[Ficlet] More Than A TV Star

More Than a TV Star

Scriptwriter : Aoko Cantabile  [@watashiwaisti]

Main Cast : Kim Jiwon (Bobby iKON), Kim Hanji (OC)

Genre : Sad, Romance, Love Life, Slice of Life, OOC, Songfic

Duration : Ficlet (± 518 words)

Rating: Teens

Disclaimer :

I just own my storyline. The casts belong to GOD, YG Entertainment and themselves.

I’m inspired by lyrics of More Than a TV Star by InnoVator feat. Lee Hi

Kim Hanji belongs to Ren

**********

 Don’t let the world change who you are. You can be more than a TV star.

**********

 

 

Kedua irisku menatap punggungnya perlahan. Ia tengah duduk di ayunan taman seraya menatap dedaunan pohon maple yang jatuh ke permukaan bumi. Saat aku berusaha mendekatinya diam-diam, ia malah berbalik dan kemudian tersenyum melihatku yang gagal mengejutkannya.

Aku lalu mengambil posisi duduk di samping ayunannya, berupaya mengikuti kemana arah netranya memandang.

“Jiwon-ah…” suara lembutnya memanggilku. Kupersiapkan kedua runguku ini untuk mendengarkan kelanjutannya. “Kudengar kau telah diterima di salah satu perusahaan entertainment terbesar di Korea, Congratulation, dude. You did it!”

Aku tersenyum sumringah mendengar ucapan selamatnya. Ah….kabar tersebut memang menyebar sangat cepat, padahal aku berupaya menyimpan hal itu dan menyampaikannya secara eksklusif hanya untuk dia seorang.

Jemarinya yang lentik lalu membetulkan kedua kepangan mungil yang menggelung rambut indahnya. Aku melihat peristiwa itu tanpa berkedip. Bagaimana ini, Tuhan? Aku tak bisa meninggalkan gadis di depanku ini meski tawaran luar biasa itu menggoda jiwaku.

Aku menelan salivaku lalu menggosok kedua tanganku yang telah basah oleh keringat dingin. “Hanji-ah..aku akan selalu berada di posisimu jika kau memintanya. Aku bisa saja menolak hal itu. Toh…menjadi rapper takkan berarti apa-apa jika aku jauh darimu.” Ya…sebuah ganjalan hati itu berhasil kulontarkan pada Kim Hanji, gadis yang setia mendampingiku di saat aku ingin mewujudkan impianku. Petuah, dorongan, semangat serta dukungan tak pernah lelah ia berikan padaku meski aku jatuh terpuruk ataupun menyerah untuk mengapai mimpiku.

Kedua netranya mengerjap cepat, dahinya mengerut. Ia lalu memegang kedua sisi ayunan dengan erat lalu berdiri. Aku yang bingung dengan aksinya yang mendadak itu juga ikut berdiri.

“Kau itu bodoh, Jiwon-ah! Kenapa kau mau menolak? Kesempatan tak akan datang dua kali! Jika kau menolak tawaran itu hanya karena diriku, aku akan memutuskanmu dan pergi meninggalkan New York. “ Kedua tangannya lalu terjulur ke depan, mencari hoover cane –tongkat panjang berwarna putih yang selalu menemaninya. Merasa bahwa ia akan pergi, aku menahan lengannya juga tongkat yang sengaja aku jauhkan darinya.

“Jangan begitu, Hanji! Aku tak bisa menjalani hidupku dengan tentram apabila aku tak bersisian denganmu. Orang tuamu telah menitipkan dirimu padaku juga keluargaku. Kau adalah wanita kedua setelah ibuku yang aku sayangi segenap hatiku. Jangan pernah berkata lagi akan meninggalkanku…jangan pernah..”

Dia menggeser badannya pelan-pelan, mencoba untuk berhadapan denganku. Ia melepas genggaman tanganku lalu memencet hidungku dengan kuat. Aku berteriak sedikit kencang, menyebabkan Hanji tertawa kecil mendengar pekikanku.

Hanji kemudian berjalan mendekatiku. Membuat jarak kami hanya terpisah beberapa senti. Tangan kanannya meraih wajahku, lalu meraba kedua netra sipitku, berlanjut mengusap kedua pipiku lalu berhenti saat ia menyentuh bibirku.

“Aku berharap dapat melihatmu.” ujarnya acak.

