[VIGNETTE] FAILED CRANKY

failed cranky

FAILED CRANKY

LatifahNL999 (_eL2994)

Mino [Winner] – Choi Hana [OC] || Support : Jinwoo [Winner] || Romance – Fluff – Comedy || Vignette || PG-15

.

.

Plot milik saya

Mino – Jinwoo milik Tuhan – Orang tua – Agency – Fans – Me [Maybe] XD

Hana hanya milik Kak del a.k.a @bebhmuach90 ku seorang.

Ku dedikasikan Khusus Kak Del ku sayang

.

.

Untung saja Jinwoo sedang sibuk. Kalau tidak, tamatlah riwayatku,”

.

.

** FAILED CRANKY **

Di dalam sebuah kamar yang besar itu, Hana duduk meringkuk di samping tempat tidurnya yang empuk. Tidak ada cahaya yang menerangi kamarnya itu. Ech, tidak. Ada satu cahaya, yaitu cahaya dari ponselnya.

Sudah tiga puluh menit ia memandangi layar 5,7 inch itu. Ia menatap ponselnya sambil menggigit bibir penuh rasa dongkol.

“Tidak bisakah kau biarkan aku tersenyum sedikit?” Hana hampir membuang benda itu ke atas kasurnya ketika benda itu berdenting menandakan pesan masuk.

Ingat! Jangan kemana-mana! Jaga rumah – Eomma

Sekali lagi, ia hampir membuang benda itu ke atas kasurnya ketika ponsel itu berdenting menandakan pesan masuk lagi. “Mino?” dengan cepat ia membuka pesannya. Seketika perasaan dongkolnya mengurang.

Mino to Hana

Eodiseo?

Hana menyunggingkan ujung bibirnya. Akhirnya setelah tiga puluh lima menit yang lalu, benda 5,7 inch itu membuatnya tersenyum juga.

Hana to Mino

Di rumah, aku sedang menjaga rumah. Eomma tidak mengijinkanku untuk pergi kemana-mana, bahkan untuk membeli coklat maupun tteobbeokki, aku lapar. Kau tidak berniat untuk ke rumah?” – Send

Terbesit rasa semangat dari dalam diri Hana. Benda 5,7 inch itu kembali menandakan pesan masuk setelah satu menit yang lalu.

Mino to Hana

“Mian, aku tidak bisa, aku sudah ada janji untuk bermain bola dengan Jiyong-hyung, kau yang baik di rumah! Saranghae

Senyumnya memudar dan ia mendesis kesal. Hana menyipitkan matanya hingga terlihat seperti garis lurus. Ia benar-benar tidak mengerti kenapa malam ini orang-orang tidak peduli kepadanya. Tidak keluarga maupun kekasihnya.

Hana to Mino

“Aratseo, semoga kalian menang,” – Send

Hana meniup poninya. Ia meletakkan ponsel di atas kasur. Tunggu? Masih ada Jinwoo. Ia kembali meraih ponselnya dan mengutak-atik ponselnya mencari nama Jinwoo. Tapi tiba-tiba ia sedikit mengurungkan niatnya.

“Uhm,, tapi malam ini malam minggu. Tidak mungkin juga dia tidak keluar. Ah, aku tidak bisa meninggalkan rumah” ia berpikir untuk beberapa saat ketika akhirnya ia mengirim pesan juga kepada Jinwoo.

Hana to Jinwoo

Jinwoo-ah, Eodiseo?” –Send

Beberapa menit kemudian benda itu berdenting dan mengembalikan semangat Hana.

Jinwoo to Hana

Aku sedang dalam perjalanan menemani Inha, waeyo?”

Benar dugaan Hana, jawaban dari Jinwoo bukanlah yang diharapkannya. Apa hari ini hari sibuk sedunia? Jika ia, kenapa hanya dia yang tidak disibukkan? Oh, benar. Ia sudah disibukkan oleh ibunya untuk menjaga rumah. Haha, Kesibukan yang menyenangkan. Desisnya. Hana membuang ponselnya ke atas kasur dengan ganas dan tidak membalas pesan Jinwoo.

***

Ia sekarang sudah meringkuk di balik selimut tebalnya. Tidak ada kesibukkan yang menyenangkan selain tidur. Untuk apa berharap ada yang menemani jika yang diharapkan juga seakan tidak peduli.

Lima belas menit berlalu. Tidak ada tanda-tanda dari mata milik Hana mengantuk. Mata itu seakan mengajaknya untuk begadang. Dengan kesal ia mengangkat tubuh dari kasur empuknya. “Aku bosan, hufftt.” Ia kembali merebut ponselnya dari atas bantal. Tidak ada pesan, tidak ada telepon, bahkan notif dari SNS-nya pun tidak ada.

