[Ficlet] Moment

moment-ren.jpg

Moment

by rchren

casts: Bobby x Hanji || duration: ficlet || genre: fluff || rating: teen

disclaimer: i only own the plot and Hanji character

.

Bicara tentang momen-momen berharga, pikiran Hanji selalu tak luput dari momentum abadinya. Jadi, begini ceritanya. Hanji suka Jiwon, namun tak pernah berani mengungkapkannya. Ia punya beberapa alasan.

Alasan pertama, Hanji mempunyai gengsi yang tinggi. Ia tak ingin perempuan yang memulai duluan.

Alasan kedua, Hanji bingung mau bagaimana menyatakan perasaannya. Karena sebelumnya, ia tak pernah menyukai seseorang. Yeah, benar. Jadi Jiwon adalah cinta –ekhm-, maksudnya, orang pertama yang Hanji suka. Jadi Hanji hanya menyerahkannya pada waktu—maksudnya, biarlah Jiwon sendiri yang menyadarinya.

Alasan ketiga, Hanji betul-betul tidak berani mengungkapkan perasaannya. Jiwon digilai banyak wanita. Dan beberapa (bukan beberapa lagi) wanita tersebut jauh lebih cantik darinya.

Oleh sebab itu, Hanji belum niat mengutarakan perasaannya.

Kalau bersangkutan dengan momen, Hanji memang benar-benar punya cerita tersendiri dengan Jiwon.

Moment

Hari itu, di kelas sedang jam kosong. Karena bosan, Hanji pergi ke perpustakaan. Hanji memilih untuk membaca buku Sejarah Korea, karena kalau boleh jujur, Hanji lemah dalam pelajaran ini.

Tanpa Hanji duga, lelaki yang ia suka masuk ke dalam perpustakaan. Bisakah kalian menebaknya? Benar, lelaki itu adalah Jiwon.

Hanji menelan ludahnya, manik matanya terus memandangi lelaki yang saat ini yang berada di sampingnya. Samar-samar Hanji tersenyum melihat Jiwon sedang membaca buku. Hanji hampir meleleh tatkala melihat Jiwon tersenyum kepadanya. BENAR! Jiwon tersenyum ke arah Hanji!

Hanji memang sering melihat Jiwon tertawa dan tersenyum dengan teman-temannya di kelas, namun ini baru pertamakalinya Jiwon tersenyum ke arah Hanji.

Moment

Momen selanjutnya, pada saat pelajaran berlangsung. Waktu itu, cuaca sedang buruk. Langit kota tampak suram, ditambah dengan rintik-rintik air yang mulai deras, membasahi permukaan tanah. Hal ini membuat kondisi kelas Hanji dan Jiwon agak gelap.

Jiwon mengacak-acak rambutnya pelan, matanya sama sekali tak dapat melihat huruf-huruf yang berada di bukunya. Bukan karena kondisi kelas terlalu gelap, tapi karena mata Jiwon yang akhir-akhir ini sedikit buram.

Mata Jiwon melirik gadis sebangkunya yang tengah asyik membaca buku. Ia menarik napasnya panjang lalu memanggil gadis itu, “Hanji-ah.”

Hanji mendengar Jiwon memanggilnya, ia pun menolehkan kepalanya lalu bertanya mengapa lelaki itu memanggilnya.

Jiwon terdiam sejenak. Sedetik kemudian, ia terkekeh pelan. Kemudian ia mendekatkan wajahnya ke telinga Hanji, ingin membisikkan sesuatu.

“Boleh tidak kalau kita berkerja sama? Mataku sedang kurang sehat, nih.” Jiwon berusaha berbisik sepelan mungkin.

Hanji tertawa pelan. “Boleh, kok. Kenapa tidak bilang dari tadi?”

Hanji mulai memperlihatkan tugasnya, dan menuliskannya untuk Jiwon.

“Sepertinya kau harus memeriksa matamu. Sepertinya sebentar lagi kau akan mengenakan kacamata, sama seperti aku.” ujar Hanji.

“Hehehe, aku belum ada waktu. Terima kasih, ya.”

Sejak itu, Jiwon mulai menyadari sesuatu. Jantungnya serasa berdegup lebih kencang dari biasanya, perutnya juga seperti diserang kupu-kupu. Pipinya selalu memanas setiap kali memandang teman sebangkunya ini. Oh, apa yang salah?

Setelah bertanya kepada dirinya sendiri, Jiwon tersenyum. Percaya atau tidak, bercanda atau tidak, Jiwon yakin kalau sekarang ia sedang jatuh cinta.

Haah, hari ini dingin sekali.” Hanji menggosok-gosokkan kedua telapak tangannya.

Jiwon tersadar dari lamunannya, kedua tangannya kemudian meraih jaket yang ia bawa, kemudian  memasangnya di punggung Hanji—alih-alih menutupi tubuh mungil Hanji.

Eh, terima kasih, Jiwon.”

Jiwon menyunggingkan senyum manisnya, entah mengapa ia merasa sangat senang sekarang.

Moment

Momen berharga terakhir terjadi saat penutupan tahun ajaran.  Hari ini adalah kesempatan terakhir Jiwon dan juga Hanji untuk mengutarakan perasaan mereka masing-masing. Hanji terlalu malu untuk mengutarakannya. Jiwon sempat ragu, namun ya, kalau bukan sekarang, kapan lagi?

“Kim Hanji.” Jiwon memanggil Hanji. Kemudian ia mendekat ke arah Hanji.

“Selamat ya, kau mendapat nilai tertinggi lagi.” Jiwon memberi selamat kepada Hanji yang kebetulan mendapat nilai tertinggi.

Thank you, Jiwon. Kau juga selamat ya, mendapat peringkat ke 10 tidak buruk, kok.”

