[The Black Shadow of iKON] Disappointment

DISSAP

Disappointment

didi92

.

Main Cast

[iKON] Hanbin

[OC] Rachel

.

Support Cast

[iKON] Bobby

[iKON] Jinhwan

[iKON] Junhoe

.

Vignette || Thriller, Phsyco || PG-17

.

This story is MINE!!

.

Happy Reading ^^

Erangan dan pekikan tertahan itu berkali-kali menghampiri rungu Hanbin. Bukannya kasihan, justru sudut bibirnya terjungkit dan semakin liar menggerakkan jemari di atas tubuh tak berdaya di depannya.

Ia sekarat, ia sakit hingga cara pikirnya melambung di luar ambang batas.

Bagaimana tidak ? Pujaan hati yang di perjuangkan setengah mati, lebih memilih bermain hati dibelakangnya. Tega mengkhianatinya bersama sahabat karibnya sendiri. Kali ini Hanbin benar-benar sudah di luar kendali.

Sejak peluru dari revolver hitamnya berhasil melubangi beberapa bagian tubuh sang sahabat, tangannya yang seakan tak puas kembali bergerilya di atas tubuh bersimbah darah itu. Menguliti dan memotongnya menjadi bagian-bagian kecil.

“Jangan menangis, Rachel. Bobby sudah mengorbankan segalanya untukmu, bukankah ia baik ? Lebih baik dariku.” Tungkai-tungkai Hanbin mendekati tubuh mungil yang duduk dengan tangan terikat pada salah tiang besar penyangga bangunan tua namun kokoh ini. Nada sinis terdengar jelas membelah senyap ruangan.

Ckck, kau terlihat begitu buruk.” Ujarnya sambil membelai pipi putih Rachel, meninggalkan noda merah pekat di sana.

“Lihat apa yang aku dapat ! Kau pasti bahagia.” Ucap Hanbin antusias sambil menunjukkan potongan jari manis Bobby yang terikat cincin pertunangan. “Ini tidak bisa kulepas, jadi ku potong saja.”

“Ayolah, kau harus tersenyum. Lihat gaunmu jadi kotor.” Kali ini tangan Hanbin bergerak menyentuh gaun white pearl selutut gadis itu, membuatnya semakin berantakkan.

Oh, maaf.” Cengiran bodohnya kembali terhias sesaat sebelum tawa membahana mengisi kehampaan.

“Kau tau, aku merasa lucu pada kalian yang repot-repot mengkhawatirkanku sekarat di gudang ini dan meninggalkan pesta kalian.” Kali ini ia melepas plester yang menempeli mulut Rachel sejak tadi hingga terdengar isakan gadis cantik itu.

“Han-”

Ssstt, aku belum selesai bicara.” Ujarnya sambil menempelkan telunjuk di depan bibir Rachel yang bergetar hebat. “Padahal kalian yang sudah berhasil menghancurkan hatiku.”

“KAU TAU BAGAIMANA HANCURNYA AKU SAAT KAU MEMILIH BOBBY DAN MENINGGALKANKU ?!! BOBBY SAHABATKU RACHEL !! DAN KAU-” Hanbin memutuskan kata-kata penuh emosinya barusan dan memajukan wajahnya hingga hidung keduanya nyaris bersentuhan.

“Kau segalanya untukku. Kau hidupku !” Hanbin menekankan kalimat itu sebelum melumat kasar bibir Rachel, membuat gadis itu lagi-lagi terperanjat dan menangis dalam diam. Ia berusaha mengerti meski ia benar-benar ketakutan.

“Aku minta maaf Hanbin. Aku minta maaf. Maaf-”

“Tidak perlu minta maaf.” Nadanya melembut seiring belaian kasih pada helai surai legam sang gadis.

“Apakah kau mau mengulang semua dari awal denganku?” Rachel mengangguk cepat saat Hanbin perlahan melepaskan ikatan tangannya. Tapi baru saja tangannya hendak memeluk tubuh Hanbin-

“TIDAK HANBIN ! JANGAN!”

Stab

Pisau penuh darah yang tadi sempat digunakan untuk memotong tubuh Bobby bersarang di perut sebelah kanan Rachel membuatnya terdiam dan tumbang.

“Hanbin kau-”

“Kau pikir aku mau mengulang semuanya sementara Bobby sudah mencicipimu lebih dulu ?” Senyum miring andalannya terpatri saat melihat pucat yang semakin mendominasi wajah sang gadis

“Tidak sayang. TIDAK !” Kali ini ia menikamkan tiga mata pisau sekaligus pada dada Rachel, membuat darah segar menyembur hebat dari salah satu bagian. Itu jantung. Dan akhir hidup Rachel.

“Kau sudah mengecewakanku ! Membuatku hancur dan kau menghancurkan dirimu sendiri untuk Bobby. Gadis bodoh!” Hanbin berteriak, menangis penuh emosi. Menyesali apa yang telah terjadi hingga berakhir seperti ini.

“Kau tau Rachel. Kadang hidup memang tidak adil.” Tangannya kembali bekerja merobek kulit sang gadis dan mengambil jantungnya.

.

.

Brak !

“Jangan bergerak!”

“Hanbin !” Jinhwan berlari menuju sosok sang adik dan terperangah mendapati Hanbin sudah tak bernyawa dengan posisi memeluk Rachel.