“Song Mino, kau mengabaikanku? Aratseo,” Hana kembali membuat garis tipis dari matanya menatap benda 5,7 inch itu dengan tajam.

Ia beranjak dari tempat tidur dan duduk bersila di lantai yang beralaskan karpet. Ia menyandarkan kepalanya di pinggiran tempat tidurnya. Berharap matanya akan terpejam jika tidur di sembarangan tempat.

Geoul soge nae moseubeun teong bin geotcheoreom gongheohae

Hana tersentak. Ia membuka mata dan meraih ponsel yang tergeletak di atas tempat tidur. Ia melihat layar ponsel yang menyala.  Mino.

Yeoboseyo?”

Kau sedang apa?” tanya Mino dari ujung sana.

Hana mendengus malas. “Berbicara dengan dinding,” sahutnya dengan dongkol yang tertahan.

Terdengar dengusan tawa dari ujung sana. “Kau sudah makan?

“Kau menelepon cuma untuk menanyakan itu?”

Memangnya tidak boleh?” balas Mino. “Sudah makan, belum?”

Hana mendesis. “Tentu saja sudah. Sekarang sudah lewat jam makan malamku,” sahut Hana.

Uhm, bukankah tadi kau bilang lapar?” tanya Mino. Tiba-tiba terdengar suara bersin.

“Kau kenapa? Flu?” tanya Hana khawatir. “Aish, sudah tahu sakit, tapi masih sempat-sempatnya bermain bola,”

Tidak. Hanya saja cuaca agak dingin hari ini. Oh, iya, kenapa begitu gelap? Apa tidak ada orang di rumah?

Hana menjauhkan ponsel dari telinganya dan menggerutu pada layar ponselnya, kemudian menempelkannya kembali ke telinga. “Kau tidak membaca pesanku?” tanya Hana kesal.

“Hehe, kau masih marah padaku, ya?” Mino memasukkan tangan sebelahnya ke saku celananya sambil mengayun-ayunkan kakinya.

Tidak, aku tidak marah. Kenapa aku harus marah?”
“Kalau begitu, apa kau merindukanku?” goda Mino.
Mmm?
“Apa? Kau bilang apa?”
Cih. Oh, aku merindukanmu. Berhenti menggodaku, Tn. Song,
“Hehehe, Aratseo, Ppali nawa! Aku kedinginan,”
“Uhm?”

Hana mendengar bel pintu berbunyi. Ia bangkit dan berjalan ke pintu. Ketika ia membuka pintu, Mino sudah berdiri di sana sambil tersenyum lebar. Ia menjauhkan ponselnya dari telinga. Tiba-tiba Mino langsung memeluknya. Napasnya tercekat dan untuk sesaat Hana lupa bagaimana cara bernapas kembali.

“Menjauh dariku!” ucap Hana tidak jelas karena mulutnya tertutup oleh bahu Mino. Namun, terdengar jelas oleh telinga Mino.

Mino langsung menjauh dari tubuh Hana dan kembali tersenyum lebar, lalu ia mengangkat tangannya yang memegang sekantong plastik hitam. “Coklat dan semangkuk tteobbeokki,

Hana mengangkat alis sebelah dan menatap Mino bingung.

Mian, aku terlambat. Apa kau menunggu lama?”

“Tunggu, bukankah kau? Bola? Jiyong-oppa?” Entah kenapa, mendadak Hana merasa lega. Saking leganya sampai dadanya terasa sesak dan matanya terasa panas.

“Kenapa diam saja?”

Tiba-tiba Hana tertawa kecil. “Kenapa kau senang sekali menggodaku, Mino. Kau tahu, aku sudah dongkol setengah mati padamu yang lebih mementingkan Jiyong-oppa daripada kekasihmu yang sendirian di rumah. Aigoo,”

“Kenapa kau gampang sekali tergoda olehku? Apa sekarang kau tidak marah lagi?” tanya Mino.

Hana mendecakkan lidahnya, lalu ia menggeleng pelan dan menuntun Mino masuk ke dalam, ia sudah mengambil alih kantong plastik yang dibawa oleh Mino.

***

Rumah itu tidak gelap lagi. Mino duduk di ruang TV. Ia bertingkah seolah-olah sudah seperti rumahnya sendiri. Bagai seorang suami menunggu sang istri menyiapkan cemilan untuknya.

Sesekali Hana melirik ke arah Mino yang fokus menonton TV, lalu ia bernapas lega.