Jiwon hanya menunjukkan cengiran khas-nya.

Sedetik kemudian, tanpa basa-basi, ia langsung mengutarakan perasaannya.

“Aku mau bicara sesuatu.”

“Apa?”

“Aku suka denganmu, mau tidak kalau kita pacaran?”

-fin.

Annyeonghaseyo semuanya. Long time no see! Yap, Ren is back! Btw, ganti pen name gapapa kan ya? Wkwkwk.

Sebenernya sih ya, aku mau ngepublish ff mino beserta oc pasangannya, cuman aku kagak tau siapa-siapa aja yang dipasangin sama Mino. Lain kali, ya 😉 Lagipula aku pan juga belom pernah nulis HanJiwon wkwk gapapa khan?

Maaf banget cerita ini sangat-sangat tidak jelas. Haah, sebenarnya nggak pede namun sudahlah yaa. Maafkan ya, jika ada typo.

Review, please! udah lama nggak nulis nih, jadinya yah, gitu deh.

Pai-pai ❤

Ren a.k.a Bobby’s future girlfriend.

Advertisements

20 thoughts on “[Ficlet] Moment

  1. Kyaaaaa manis kyaaaaa..mbob kalo dicerita ini aku bayangin mukanya dia pas di MVnya Leehi sama suhyun aaaaa ganss bangettt
    Ceritanya manis banget tulisannya ringan banget aku bacanya sampe nyengir2 apalagi pas baca yg waktu mereka di perpustakaan. Aughhh mas mbob gentle bangetsss pen peluk/eh jangan.

    Kutunggu kambeknyaaaa pasangan ini lagi yaaaaa. Keep nulis baby salam cinta darikuuu ❤

    Like

    1. Kyaaa kak Asti dateng kyaaaa wkwk xD iyaaa kaaak cakep banget di mv i’m different ❤ ❤

      Hehee, gak semanis itu kok kak 😀

      Kak Asti juga yakkk, ditunggu HoonChan another story ❤

      Like

  2. yaoloh..aku bisa diabetes baca fic manis ini…
    ini co cweet sekale… kisah yg pas banget buat anak2 sekolahan gitu. (>_<)
    .Hanji, You're so lucky, girl! bisa sebangku ama Jiwon.
    Jiwon, I watch you!! sehabis menyatakan perasaan k Hanji, jangan lirik2 gadis lain ya.. (terutama tipikal noona2 kece kayak Seomin @acu2994 & Aoko *wuakakakak…)

    kutunggu kisah pacarannya Hanji-Jiwon yg manis ya..

    love U, @renkim00

    Liked by 2 people

    1. Manis? Gula kali kak ><
      Hehe, gak se sweet itu kok kak. Malah lebih sweet Aoko-Seungri wakaka

      Gak seberuntung itu kak. Percaya, deh.
      Iyanih, kak. Jiwon butuh iman yang kuat. Siapa sih yang bisa nolak pesona Seomin dan Aoko? XD
      Tapi pesona Hanji lebih terpancarkan /gak/ ((kemudian Hanji dilempar ke antartika))

      Aku juga nunggu Aoko-Seungri ya kak 😉

      SALANGHEEEE ❤

      Liked by 1 person

  3. Heum, momen? Itu sesuatu bagiku deh Ren 😉

    Eciee yang udah official-in debutnya Hanji xD Haljung’s welcomed you~~ 😉

    Beruntung deh bisa sebangku sama Bobby. Dianya suka lagi >.< aduh impian aku banget /lu ngomong apa sih bin._./ pokoknya jjang deh.

    Sekali lagi, happy debut kembaranya Halboo. Langgeng ya sama Bobby 😉 ❤

    Like

    1. Wakaka terinspirasi dari postingan kamu, sih XD

      Hahaha thankseu Shin Haljung 😉

      Hanji gak seberuntung itu kok. Percaya deh. Itumah impian semua cewek kali bin XD

      Nggak kok, masih banyak kekurangan di ff ini. Masih kalah sama ff fluff dari punya Bintan~

      Hehe, makasih twins. Ditunggu ff HalChan lainnya ya~

      Like

  4. Ecie cie yg udah ngedebutin oc nya.. Cuitcuittttt..
    Ech ya, long time no see, Ren ((Ren: hah? Long time no see? Aku bosen kak)) XD

    Ini kok kakak yg senyum2 ya, padhal itukan bukan Seomin kan ya :3 ((Pliss, kak, Jangan bawa2 Seomin)) *efek gegara masih terpesona ama ketampanan dan keseksiannya Mbob, Oh maaaayy

    Ngegemesin banget sih couple ini

    Bhay~

    Like

    1. HAHAHA gapapa kak, aku mau ngasih bukti kalau bobby itu hak milik Hanji /gak/

      Iyadong mereka ngegemesin. Emang cuma Seomin-Jiyong aja yg ngegemesin wakakaka

      Bhay kak~

      Liked by 1 person

      1. Hera Devereux. Marga koreanya Shim, cuman jarang aku pake LOL.

        Duh, ini Hanji Jiwon malu tapi mau ya dua-duanya hahaha. Manis abis :”” tapi mungkin bisa lebih diperpanjang lagi ((semena-mena)) atau perasaan salah satu dari mereka lebih di dalami. Tulisanmu juga ringan, bisa dibaca kapan aja jadinya.

        Ditunggu lagi ya kisah mereka xD

        Like

        1. Panjang amat .-. Yasudahlah kak.

          Manis? Gula kali kak wkwk. Sebenernya juga mau dibuat lebih panjang, namun gak taulah.

          Kak Sher juga, ditunggu kisah Mino-Hera. Aku dah bosan sama Mino-Hana /gampar saja saya/

          Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s