[Ficlet] We Broke Up

we-broke-up-aiveurislin

WE BROKE UP

.

by aiveurislin starring iKON’s Chanwoo x OC’s Haljung x WINNER’s Seungyoon duration ficlet –counted 889 words genre Broken!Romance, Slight!Friendship, Schoolarship-problem rating T

disclaimer I only own the plot.

Poster © twelve

summary From that time, we’re over!

.

Pemikir dangkal. Jangan salahkan satu persepsi yang mengidentifikasikan ciri-ciri Haljung yang satu ini. Ia hanya terlampau kesal. Ya, sangat kesal! Terbukti dengan rentetan serapah bernada marah yang hampir dua minggu ini ia ucapkan kepada siapapun yang berhasil menaikkan atensi pitamnya.

“Kau terlalu berlebihan, Hal,” tadah Seungyoon. Haljung mengerling untuk kesekian kalinya. Ouch, berlebihan. Tanggapan itu terlalu familiar di telinganya. Tak bisakah seorang calon dokter macam Kang Seungyoon menafsirkan alasannya dengan lebih cerdas dan logis?

“Aneh jika aku tidak marah, Kak!” sentak gadis itu membela diri.

Seungyoon menghela napas. Tentunya berat juga baginya untuk menenangkan termometer kemarahan gadis dengan garis Shin yang satu ini. Haljung terlalu pandai bersilat lidah –menurutnya, “Dia pasti sibuk dengan tugasnya,”

Haljung melongo, jelas tergambar dalam gurat ekspresi wajahnya. Alasan rasional macam apa itu, huh?

“Berpikirlah yang rasional, Kak Seungyoon. Kita semua sibuk. Semua orang yang aku kenal sibuk. Aku, kau, Kak Hyejung, Ayahku, Kak Chanhee, dan juga dia! So? Setidaknya sisihkan beberapa menit saja untuk berlaku sebagai pacarku di waktu sibuknya. Yak! Aku ingin pacarku! Bukan panitia masa orientasi yang secara kebetulan menjadi pacarku!”

Oh, the end of the world! Seungyoon tak lagi bisa memikirkan alasan logis –versi dirinya- yang akan terus Haljung maki-maki. Entahlah, mungkin pasangan Jung dan Shin itulah yang bisa menyelesaikannya. Cukuplah ia membantu dua adik kenalannya hingga terkena imbasnya seperti ini.

Oh, jadi ini tabiat asli seorang Shin Haljung? Tak bisa dipercaya!” Getiran halus seketika menggerayapi hati Seungyoon manakala pagutan sesosok pria terlintas jelas di sirat kelamnya. Ada rasa bersalah saat pemuda itu melayangkan tatapan murka yang tertuju pada kedua sosok di hadapannya.

“Kau boleh tidak mempercayainya jika kau ingin, Jung Chanwoo. Tidak ada yang melarangnya,” Haljung berbalik, menatap dengan berani sirat kemurkaan yang terpatri di wajah seseorang yang menyandang predikat ‘kekasihnya’. Yeah, siapa lagi kalau bukan….. argh, tanpa disebutkan pun kalian sudah tahu siapa ‘kan?

“Kak, aku akan menghubungimu nanti,” gadis dengan surai legam terurai lurus itu segera menjumput handbag-nya. Serta merta untuk pergi menjauh dari pemilik wajah dengan garis tegas itu. Ia muak, sungguh.

“Mau kabur, heum? Masalah kita belum selesai, Nona!”

Haljung menghentikan derap langkahnya. Menghela napas perlahan lalu melayangkan tatapan mengerikan miliknya. Sungguh, ia ingin meledak saat itu juga, “Apa yang kau inginkan, Senior? Aku sudah melakukan apa yang kau perintahkan,”

“Aku tidak memerintahmu untuk berada di sini dan menghabiskan waktumu bersama pria ini. Kau dengan jelas mengerti, Junior!”