Untung saja Jinwoo sedang sibuk. Kalau tidak, tamatlah riwayatku.

 

Hana berjalan menghampiri Mino sambil membawa semangkuk tteobbeokki. Sekarang ia sudah duduk di sebelah Mino. Tangan nakal Mino dengan cepat langsung merangkul Hana. Dan tangan satunya lagi menusuk tteobbeokki-nya dengan sumpit.

“Cih,” Hana meletakkan mangkuk yang berisi tteobbeokki ke atas meja.

Mino menepuk-nepuk pundak Hana berirama. Sesekali tepukan itu menjadi belaian lembut membuat Hana merasa nyaman. Ia melupakan rasa dongkol yang menyumbat pernapasannya lima belas menit yang lalu terhadap Mino.

Mino mendengus pelan. “Hana-ya,

“Uhm,” sahut Hana santai tanpa mengalihkan pandangannya dari TV.

Mino mengingsutkan tubuhnya semakin mendekat dengan Hana. Barulah Hana mengalihkan pandangannya ke Mino. Di sana ia sudah melihat alis Mino terangkat sebelah, tatapan yang genit, dan senyuman yang nakal. Hana menyadari sesuatu. Ia mencoba untuk sedikit menjauh dari Mino. Tapi ia terlambat, Mino sudah membaca pikirannya terlebih dulu. Kini Mino semakin kuat merengkuh bahu Hana.

“Uhm, mumpung hanya ada kita berdua di rumah –“

Hya, jugeullae (Kau mau mati),” ancam Hana dan memotong pembicaraan Mino dengan tergagap. Bisa ditemukan dari wajahnya kalau ia sedang gugup.

Mino semakin memandangnya genit. “Jadikan ini moment yang –“ ia mendekatkan wajahnya mendekat ke wajah Hana. Kini hidung mereka sudah menempel.

Hana memejamkan matanya kuat-kuat. Hembusan napas Mino yang hangat menerjang wajahnya dengan lembut.

Mino tersenyum, lalu ia memiringkan kepalanya, karena hidung yang terlalu mancung seakan menghalanginya. Kini jarak bibir mungil Hana dan bibir sexy  Mino semakin dekat.

Ting…

Bunyi dari ponsel Hana membuat Mino dan Hana membuka mata mereka bersamaan. Mereka saling tatapan selama lima detik dan tertawa kecil karena merasa diganggu. Lalu, Mino meraih ponsel Hana di atas meja dan melihat layar ponsel yang cahayanya sedikit meredup.

“Jinwoo?”

*FIN*

Huaa,,, Acu kambeeekkkk , *Salto dulu XD

Untuk kak Della, *Miyane..miyane hajima.

Ku minta maaf, ku merasa gagal menyajikan kisah yg fluff utk Hana dan Mino seperti yg telah ku janjikan sebelumnya padamu, Kak. *Sungkeeeeemmm
Ku tak tahu judulnya nyambung atau gk sama cerita. Ku ingin menyajikan kisah Mino menjadi namja yg romantis, tapi ku juga tak tahu dimana adegan romantisnya. maaf kalo ceritanya jadi gaje yah kak, dan maaf jika aku menggagalkan ciuman kalian. huaahahahaha (evil laugh)

satu lagi, maaf kalo Jinwoo munculnya dikit, tapi nampang di poster XD , karena rugi aja kalo jinu gk terpampang gkgkgkggkk

Review, Like, Comment… Jebal ^^v

Annyeong, *Bow

Salam damai,

Acu
(Yoon Seomin TTM-nya Jidi – Kang Seomin saudara kembarnya Seungyoon, adik Daesung) XD

Advertisements

27 thoughts on “[VIGNETTE] FAILED CRANKY

  1. Maap kak, baru baca hihi.

    MAMI DUH MAMIII KENAPA HANA MARUK IH KAN GAK BAIK NGAMBIL 2 COWOK SEKALIGUS KALO MINO YA MINO AJA JANGAN SI JINU LAGIPULA JINU UDAH JADI CHOI RACHEL ((mengenang the heirs winner version))

    Kak Cu, aku seneng karena Mino sama Hana gak jadi kisseu *evilgrin

    Sudahlah abaikan aja. Papoy kak Acu 🙂

    Liked by 1 person

  2. MAS JINU ANJER GANGGU ORANG PACARAN AJA WKWKW PADAHAL ASTI UDAH SEMANGAT BANGET PAS MEREKA MAU KISSEU ELAAAAHHH WKWKWK. LANJUTIN JUSEYOOO/asti mupeng 😀

