[Ficlet] Lean On Me

GD

Lean on Me 

LatifahNL999 || Cast : Kwon Jiyong (GD of Big Bang) – Yoon Seomin (OC) || Comfort || PG12 || Ficlet

.

.

I just own the plot & Oc. GD’s belong to God, Parent & his Agency.

.

.

Berikan saja aku bahumu, Kwon Jiyong-ssi

.

.

** Lean on Me **

Dari dulu, lebih tepatnya dua bulan yang lalu. Aku selalu ingin memberi bahu atau dadaku -pelukan- kepadanya agar dia bisa bersandar dan memberikan kepenatan dan kegundahan hatinya kepadaku juga. Dia selalu bercerita tentang keluarganya, bagaimana ia merindukan keluarganya, dan dimana kekhawatiran yang ia takutkan dulu ternyata terjadi juga. Tapi disaat itu aku tidak bisa berbuat apa-apa. Karena aku tahu batas ku.

Malam ini ia terlalu banyak diam. Kami duduk di tengah hamparan rumput yang luas, ia duduk meringkuk di atas rerumputan tepat di sebelahku, yang hanya berjarak 5cm.

Ia memandang ke langit lepas, memperhatikan pesona malam yang begitu indah. Ya aku tahu, cuaca malam ini sangat indah, sangat sayang sekali jika tidak dinikmati, tapi masalahnya dia…

“Seomin-ssi,” aku sedikit ragu. “Apa ada yang mengganggu hatimu lagi?” aku pun bertanya dengan hati-hati kepada gadis bermarga Yoon itu.

Ia masih sedang asyik menikmati keindahan kerlap-kerlip bintang yang bertebaran di langit malam.

“Uhm? Aku baik-baik saja, Jiyong-ssi, wae?”

Bohong! Aku tahu dia bohong. Terasa dari ujung suaranya yang terdengar tidak enak di telingaku.

“Hm, kau berbohong lagi,” ucapku. Lalu membuang pandanganku ke langit sambil menikmati kerlap-kerlip bintang di langit. Ribuan bintang itu ternyata menghibur dan seakan memberikan ketenangan. Dan aku pun semakin yakin jika ia sedang tidak baik-baik saja.

Ia mengalihkan pandangannya ke arahku, aku pun begitu. Tapi wajah teduh itu tidak terlalu nampak, karena redupnya lampu taman dan cahaya bulan, sehingga hanya tampak seperti sebuah siluet. Namun, masih bisa membuatku terpesona.

“Apa maksudmu?” tanyanya.

“Ya, kau berbohong. Karena ketika aku cukup mengenalmu, yang ku tahu kau bukan orang yang pandai dalam menyembunyikan perasaan. Kau bisa menceritakannya padaku. Apa sebenarnya yang mengganggu perasaanmu?” aku bertanya seperti memaksanya. Ya, aku tahu, ini terdengar sangat memaksa. Karena melihat ia sedih adalah sesuatu yang sangat tidak ku sukai.

Ia menarik napas panjang hingga kedua bahunya ikut menaik, lalu menghembuskannya secara perlahan dan bahunya juga ikut menurun. Aku bisa lihat sedetik yang lalu ia mengerjap seperti orang yang kelelahan.

Ia kembali mengedarkan pandangannya ke langit malam. “Aku hanya sedang berpikir.”

Aku menaikkan alis ku sebelah, dan menunggu kelanjutan apa yang akan dia ucapkan. Lima detik berlalu dia masih belum melanjutkan apapun.

Ia memeluk kedua kakinya dengan dagu menempel di lututnya, dan jari-jarinya menelusuri rerumputan. “Aku sedang memikirkan jalan hidupku. Apa aku harus melanjutkannya atau berhenti,”

Aku bingung maksud dari pembicaraannya. Aku menyila kedua kaki ku dan menopang kedua siku di kedua pahaku.

“Melanjutkan atau berhenti? Apa maksudnya?” tanyaku.

“Ya, aku bingung, apa aku harus bertahan di pekerjaanku, atau kembali ke desaku dan hidup bersama ibuku.”

Wae? Bukankah pekerjaanmu sudah enak?”