Seungyoon pun bangkit dari tempat duduknya dalam seketika. Hatinya mencelos serta rautnya berubah khawatir ketika obsidiannya memerangkap sosok Haljung dalam fokusnya. Walaupun ia baru mengenal gadis itu, Pemuda Kang itu jelas tahu jika adik kenalannya itu ‘tidak terbiasa’ untuk menerima seruan bernada pekik seperti itu. Namun kali ini pemuda itu memilih bungkam dan hanya memperhatikan dalam diam.

“Baiklah, kita akan memperjelasnya, Senior Jung. Pertama, aku hanya ingin tahu, apakah kau berada di sini dalam label panitia dan senior atau kekasihku? Kedua, apakah ini termasuk masalah tabu untuk dijadikan masalah yang bisa disangkut-pautkan dengan masa orientasi? Dan ketiga, apakah selama dua minggu terakhir kau masih menganggapku sebagai kekasihmu?”

Bibir Pemuda Jung itu langsung terkatup. Rongga mulutnya terasa kering. Sungguh, ia tertelan kata-katanya sendiri.

“Kau tidak bisa menjawabnya ‘kan? Ah, sepertinya keputusanku salah untuk memperjelas semuanya. Saya minta maaf, Senior Jung,” gadis itu berbalik, menghindari atensi sepasang obsidian kekasihnya yang sedari tadi terpekur padanya.

Chanwoo menghela napas berat. Pemuda itu meraih lengan Haljung “Lalu apa maumu, Junior Shin? Kau mau mengakhiri status hubungan kita?”

Deg. Aliran listrik bertegangan rendah dalam tubuhnya seketika padam. Tungkainya melemas sementara kedua netranya memanas. Haljung masih berusaha menolerirnya, seakan tak ingin cap gadis lemah di hadapan seseorang yang kini telah mematahkan hatinya hingga berkeping-keping ini.

“Jika itu yang kau harapkan, aku akan mengabulkannya, Senior. Hubungan kita….. cukup sampai di sini. Semoga hari Anda menyenangkan,” alih-alih mengabaikan eksistensi Chanwoo dan Seungyoon, gadis itu segera menapaki lantai marmer dengan langkah tergesa-gesa hingga sosoknya menghilang dibalik pintu. Sejemang, sepasang netra pemuda Jung itu dapat melihat sebutir airmata menggantung di pelupuk mata Haljung. Apa dia sudah bertindak terlalu jauh?

Chanwoo melenguh cukup keras. Merutuki ucapan laknatnya yang semakin memperkeruh suasana. Kini ia hanya bisa menatapi rentetan aksara yang mengudara beserta bayang gadisnya yang perlahan mengabur dalam jarak pandangnya dan menghilang di balik pintu.

“Setelah kupikir-pikir, Haljung ternyata benar. Kau memang tidak bertindak sebagai kekasihnya dalam hal ini.”

Chanwoo melempar tatapan tajam pada sosok Seungyoon yang tentunya ia kenal sebagai teman satu angkatan kakak perempuannya.

“Namaku Kang Seungyoon, jika kau ingin tahu. Aku memang hanya sebatas teman baik untuk gadis yang baru saja kau bentak itu. Hanya sekadar saran saja Chanwoo-ssi, Haljung sungguh tidak nyaman dengan semua perlakuanmu akhir-akhir ini. Dia mengharapkan Jung Chanwoo-nya. Namun kurasa kau belum bisa menempatkan dirimu dalam situasi ini. Kau tahu betapa tertekannya ia selama menjalani masa orientasi? Dia hanya bisa berkeluh kesah padaku, yang tidak memiliki andil apapun dalam hidupnya,” jelas Seungyoon.

Chanwoo membisu selagi mencerna semua perkataan Seungyoon yang sepenuhnya benar.

“Aku harap kau memberinya waktu untuk sendiri selagi kau mengintrospeksi dirimu sendiri. Jangan gegabah atau tindakanmu akan semakin memerkeruh suasana dan kau akan kehilangan kesempatan untuk memilikinya,” ujar Seungyoon.

