[Prompt Fiction] Cold Nostalgia

tumblr_nf5gp2U2p71u2go3io1_1280

 

‘Cause cold nostalgia chills me to the bone. — Owl City (Prompt from: ohpears)

Junhoe (iKON) & A Girl || Sad? Gloomy, Crime || PG – 17. || Photo © AHOPE

Ada rembulan yang bulatnya sempurna di luar sana, menggantung di langit tanpa bintang. Mengingatkan aku akan matamu yang besinar nan cantik seperti rembulan, memikat pupilku untuk tidak mengalihkan pandang.


Lantas, seperti biasa, fakta soal tubuhmu yang sudah tertimbun tanah, tersenyum cantik berbalut gaun di dalam peti kayu yang sungguh halus, menabrak memoriku hampir seketika. Aku tidak benar-benar melihatmu kala itu sih, tapi di khayal otakku, kamu akan meninggalkan dunia dalam keadaan anggun.

Aku juga teringat soal waktu terakhir kita lantaran melihat kabut malam ini, sama seperti waktu itu, berkabut juga—ditambah hujan. Kita di sebuah sisi ruang, aku dengan pakaian basah dan air yang masih menetes dari ujung rambut, dan kamu dengan tank top juga short pants menyandar lemah pada dinding. Sorot matamu tidak berkilau seperti biasanya, kesannya ngeri, kesannya lelah. Katamu sebab tidak suka melihat sesuatu yang aku bawa.

Waktu itu, pisau dalam genggamanku sudah menyayat beberapa bagian pipimu sampai darahnya menghias wajah, air matamu tumpah berkali-kali sambil bibirmu merintih minta semua ini dihentikan. Menyebut nama Junhoe, namaku, agar dibebaskan—hingga telingaku bosan. Akan tetapi, aku tidak berhenti, kucoba menyayat lengan pula betismu, melihat daging macam apa sih yang kamu punya sampai kelihatan seksi.

Ketika ujung tajam logam dalam genggamanku menyentuh kulit perutmu, kepalamu menggeleng hebat diikuti oleh cairin asin yang makin lumer dari pelupuk mata. Aku bertanya, kenapa? Bukannya menjawab, kamu hanya menggerakkan kepala membuat rambut hitam halusmu makin runyam. Belasan detik masih tidak ada respon, yasudah, aku tekan saja pisau tersebut. Vokalmu ingin melengking tajam, namun semua getarannya tertahan dalam tenggorokkan, dan di matamu yang pupilnya melebarlah aku bisa melihat teriakkan itu. (Harusnya waktu aku minta maaf pada pegawai di rumah duka yang mendadanimu, mereka pasti jadi susah memasangkanmu baju dan membuat wajahmu jadi mulus seperti biasa)

Lantas kamu tinggalkan aku sendiri di dalam kungkungan besi untuk para tahanan, meninggalkanku dalam ruang sempit yang lembab. Tiada lagi tatapmu yang bisa aku nikmati, tidak lagi bisa aku rengkuh tubuhmu; semua hanya bisa aku ingat-ingat dalam memori.

Sekarang aku merinding, lantaran dinginnya angin malam yang berembus juga nostalgia singkatku akan dirimu.

end.
Note:
  1. Aku gak bisa terlalu sadis (?), tapi bisanya ngebuat pikirannya kayak psikopat gitu, masih santai walaupun lagi kejam.
  2. Hi dek Pira? Gimana promptnya? Maaf ya kalo aku rusak semena-mena LOL.
  3. Dan… ini ff terakhirnya, serius 😦 Maaf ya guys, aku mau left. Soalnya aku sudah sangat lelah dengan kpop, udah gak suka lagi huhuhu, berakhir dengan aku yang senengnya nulisin orific aja karena gak ngerti sama karakter si idol korea. Maaf banget aku left sebelum bisa berkontribusi banyak sama kalian semua, makasih banget karena udah nerima aku jadi bagian ygff, I love you guys ♥︎ semoga YGFF makin kece!
  4. I’ll miss you para author dan seluruh readernya :”
Advertisements

12 thoughts on “[Prompt Fiction] Cold Nostalgia

  1. SHER…….Maafkan aku yg baru bertandang k fic ini.

    Yaoloh! Ini The Best lah ya! As Always, Sher yg ahli dalam diksi dan narasi berhasil mengemas prompt lirik dari @hidenseek01. Ku ingin mengacungkan empat jempol *minjam dua jempol Bang Riri untuk kamu.

    Ini pertama kalinya kamu bikin fic psycho kah? kok kece banget sih.. ku terpukau, terlena, duh.. ampe bingung mendeskripsikannya..

