnya.

“Aku bahagia kau tak melupakan diriku.” balasnya tanpa basa-basi sehingga membuat badan langsingnya bergetar saking senangnya. Si pria malah tak bereaksi sama halnya dengan dirinya. Wajah tampannya tertunduk lesu, serasa ingin menenggelamkan dirinya ke sebidang keramik kasat mata di bawah kaki jenjangnya.

“Mereka bilang aku harus melupakanmu. Kau tak nyata dan hanya hadir tatkala aku merindukan sosok pujaan hati. Apa yang harus kulakukan Lalisa?” Pertanyaan menohok dari si pria tak ayal membuat kedua tungkai gadis yang disapa Lalisa melemas. Ia sudah menduga hal itu akan terjadi. Eksistensinya rapuh bagaikan rumah kartu yang sewaktu-waktu dapat runtuh terhempas badai. Dia tak pernah meminta presensinya hadir. Pria itulah yang mengundangnya dan berujar bahwa Lisa adalah wanita tercantik yang pernah ia temui.

“Donghyuk-ie, Apa kau barusan menemui Dokter? Apakah mereka mengatakan kau gila? Kau tak gila, sayang. Mereka lah yang tak ingin menerima perbedaan.” tutur halus Lalisa membuai pria yang dikenal orang-orang Kim Donghyuk. Lisa benar! batin Donghyuk. Semua insan di sekitarnya merasa mereka makhluk paling normal. Sepicik itukah niatan mereka hingga terpikir untuk memisahkan cinta abadi, hak Donghyuk dan Lalisa.

“Tapi, Lisa. Pria berjubah putih mengatakan padaku kalau jasad ini hanya dapat menampung salah satu dari kita. Aku tak seharusnya membiarkan dirimu mendiami raga sesempit ini dan membuatmu tersiksa dengan menghirup udara terbatas. Aku harus merelakanmu dan melupakanmu.”

“Jadi, apa keputusanmu? Kau sanggup mengabaikanku dan tak akan lagi memanggilku? Kau siap hidup bahagia bersama wanita lain yang seharusnya kau lakukan sedari dulu?” Bulir-bulir air mata menghiasi wajah tirus Lisa, suaranya serak memastikan kesungguhan Donghyuk. Jika memang saat ini sudah saatnya Donghyuk melenyapkan dirinya, ia sudah siap, demi kebaikan Donghyuk.

Donghyuk mengangguk. Dia sudah bertekad dan siap menentukan keputusan. Cintanya pada Lisa bagaikan api di tengah hujan –sebuah hal yang mustahil dan tak seharusnya terjadi. Dikeluarkannya sebuah revolver dari saku celana. Ia mengacungkannya seakan dia siap membunuh diri Lisa kapanpun saja. Lalisa meneguk salivanya perlahan, dia membentangkan kedua lengan dan memejamkan mata, berharap agar peluru itu membunuhnya singkat. Dan.

Dorrr! Suara tembakan memekakkan heningnya rongga dan membelah desau angin. Kuping Lalisa tuli sesaat sampai ia memberanikan diri membuka mata dan terkejut bukan main kala melihat Donghyuk telah membungkuk. Semburat cairan berwarna merah berada di sela-sela pelipis pria di depannya.

Melihat sang kekasih sekarat, Lisa mendekat dan berusaha menutup sumber likuid kental itu keluar.

“Apa yang kau lakukan? Kau gila, hah?” jerit Lisa.

“Aku telah memilih, Lisa. Bagiku kau pantas hidup di dalam tubuh itu. Aku sakit. Aku pria pecundang yang berpura-pura tegar karenamu. Aku tak bisa hidup tanpa dirimu. Kuyakin kau bisa mendiami jasmaniku dan hidup sebagai Kim Donghyuk. Buatlah Kim Donghyuk berharga di luar sana.”

Lisa tercekat. Mulutnya tak dapat membantah. Kedua maniknya menyaksikan diri Donghyuk melebur, menyatu bersama partikel-partikel neutron udara.

.

.

.

.

.

Lisa tak ingat apapun. Ketika terbangun, dirinya sudah berada di dalam sebuah kamar dengan sebuah suara wanita paruh baya memenuhi gendang telinganya “Ya… Kim Donghyuk! Bangun! Kau akan telat berangkat sekolah jika tak segera bersiap-siap!!”

Fin.

*Aoko‘s Note :

Aloha! Aoko is back!! Setelah dua bulan terjangkit writer block dan menunda-nunda proyek prompt, akhirnya tuntas sudah janji ane.

Maafkan aku, Sher apabila prompt-mu yg penuh makna & puitis ini kurusak seenaknya. Setelah berkali-kali uji coba ide cerita, genre hingga cast, aku memutuskan cerita yg kurasa ‘surrealism’ ini menjadi pilihan terakhir.