Chanwoo baru saja ingin menanggapi ucapan Seungyoon sebelum pemuda itu menepuk pundaknya perlahan, alih-alih membisikkan beberapa aksara, berharap pemuda Jung itu cukup cerdas untuk mencerna nasihatnya.

“Raih dia kembali sebelum ia pergi menjauh.”

Dan tentunya, semua ini tidak akan memiliki akhir bagi Jung Chanwoo. Seperti yang kalimat terakhir Seungyoon bisikkan di telinga kanannya.

 

–fin.

  • Well, sebenernya ga ada niatan buat publish ini. Rasanya ga kuat buat HalChan yang biasanya mesra-mesraan tiba-tiba putus gitu. Apalagi cuman salah paham doang Chanu-nya T.T
  • Ada sih sequelnya. Tapi masih on-progress dan gak janji buat cepet #ealah
  • Maapkeun Kangmas Seungyoon yang jadi korban orang ketiga di sini #hahaha
  • I love ‘WE BROKE UP’ so much! Dan OST-nya bikin kelepek-klepek 😀 😀
  • Leave me a review, please. 😉

 

Regards,

VRIS
Advertisements

11 thoughts on “[Ficlet] We Broke Up

  1. entah kenapa, aku merasa berduka melihat Yoon. kesian bener dedek ini harus menyaksikan dua orang putus di depannya. wkwkwkwk…

    @aiveurislin, ini serius pasangan Boo putus? aih… macam mana pulak ini… biasanya fluff, jadi hurt gini genre-nya? ku sempat heran sih liat judulnya, ini beneran Vris bikin genre hurt?

    btw, pengen ngasih empat jempol dulu ama Vris yg sdh keluar dari zona nyaman tapi ficnya tetap kece dengan genre pertama kamu..
    good job, girl!

    duh.. kusuka Haljung ala nona2 chaebol gitu ya marahnya? Aoko mah kalo marah2 kayak cewek rakyat jelata, bawaannya teriak mulu. wkwkwk… unnie-mu jadi belajar pengendalian emosi sm Haljung. *sama diksi canggihnya juga 😉

    ditunggu sekuelnya ya! semoga kesalahpahamannya bisa terselesaikan ya..HalChan.

    eh, Vris. ini based on true story nggak? kok berasa nyata ya? *lalu mangkir

    keep writing, dear & love U ❤
    Aoko

    Like

  2. Aku ngerasa akhir-akhir ini kamu kalo nulis fiksi pasti bijak-bijak gitu ((sementara aku menghancurkan asal-asalan)). Diksimu udah bagus lah Bin, bagus juga kamu nyoba keluar dari comfort zone.

    Cuman kayak ini klimaksnya gak sampe gitu (?) atau mungkin perasaanku aja sih hehehe. Keep writing ya ♥

    Like

    1. Waduh, bijak apanya coba kak. Ini mah childish namanya #wkwkwk coba sih hancur versi kakak yang bagimana. Dibuang sayangnya aja udah kece badai 😉
      Hehehe, sesekali kepengen nyoba kak. Yah walaupun nulis kayak begini juga tergantung banget sama mood pembangun /Ini duarius lho/

      Emang sih. Klimaks-nya nanggung #bhaks ga tau tiba-tiba stuck ditengah. Pengennya sih revisi tapi udah ga punya waktu lagi #hems
      Kak Sher juga yak! See you soon ♥

      Like

  3. Yak! Jung Chanu! Anaknya orang diapain sih ini? Awas aja kalo sampe putus beneran! Cani ga bakal ngelindungin kamu lagi soalnya cani tau kamu yg salah!
    Haljung gencanaa? Maapin canu yaa~ dia emang nyebelin kok. Dirumah aja jarang mau bantuin cuci piring huhu tapi sebenernya sia sayang haljung kok, ya kan yoon?/peluk seungyoon dibuang seunghoon/

    Pantesan aja semalem canu gelindingan ternyata baper gegara putus sama halboo huhu jangan dibikin putus dong~ Haljung maapin canu dong biar canu ga gelindingan lagi wkwkw

    Harus ada sekuel ini vris gamau tau!