    Walau ini fanfic terakhirmu, ku masih tetap setia jadi penggemar fic-nya Sher.. ntar, ku akan sering blogwalking k wp kamu..

    makasih ya sudah menjadi bagian dari keluarga YGEFF. meski kamu tak bersama kami, kamu tetap jadi keluarga kami kok 😉

    semangat kuliahnya, semangat nulisnya ya..

    love U ❤
    Aoko

    Like

    1. Santai aja kali kak 🙂

      Diksiku masih banyak yang harus dipelajarin kok kak, ini malah kayaknga merusak prompt Pira hahaha. Jangan dipinjem-pinjem jempolnya, kasian (?).

      Enggak pertama kali sih kak, cuman mungkin yang ini pertama kali nekenin kepemikirannya bukan aksinya. Boleh banget kok kak 🙂

      Makasih juga udah nerima jadi bagian dan pernah ngobrol-ngobrol di group ♥

      Makasih kak, semangat juga!

      Like

  2. Juneeettttt. Cocok banget jadi cecowoan/? yg psyco huhu. Mukanya bisa diganti jadi lebih kalem gasih? wkwk
    Suka banget, Sher! akunya sampe baca 2 kali saking sukanya sama cerita dan pemilihan katanya. Pas! Gak kurang dan ga berlebihan ❤

    Bakal kangen banget sama tulisannya, Sher disini. Tapi aku bakal lanjalan ke wp pribadimu ya, Sher. Thanks sudah bantuin asti banget disini. Love ya! ❤

    Like

    1. LAH KAK. Kok komen ini gak masuk dinotifku ya 😦 maaf baru bales.

      Kayaknya mukanya Junwhore emang tai gitu, minta dipites tiap kali liat untung ganti. Makasih banget ya kak ♥︎

      Boleh banget kok kak 🙂 Sama-sama dan makasih juga, pokoknya kalo ada yang mau dibantu lagi bilang aja X)

      Like

  3. Hiyaaaa, Kak Sher yaampun dapet ilham dari mana kok bisa nulis psycho gini??? Dan gujune kenapa jadi gitu??? asdfghjkl gujune sadarlah kau nak masih ada aku di sini yang menantimu /ambil golok lalu dibunuh xD/

    Ih, Kak Sher selalu buat aku terpesona sama diksi yang bikin merinding *as always* aku sebenarnya ga mau komen apa-apa soalnya ga ahli sama yang psycho-psycho’an(?) hehe, baca ini aja kudu pelan-pelan biar ga ketakutan nanti bobo malem gimana #kyaaaa tapi ini keren abis 😉

    Yaaah, jika emang keputusan kakak udah bulat, mau diapain lagi? Yang jelas aku bakal rindu sosok Kak Sher yang selalu ngereview fiksi aku dan ceplas-ceplos berbagi ilmu menulis sama aku #huhuhu thanks a lot deh buat semua ilmunya kak. Hehe, jangan sampe bosen kalo semisal ketemu aku di blog kakak ❤ p.s aku masih ngedukung Dominic sama Hera lhoo 😀 😉

    VRIS ❤

    Like

    1. Aku pas denger prompt ini langsung kepikirannya psycho gitu malah LOL, terus berhubung mukanya Junhoe sadis ya sudah aku lanjutkan jadi dia aja. Ambilah orang psycho ini, ambil.

      Hahaha, biasa aja kali vris 🙂 Aku juga gak ahli sama hal macem gini, sadisnya aja nanggung (!?).

      Kamu masih bisa ketemu aku di fiksi lain kok 🙂 gak akan bosen, tenang aja. Makasih vris ♥

      Like

  4. KA SHER INI APAAA

    uhuhuw ini well written banget lho kak dan kusuka banget sama fic ini;; ga terlalu sadis buat dibaca LOL x) sukaak pemilihan kata kakak, pokoknya asyik huehue

    beydeway, mas june kamu harus dipenjara lebih lama lagi deh keknya… mas june berhasil nyolong hatiku di fic ini ((gaaaa)) x) alurnya pelan tapi dalem nostalgianya;; uhuhuw keknya muka mas june cocok dipake fic crime gini LOL

    lastly ka Sher, uhuhuw pasti kita bakal kangen sama tulisan kakak tentang mino sama hera ;; u ;; dan ijinkan kurusuh di lapak kakak taun depan(?) LOL

    with luv,
    pira ❤

    Like

    1. Ini hasil prompt kamu yang aku acak-acak HAHAHA.

      Iya aku gak kuat bikin yang sadis-sadis, sesungguhnya tidak terlalu mengerti anatomi isi tubuh manusia (!?!?). Penjarakan saja di penjara hatimu dek LOL.

      Mino ama Hera aja gak pernah ditulis lagi hahaha. Boleh kok boleh banget.

      Laf you too fira and thank you ♥

      Like

  5. Ini Junhoe kenapa sadis amat ya? .-. Apa sih motif dia untuk melakukan hal itu? Huft -_-

    Ini bagus kak Sher! Udah sadis ini mah :3

    Bakalan kangen sama kak Sher :’) nanti jangan protes yak, kalau aku baca-baca orific di blog pribadi kak Sher 😉

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s