“Kita telah berjanji untuk tidak membicarakan hal ini lagi, Hanji!” Mendengar kalimatku, ia menggembungkan kedua pipi chubby-nya, pertanda kecewa.

“Aku berharap dapat melihatmu sukses menjadi seorang bintang.” lanjutnya. “ If you have a dream, boy. Even if you’re lost in the darkness. I pray you’ll be a star. “

Aku menganga takjub dengan perkataan Hanji. Jikalau itu adalah keinginannya, aku walau sangat terpaksa akan mengabulkannya.

“Itu yang kau mau, Hanji?” tanyaku sembari menerka emosi yang terpancar dari muka datarnya.

Lamat-lamat, tangan kirinya mencoba menggapai tanganku. Aku menyodorkan kedua tanganku padanya lantas Hanji menautkan kelingkingnya pada jari kelingkingku, memintaku untuk berjanji sesuatu dengannya,

Absolutely……and

….Don’t let the world change who you are. You can be more than a TV star.”

Fin.

*Aoko‘s Note :

Woohoooo~ Aoko is here!

Kembali karena iseng ingin merajut ide yg terus membayangi pikiran selama seminggu.

Nggak berupaya menulis ini karena debut iKON tanggal 15 [berarti lusa ya?], tapi karena memang kebetulan senyumannya Jiwon terus mampir di pusat memoriku.

Memilih cast Bobby karena dia bias utamaku di iKON [lalu Junhoe & Hanbin].

Memasangkannya dengan Hanji, memang hanya Hanji-Bobby yg menggelantung di imajinasi dan jemari.

Jangan timpuk kakak ya Ren karena Hanji [tanpa sengaja] ternistakan.. *saya butuh suatu hal yg lebay di cerita ini.

Jangan segan-segan mengkritik pedas kayak seblak yg saya makan sebelum nulis cerita ini, kalau ceritanya aneh dan menyimpang dari berbagai aspek.

Dan…jangan bosan ya ama kehadiran Aoko yg kayak ninja.

See U at another stories…

and….

Warm Regard,

Aoko Cantabile

 

 

Advertisements

8 thoughts on “[Ficlet] More Than A TV Star

  1. Aoko maafkan lah aku yg jarang muncul kepermukaan ini padahal kamu rajin banget bikin cerita… huhuhu 😢😢

    Trus ini ceritanya hanji buta ?? Hiks
    Gadis kecil yang manis.. bawa aja hanji nya ke korea mbob… kesianan d new york sendiri… 😂😂😂 (aoko : gak gitu ceritanya di !!) (Plak!)

    Ini ceritanya galau2 romantis gtu ya aoko… wakakak bang mbob… 😍😍😍

    Liked by 2 people

    1. @diiahuii92 my lovely chingu…
      makacih telah mampir ke lapakku. gpp, Diah. aku memang orangnnya kerajinan amat ya? Huahahahaha..

      yaps, Hanji-nya buta. Pengennya sih dia dibawa ke Korea tapi Mbob-nya masih disabotase ama noona-noonanya dulu (apa maksudnya, coba? ,bisa d gampar @renkim00 nih…)

      kutunggu karyamu bae bae..

      Liked by 2 people

  2. Weh kak Aoko.. masa Hanji jadi buta sih ((eh ini ceritanya dia buta nggak sih))

    Kak… Entah kenapa aku ngerasa bahagia membaca ff ini :’) ternyata bobby perhatian sama Hanji haha XD

    Kak, Seungri-Aoko nyusul ya 😉 aku musti beresin dulu ff untuk event. Kuminta maaf ya kak 😦

    Pokoknya ini kece sekali. Tulisan kak Aoko mah emang cetar deh. Suka banget kak ❤ makasih udah memenuhi permintaanku yang tak tahu diri ini XD

    Sekian dari aku. Btw, boleh reblog kak? Hehe

    Liked by 1 person

    1. hai @renkim00. ku senang mendengar dirimu bahagia dengan cerita kakak ini.
      iya, dear. disini Hanji-nya buta. (please….maafkan kakak. Hanji tetap menjadi wanita kedua yang disayango Jiwon setelah ibunya)

      gpp, Ren. sesempat kamu aja bikin fic-nya. hehehehe…

      dan makasih lho atas pujiannya. hihihihi… kakak nggak ada apa-apanya dibandingkan author lain.

      boleh…boleh sekali kalo kamu mau reblog. 😀

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s