    Uhhhh~ keren banget ceritanyaa aku sampe kangen tulisannya vris hehe sukadeh! Ditunggu sekuelnya ya Vris Love ya ❤

    Like

    1. Kyaaa Kak Chani mian mian jinja mianhae…. Haljungie udah ga papa kok. Tapi masih ga siap kalo ketemu adeknya kakak. Masih kebawa perasaan 😥 Chanu ga papa kan? Bilangin ke adek kakak, jangan lupa makan sama tidur. Maaf Haljung ga bisa ngingetin langsung 😥

      Saoloh, Jung chanu ampe segitunya. Aduh, gimana ya, Haljung bingung. Ketemuan langsung aja deh kalo mau baikan #kode

      Oke deh. Buat kakak ipar apa sih yang enggak 😉

      Hehe, me too kak 🙂 kangen banget malah! see you soon kak 😀

      Like

  4. KYAAAAAAAAA~
    KENAPA CHANBOO HALBOO PISAH???
    TIDAAAAAAAAAKKKK /plak/pliss gak usah lebay/

    Bintaaaan~ kok gitu sih 😦

    balikin chanboo halboo lagi, gak mau tau pokoknya harus kembali /re: sequel/ kwkwkwkwk

    “Raih dia kembali sebelum ia pergi menjauh.”

    Plisss,,, Yoon, terus lu ngeraih gue kapan???/plak/minggat lu dari lapak gue, Kak Acu #Bin said/ XD XD XD

    ditunggu sequelnya, Bin.

    bhay,

    ppyong~

    Like

    1. HUHUHU~~~ HALBOO JUGA PENGENNYA GITU T.T

      Bin usahain deh untuk sequel. Aku juga tak tahan dengan perpisahan Chanboo dan Halboo yang sok ngedrama kayak gini 😥 Yoon juga ikutan muncul lagi #parah

      Kyaaa, Seungyoon udah ada yang punya kak. Inget juga om jidi mau dibawa kemana. Belum lagi Maz Hanbin yang harus membagi dua cintanya sama Seomin dan Hayi /betewe ini complicated bingo yaaa kak xD/

      Sip 😉 jangan lupa sequel Yoon-Dragon jangan lupa. Halboo pengen curhat sama Kak Seomin 😦

      Like

      1. Harus, Bin wkwkwkwk

        Bukannya Yoon jombolo ya?! /gak/

        Mas ji gk dibawa kmna2 kok, Bin. karna Masji bukan armada ataupun boneka/???/ bhahahaha
        jadi cinta segi4, yess XD XD

        sequel yg mana, Bin?? /ngeblank/ XD XD

        jangan curhat sama Seomin, Bin. Seomin otaknya cem udang hahahaha

        Like

  5. Bin, gamau tau, pokoknya harus ada sequel! /tak tahu diri/

    Yaa, rada aneh juga sih, ngeliat HalChan yang biasanya fluff gitu, jadi putus 😦 tapi aku yakin Chanwoo akan kembali pada Haljung! Gila, kang dower sok bijak nih, hahah XD

    Udah ah, Bin, lama-lama makin ga jelas ini akunya. Ditunggu sequelnya.

    Keep writing ^^

    Liked by 1 person

    1. Hiyaaa, niatnya mau bikin sequel, Hanjiku sayang o< Kang dower sekarang kan udah punya pacar. Yeah, walaupun pacarnya juga bawel sih #ditendangNayeon

      Sip-sipooo. Makasih banyak kembarannya Haljung 😀 Ditunggu kombeknya hanjiwon yaps 😉

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s