Di sisi lain Junhoe menemuka mayat Bobby yang bagian-bagian tubuhnya berserakan. Sementara jantung ketiganya tergeletak berdampingan di tengah ruangan.

.

.

Terkadang cinta dapat membutakan mata hati, membuat pelakonnya lupa diri, hingga sanggup mati.

.

END

Notes :

Wellcome back iKON !!

Cieee akhirnya resmi debut !! 😄😄

Maaf untuk cerita yang ga ada gereget-geregetnya sama sekali. Saya minim pengalaman. Hiks 😢

Tapi semoga cukup menjadi bacaan menyenangkan untuk meramaikan event YGentFF atas debutnya iKON. 😊

Ditunggu komen dan reviewnya. 😊

Advertisements

14 thoughts on “[The Black Shadow of iKON] Disappointment

  1. kok ngenes 😥
    Hanbin kenapa jahat 😦

    Bahasanya apik sekali! pendeskripsiannya pun ku sukaaa ❤ tbh rada kecewa gegara Juned gak jadi saiko di sini 😦 /loljk XD /geplaked/

    overall kereeenn !

    Rika, 98's^^

    Like

    1. hai rikaaa…
      diah 92L.. salam kenaaaalll 🙂

      kenapa kamu suka sekali gujunet jadi penjahat ??? dia diem aja mukanya udah jahat.. biarlah hanbin sedikit menunjukkan kekejamannya pada dunia… hihi (apa sih ?!) (plak!!!)

      makasih sudah mampir yaaaa… 🙂

      Like

  2. @diiahuii92 Diah my bae bae..my best chingu line ever..
    ku suka cara kamu mendeskripsikan pembunuhan yg dilakukan oleh Hanbin. Membayangkan senyum psikopatnya Hanbin..pas..banget.
    btw, aku lupa mengucapkan RIP for Rachel-Hanbin, semoga kalian tenang disana… jangan saling bunuh-bunuhan lagi ya d sono.
    dan… ku senang Junhoe tidak menjadi antagonis cast disini. walo nyempil dikit, tp dia bukan tokoh jahatnya..

    hayuk kambek lagi Diah…mungkin dengan kisah Rachel-Hanbin sebelum mereka berakhir tragis..

    ❤ U always..
    pyong!

    Like

    1. wakakakka aku eneg banget bikinnya betewe istiiii… huweeeee DX
      aku cuma berbekal senyum miring hanbin yang saiko abis !!! dan aku langsung hunting korban.. selamat pada mas bob yang bersedia badan kotak-kotaknya jadi sasaran piso hanbin.. hahahhaha

      aku bosan dengan ke antagonisan gujone tiii.. gujone terlalu garang untuk kujadikan saiko.. hanbin lebih ekspresif.. (lalu di tendang fans gujone) bhaaaakkk

      nanti diah kambek kok isti tenang ajaa.. tapi ga bawa rachel.. biar dia tenang di alam sana.. hahahha

      gomawoyo syudah mampir cecinguan tercinta yang kecenya tiada tara (plak!!) XD

      mmuach :* ❤ ❤

      Liked by 1 person

  3. Kak Didiii ini kece sekalehh 👍👍

    Ih Hanbin ih, cuma masalah itu doang rela ngebunuh sahabatnya sendiri 😭

    Kak Di, aku ngebacanya penuh dengan keringat dingin XD Saking ngeri-nya lho kak. Pfftt mana si hanbeen pake piso tumpul lagi. Kan sakit tuh.

    Kutaktau mo ngomong apa lagi, jadi gudbae kak ✋

    Like

    1. wakakaka hanbin kan masi bocah ababil yang salah gaul.. makanya abis di tikung bawaanya pen bunuh orang.. jadilah bang bob yang kebagian sial di jadiin daging potong.. huhuhu (tabur bunga)

      makasiiiii reeeennn syudah mampir…
      gomawoyo… :*

      Like

  4. Kak, harusnya ini khusus Yoondragon, pas banget gtu loh. wkwkwkwkwkwk #edisi gak tau malu.

    Kak, “Menguliti dan memotongnya menjadi bagian-bagian kecil.”
    dgn aku baca kalimat itu, kakak bisa bayanginkan EKSPRESI aku kek gimana? Bisakan kak?
    Ini sadis kak, berasa akhir dari cinta segitiga Yoondragon ?? Kak Di: aduh plis, Cu, jgn bawa2 Yoondragon, gue gedek ama ntu couple

    wkwkwkwkk

    mmuuaacchhh ❤

    Like

    1. ooo jadi mau yoon dragon nya aku saikoin ??? bolehboleh nanti tak bikinin satu (buruburu cari senpay buat berguru cara jadi saiko yang keren) (plak!!)

      aku gatau.. cuma ini yang kupikirkan waktu itu.. cuma hanbin yang mendadak jadi saiko krn sakit hati.. dan aku bingung milih sampe akhirnya pilihan jatuh pada mas bobby.. (keprokkeprok) 🙂

      gomawoyo udah mampir cuacu… :*

      Liked by 1 person

      1. BOLEH KAK BOLEH, SAIKOIN AJA.. OC AKU KAN NISTA BANGET KAK. HAHAHAHA BURUAN KAK BURU.. BIAR KEKINI KEK YANG LAEN WKWKWKWKWK

        MAAFKAN KEPSLOK KU JEBOL
        S A R A N G E Y O O O O O O O O

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s