[The Black Shadow Of iKON] Who Are You?

6. Who are you-Junhoe

[The Black Shadow Of iKON]

Who Are You?

LatifahNL999 (acu2994) || Ficlet || Mistery – Horror || Teen || Cast : Goo Junhoe (iKON) – Ahn Hani (OC)

.

Cerita murni dari imajinasi saya, jika terdapat cerita yang sama, itu murni tiada kesengajaan

.

Ini bukan untuk yang pertama kalinya Junhoe melihat Hani menghilang dengan cepat setelah memberitahu sesuatu

.

Aku menghela napas panjang. Peluh sudah membanjiri di sekitar dahi, pelipis dan leher ku. Tapi aku sama sekali tidak merasa terganggu akan hal itu. Kedua bola mataku menatap lekat-lekat setiap sudut penjuru ruangan ini. Ruangan yang sangat sederhana. Untuk pertama kalinya aku menginjak rumah ini. Sebelumnya, aku tak pernah memasuki rumah yang sesederhana ini.

Aku merebahkan tubuhku ke atas sofa yang empuk dan masih berbalut plastik. Ya, aku baru saja pindah dari rumahku yang lama.

Kedua bola mataku masih saja menatap lekat setiap sudut rumah. Rumah ini masih ada beberapa barang bekas yang sengaja ditinggal oleh pemilik rumah sebelumnya.

Sejenak, aku menutup kedua mataku untuk menghilangkan rasa lelah sehabis memindahkan beberapa barang berat. Sunyi, senyap, namun terasa damai bagiku. Ketika baru beberapa saat aku menutup mata, aku sedikit terusik kala mendengar sebuah suara. Suara seperti seorang perempuan yang bernyanyi diselingi oleh sebuah tangisan.
Deg !
Aku terbangun dari tidurku ketika suara itu semakin tak menentu dan memanggil namaku. Ketika aku terbangun, berdiri seorang wanita berumur 32 tahun dengan seorang anak perempuan yang masih berumur 10 tahun di sampingnya, menatap diriku dengan tatapan heran.
“Kau tak apa-apa?” tanya wanita itu yang tak lain dan tak bukan adalah kakak ku.

Aku hanya dapat tersenyum sembari menganggukkan kepalaku.

“Syukurlah,” ucap kakakku.

Aku menangkap sesuatu yang aneh dari intonasi pengucapan ‘Syukurlah’. Tapi, aku tak terlalu memikirkan hal tersebut.
“Junhoe, apa kau bisa menjaga Hani sebentar? Noona mau menyapa tetangga baru kita yang datang. Tidak baik kalau kita tidak menyapa mereka, bukan?”

Aku hanya dapat mengangguk dan menjawab, “Noona benar!”.

Setelah kakakku menitipkan anak perempuannya dan berlalu, aku mimijit keningku yang terasa sedikit pusing. Hani, keponakanku, hanya dapat memiringkan kepalanya dan terus menatap lekat wajahku.

Oh, Hani, kau lupa, jika aku merasa risih saat dilihat seperti itu.

“Berhenti menatapku seperti itu, Ahn Hani!”

“Kau pasti sudah mendengarnya, bukan?” tanya Hani. Aku hanya menatapnya tanpa ekspresi. Aku sudah sangat mengetahui bakat Hani, yaitu membaca pikiran orang dan melihat hal-hal yang berbau gaib.

“Menurutmu?” ia terlihat merengut begitu mendengar respon dariku.

“Itu bukanlah sebuah jawaban! Geurae, lebih baik kau berhati-hati dengannya.”

Aku sudah bosan mendengar ocehan omong kosongnya itu. Jadi aku memutuskan menutup telingaku.
“Terserah kau, Oppa, kau mau percaya atau tidak dengan apa yang ku katakan padamu. Tapi ingat, semakin kau mencari tahu, semakin kau akan menyesal pada akhirnya.”
Hani kemudian berbalik dan melenggang pergi meninggalkanku yang acuh tak acuh kepadanya. Ketika Aku menyadarinya akan pergi, aku berusaha menghentikannya, “Kya~, Kau mau pergi kemana? Aku disuruh ibumu untuk menjagamu!”

Tanpa menghentikan langkahnya, ia menjawab. “Ke tempat dimana Ibuku sedang menyapa tetangga. Karena benar-benar sangat membosankan bersamamu, bye~”

Setelah melihat Hani menghilang dari hadapanku, aku kembali beristirahat. Sekitar lima belas menit telah terlewati tanpa ada suara-suara seperti tadi yang mengusik ku. Namun, sekitar lima detik kemudian suara-suara itu kembali terdengar dan semakin keras. Seolah suara tersebut tepat berada di kedua telinga ku. Aku kembali terbangun dengan perasaan sedikit ketakutan. Bulu kuduk ku meremang. Keringat dingin bercucuran di sekitar pelipisku. Tapi, karena rasa penasaranku lebih kuat daripada perasaan takutku, akhirnya aku memutuskan untuk mencari tahu darimana sumber suara tersebut.

Aku berusaha untuk mendengarkan setiap suara yang keluar dan menge-check setiap tempat yang mengeluarkan sumber suara tersebut. Ketika aku berada tepat di dapur dan menggeledahnya, terdengar sebuah suara yang mengejutkan ku.
“Suara itu berasal dari bawah tanah. Seharusnya kau tahu di mana jalan menuju ruang ke bawah tanah.”
Rupanya suara yang mengejutkan ku tadi adalah suara milik Hani. Aku, terdiam sesaat dan memandang Hani lamat-lamat. Bagaimana Hani tahu tempat sumber suara yang sedari tadi mengusikku?

Hani menatap ke arahku sangat dingin. Tak ada satu pun ekspresi yang terlukis di wajahnya.
“Hani-ya bagaimana kau…”
“Pergilah ke sana dan cari tahu kebenarannya.” Sejenak, aku kembali terdiam. Mataku memandang lantai ubin.

“Tapi Ha—“ Aku merasa bingung. Sejujurnya ini bukanlah pertama kalinya aku melihat gadis kecil itu menghilang dengan cepat setelah memberi tahu sesuatu.

“Hani, siapa kau sebenarnya?”

#End

Advertisements

10 thoughts on “[The Black Shadow Of iKON] Who Are You?

  1. Samchun woy samcun anak piyik panggilnya oppa oppa wkwkw
    demiapa hani kenapa gitu banget ngeliatin junet sampe segitunya, apa jangan2 dia ngeliatin setan yang nempel di badan junet atau gimana yaaa hiks kupenasaran…

    Liked by 1 person

    1. Halo, park heejin, salam kenal Acu 94L

      Huahahaha,, maafkanlah keseringan munculnya nama saya. {{rajam gue dek, rajam}} XD
      aku jga capek liat dy jahat mele..

      but, gomawoyoooooooo ❤

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s