    Kak Adelnya pas banget…Judes2 piyee gitu. Masa mas mino peluk2 unyu malah disuruh menjauh, kan sakidddddddd/kabur~~~~~

    Rivewnya cuma ada beberapa kata2 asing yang lupa dimiringinin yaaa~ Sama kata “Hana -menyebu- poninya.” mungkin typo hehe soalnya kulihat di kbbi gaada menyebu hihiks. Maafkan kebawelanku~ Tendang aja asti kalo gasuka dibawelin gini mueheheh~

    Kutunggu kambeknya twinsss!!! ❤

    Liked by 1 person

  3. Aku gatau ya cu ini fluff apa ga.. mianhe soalny aku ga spesialis fluff.. haahah tapi aku ngekek bacanyaaaaa… mino gabisa romantis cuu.. mino terlalu konyol untuk ituuu… (dikeplak kadel) 😂😂😂

    Tapi ini dapet ko romantisnya yg pas mini tiba2 dateng.. itu aku udah bahagia banget cu..tapi mas mino mau nyosor gatau kenapa jadi lawak… 😂😂 mianhe cu… mianhe 😂😂

    Ditambah hapenya hana pake dinliat mino dan yg sma jinu… mampus lah kau hana !!! 😂😂😂

    Gatau kenapa aku pengen sekuel cu masa.. (digorok acu) hihi 😆😆😆

    Liked by 1 person

    1. Aku juga gk tau kak dimana fluff-nya wkwkwk
      yg pnting yg pnya OC ngerasa aja,, hahaha

      ku bahagia jika romantisnya dpet, ya meskipun susah ngebayangin seorang SONG MINO romantis. kekeke…

      berarti genre comedy pas ya kak,, huahaha,

      Sequel???? *krikrikrik…
      ada kok tenang aja,, tapi masih jauh XD XD

      makasih kak didi ku sayang sudah bertandang ke lapak ku
      mmuuaacchhh ❤

      Like

  4. astaga. Hana ini cem cemannya Mino ama Jinwoo ya? kok ada In Ha segala yg nyangkut?? mana Bu Dir @astiasti94? jelaskan padaku, siapa sosok Hana ini sebenarnya 🙂

    Kak @bebhmuach90, selamat ya atas debutnya Hana-Mino, walau sudah ditilep Yi Lin-Mino terlebih dahulu…hahahahaha….

    Cu, request juga donks…*ditendang Acu karena mintanya sewenang-wenang.

    see U, Cu.
    love ❤ U always.. 😀

    Like

  5. OMEGOT IYEEEEEEEMMMMMM…
    WHAT THE MAKSUD INIH CRITA???😂😂😂😂
    JEEERRRRRR…INI LAWAK GILA, AQ BACA NYENGIR-NYENGIR SENDIRI TENGAH MALEM😂😂😂😂 (JANGAN BAHAS MASALAH CAPSLOCK!😂)
    FLUFF YEM, PAS BAGIAN UNYU MINO KSIH KEJUTAN .. KAO MEMBUATKU BAGAI MELAYANG DI ANGKASA…

    Wah parah lu yem, bkin cinta segitiga yak 😂😂😂
    Keknya kita spesialis genre gituan yem 😆😆😆

    AQ SUKAK BINGGO 😚😚😚
    AQ REBLOG YAK 😚😚😚😚
    LOPE LOPE IYEM CAYANG💜💜💜💜 AQ PADAMUH POKOKNYA

    Liked by 1 person

    1. ” KAO MEMBUATKU BAGAI MELAYANG DI ANGKASA…” /kemudian jatoh, ditendang astronot. XD

      wkwkwkwkkkk,,, ku malu krena sudh mmbuat crta cinta sgitiga, sudah jelas2 Inha Oc milik @astiasti94
      kenapa ku bisa lupa,, *sungkem mah asti hahahahaha

      Like

  6. Menjelma? Kungakak 😀
    ini Minony romantis, pura2 ad jnji pdhal ksih kjutan sma hana.
    Tatapan genit snyum yg nakal. Knpa gue yg trgoda coba haha
    baiklh skian dri kerusuhan saya, ehtapi, butuh kelanjutan utk ff ini,

    reader baru fira 90L

    Liked by 2 people

    1. Omegooootttt!!! Kita satu line *pelukcecinguan

      HIIIII FIRAAAAAA🙌🙌
      Kenalin aq Hana yg di cerita 😂😂//iyem: apaansih lu kak, minggir ini lapak gw (langsung melipir ke jurang😫)

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s