Ia mendengus. “Ya, pekerjaanku memang enak, dan dulu ketika merasa jauh dari desa sangat menyenangkan. Karena bisa ke sana kemari tanpa mengeluarkan biaya yang mahal. Tapi sekarang aku takut, Jiyong-ssi, aku tidak ingin terjadi kehilangan untuk yang kedua kalinya. hhe..”

Aku paham. Aku memang belum merasakan apa yang dirasakan gadis ini. Aku masih memiliki Ayah dan Ibu. Tapi aku paham apa yang dirasakannya. Tanpa sadar aku mengulurkan tanganku ke bahunya. Dan menepuk-nepuk bahunya dengan lembut.

“Aku mengerti. Sangat mengerikan, bukan?”

“Sangat,” ia mengerutkan hidungnya dengan lucu sehingga membuatku ingin menariknya. Tapi lagi-lagi harus ku tahan, karena aku masih tahu batas hubungan kami.

He walk beside you, Seo. And is still with you every day, every night, every time.  Your daddy. Kau hanya perlu tahu itu.” tanganku yang tidak merangkulnya terulur ke arah langit malam dan menunjuk bintang yang paling bersinar.

“Dia memperhatikanmu. Tidakkah kau berpikir jika kesedihanmu adalah kesedihannya juga. Percayalah, di mana pun Ayahmu berada, dia akan selalu mengawasimu. Sama seperti Ibumu, dia selalu mengawasimu di dalam setiap doanya. Dan aku yakin, alasanmu untuk kembali ke desa tidak akan disetujui oleh Ibumu.”

“Ah, jinjja, kata-katamu bagaikan mantra, Jiyong-ssi, hehe. Kau benar, He walk beside me, and is still with me. Every day as sun, every night as moon or star. And every time,”

Akhirnya, Senyuman yang sangat kuinginkan sedari tadi muncul. Aku akan lebih senang lagi jika aku adalah satu-satunya orang yang akan membuatnya tersenyum. Ya, aku harap hanya aku.

“Jika kau butuh sandaran, kau bisa jadikan aku tempat sandaranmu, Seomin-ssi. Kau bisa bersandar di bahuku, jika kau membutuhkan itu. Maka aku akan memberikan energi ku kepadamu juga. Atau kau ingin bersandar di dadaku?” kataku sambil merentangkan tangan ke arahnya. Aku hanya berniat untuk menggodanya. Tapi…

Terdengar ia setengah mendengus dan setengah tertawa. “Berikan saja aku bahumu, Kwon Jiyong-ssi,”

Ia menarik tanganku yang sedari tadi bergantung di bahunya dan menyingkirkannya dari bahunya. Sedetik kemudian ia menyandarkan kepalanya di bahuku.

Aku tertegun. Ini benar-benar di luar dugaanku. Ya, aku tidak menyangka jika gurauanku ditanggapinya seperti ini.

Ya Tuhan, apa-apaan ini?! Semoga dia tidak mendengarkan detak jantungku yang mulai berdetak di batas normal.

Astaga! Aku berharap aku bisa menahan kepalaku untuk tidak bersandar di kepalanya juga.

~End~

Yuhuuu, YoonDragon again, yes. 😄 /Edisi curhat again/

Inilah kisah YoonDragon sebenarnya, wkwkwk 😆

Jadi temen curhatnya, Seomin doang. TTM getoohh atau bisa dibilang Friendzone. 😂😂😂

Bukan selingkuhan tulung!!!! 😆

Dah ah, 👋

Review juseyooo 😅

💕 ㅅ ㅏ ㄹ ㅏ ㅇ ㅎ ㅐ ㅛ 💕

A C U ♥

M U A C H 💋

Advertisements

8 thoughts on “[Ficlet] Lean On Me

    1. wkwkwkwkwk/ngjengkang/
      imajinasiku gak sekeren fala standup comedy, As. /siapa dia? dia siapa?/ nonton indosiar setiap selasa s/d kamis jam 20.00 waktu indonesia barat/Duar XD

      Wkwkwkwkwk. ku ngakaks, sinetron pindah ke drama XD XD XD

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s