Selintas, ide ini kudapatkan dari serial Heroes & drama Kill Me Heal Me, apakah kalian menangkap maksud dari fic ini kah? share pendapat kalian mengenai fic ini (dan juga kritik-sarannya ya agar aku dapat menjadi lebih baik lagi)

Terima kasih bagi para reader & author yg meluangkan waktu untuk membaca fic-ficku, semoga cerita ini menghibur.

Warm Regard,

Aoko Cantabile

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements

11 thoughts on “[Prompt Fiction] Self and Other

  1. Haiiii kak Aoko 😀 😀

    Ini ceritanya punya dua kepribadian kan? Atau gimana sih? Uwuuu maapkeun kak, aku lemot 😂

    Ini keren kak, diksi kakak cetar ❤ kan kalau fic buatan kak Aoko selalu keren ❤

    /maapkan komentar gak jelas ini/

    Keep writing kak ❤

    Liked by 1 person

  2. Long time no see kak! Rindu sekali sama ide briliantnya Kak Aoko dan BOM! aku dimanjakan lagi sama cerita diluar kebiasaan ehehe(emang astinya aja yg jarang baca buku ya kak) Tapi aku sukaaa, cinta sama jalan ceritanya. Dan yg lebih bersyukur lagi akupun udah baca yg Exsecratus jadi bisa lebih ngerti ceritanya hehe 😀

    Bener-bener ga kebayang kalo mereka satu tubuh tapi 2 kepribadian(gitu kan kak ceritanya) apa aku yg salah wkwk trus aku ngebayangin waktu donghyuk bunuh diri dan lalice ‘berusaha menutup sumber likuid kental itu keluar.’ ini aku ngebayangin lalice nutupin luka di tubuhnya sendiri/? ah gitulah kak pokoknya wkwkw. Mungkin intepretasiku beda sama cerita yg mau disampaikan kak Aoko tapi gapapa yaa 😀

    Nice Fic kak (ini jiplak kata2nya kak Aoko biasanya lol) Semangat juga buat RLnya ❤

    Liked by 1 person

    1. Kyaaaa…ada Bu DirUt Asti juga… makasih telah mampir 🙂

      duh, pujianmu terlalu berlebihan, Ast. hahahaha.. *tapi seneng juga..
      tersampaikan juga ya maksud fic ini.. ku sudah bahagia apabila kamu mengerti..

      semangat juga buat, Asti!! ❤

      Like

  3. HAI KAK! Kubahagia promptku bisa jadi dan gak absurd kayak yang ngasih prompt LOL.

    Ini interpretasinya bisa luas kayaknya dan aku bingung mau menentukan yang mana. Entah Donghyuk gila dan dia mikir lalisa ini ada, terus pas bunuh diri dia malah menganggap dirinya lisa; atau dia berteman sama setan yang mau ngambil tubuh dia HAHAHA.

    Aku suka kok, ini gak fail. Jalan ceritanya cukup bikin penasaran dan bertanya-tanya, terus pembawaannya juga pas gelap-gelap gitu hehe X)

    Reviewnya ini aja:
    1. Sebelum kata tutur sama balasnya itu, pas kutip harusnya diakhiri koma kak bukan titik hehehe.
    2. Partikel -pun dipisah (kapan pun) selain 12 kata pengecualian. Sedangkan -lah itu disambung (dialah, makanlah, etc).
    3. Sama kata pria-nya kayaknya gak perlu pake dash digabung aja, prianya?

    Keep writing kak, aku reblog ya 🙂

    Liked by 1 person

    1. aaaaack….. yg empunya prompt bertandang! ku jadi malu.
      makasih Sher sudah mau membaca fuc gaje ini..

      kuserahkan interpretasi fic ini pada kalian.. walau sudah keselip keyword-nya d notes.. hihihi..

      dan thanks a lot untuk review-mu..ini sangat berharga dan semoga ku selalu ingat untuk perbaikan kedepannya..

      keep in touch always, sher..

      Like

  4. KAK AOKO, YAWLAH YAWLAH YAWLAH, KURINDU AKAN DIKSI DARI CERITAMU YANG CETAR MEMBAHANA, KAK.. ❤

    AKU GAK BISA KOMEN LEBIH, TAPI AKU UDAH PERNAH BACA SINOPSIS KILL ME HEAL ME.

    INI DAEBAK SEKALI, UHM, ❤ ❤

    DAEBAK, KAK AOKO HWAITING!!!!

    /maafkan komenanku yang tak mutu kak Aoko/

    SARANGEYOOOOOOOO :* :* :* ❤

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s