[FICLET] STUPID! IDIOT! BUT, I LOVE

Stupid Idiot I Love You

STUPID! IDIOT! BUT, I LOVE

LatifahNL999 || Cast : Kim Jiwon [Bobby iKON] – Kim Hanji [ OC @renkim00 ] || Support : Seungri [Bigbang] || Romantic Fluff Comedy – School life || Teen || Ficlet

.

.

Story is Mine

.

.

“Dasar bodoh”

“Kau idiot”

.

.

** Stupid! Idiot! But, I Love **

“Hyunmi-ya, kau lihat Hanji?” tanya Bobby pada Hyunmi yang melewati Jiwon.

“Tidak,” sahut Hyunmi singkat.

Gomawo,” Jiwon membungkukan tubuhnya kepada Hyunmi dan mempersilahkannya untuk pergi.

Jiwon memandang pada sekelompok anak yang berjalan beriringan. “Kemana dia?” Jiwon berkacak pinggang.

“Uhm, Sunbae,” Hyunmi yang semula sudah berlalu pergi meninggalkan Jiwon tiba-tiba memanggilnya. “Tadi setelah selesai pelajaran, dia dipanggil Lee Seonsaengnim,”

Ye?” Jiwon memiringkan kepalanya. “Astagah,” Jiwon tersenyum sambil mengedipkan matanya. “Gomawo, Lee Hyunmi,” ia langsung berlari menuju ruang kesenian. Tiba-tiba wajah itu berubah menjadi khawatir .

“Dasar bodoh! Apa yang kau lakukan, Kim Hanji?”

Jiwon tiba di depan ruang kesenian. Lewat jendela ia bisa melihat wajah Lee seonsaengnim sangat marah. Dan seseorang dihadapannya hanya bisa menunduk karena takut memandangi wajah sang ‘guru’.

“Hanji lagi, Hanji lagi,” Lee-Ssaem menyandarkan tubuhnya ke sandaran kursi sambil memijit pelipis matanya.

Choesonghaeyo, Ssaem. Aku tidak…..”

“Tidak?” tanya Lee-Ssaem dengan alis terangkat. Lalu ia mendesah panjang dan mencondongkan tubuhnya ke depan. “Dengar, Kim Han…”

Annyeonghaseyo, Seonsaengnim.” Jiwon dengan tidak sopan langsung memotong pembicaraan Lee-Ssaem.

Baik Lee-Ssaem ataupun Hanji. Mereka sama-sama terkejut dengan kedatangan Jiwon yang tiba-tiba dan tidak ada sopannya sama sekali.

“Bukan Hanji pelakunya. Tapi aku. Ya, aku. Akulah yang merusak tanaman bunga itu. Itu aku tidak sengaja, karena waktu itu aku mencari bola kaki yang nyasar ditendang oleh Hanbin,”

MWO?” Lee-Ssaem berjalan ke arah jendela dan melihat ke luar jendela. Tanaman yang ia tanam selama tiga tahun itu sudah rusak.

Mwo haneun geoya?” ringis Hanji pelan.

Jiwon memandang Hanji dengan kesal. Sedangkan Hanji hanya memutarkan kedua bola matanya. Tepat pada saat itu Lee-Ssaem berbalik dan menatap mereka berdua dengan tatapan yang menakutkan. Seakan siap menerkam mereka saat ini juga.

“Kim Jiwon, Kim Hanji. Kalian berdua ku hukum. Sebagai hukuman, berdiri di lapangan sampai bel pelajaran terakhir,”

“Tapi, Ssaem,

“Dasar bodoh!” ucap Jiwon ketika mereka sudah berdiri di lapangan sekolah. Dengan kaki diangkat satu dan masing-masing satu tangan mereka saling menarik telinga.

“Kau idiot!” sahut Hanji kesal. Tubuhnya tidak seimbang karena bertumpuh pada satu kaki saja.

“Bukankah sudah kukatakan jangan berkorban untukku lagi?!”

Tangan Hanji menarik telinga Jiwon lebih kuat.

Ack~” Jiwon meringis kesakitan.

“Siapa yang berkorban untukmu? Aku dipanggil Seungri-Ssaem­ bukan karenamu, tapi karena aku tidak membuat tugasnya. Ah, kenapa namja idiot ini yang harus kucintai?” gerutu Hanji.

Kini Jiwon yang menarik telinga Hanji lebih kuat. “Mworago?

Ack~” Hanji mengerang kesakitan. “Ya! Apha,” ia menepis tangan Jiwon dari telinganya, lalu mengusap-usap telinganya.

“Tapi tidak apa, setidaknya kau punya teman berdiri di sini,” Jiwon tersenyum lalu memakaikan topinya ke kepala Hanji. “Pabo!” Hanji hanya bergumam tidak jelas.

“Hanji-ya,

Wae?” sahut Hanji yang sama sekali tidak terdengar santai.

Ei,” Jiwon menyampirkan pinggiran topi yang berada di kepala Hanji ke belakang agar ia bisa melihat wajah kesal kekasihnya itu. “Aku bosan,”

Hanji tertegun, detak jantungnya mendadak tak bisa dirasakannya. Ia seakan siap untuk jatuh. Tubuh yang bertumpu hanya dengan satu kaki itu sudah seimbang, karena Hanji tiba-tiba menapakan kaki yang sebelumnya terangkat.

Oppa, aku minta maaf jika kata-kataku selalu menyakitimu. Tapi apa kau benar-benar sudah bosan padaku?” Hanji menundukkan wajah sedihnya. Terdengar isakan kecil dari Hanji.

Jiwon bingung dengan keadaan sekarang. Ia menggaruk-garukkan kepala bagian belakangnya yang sama sekali tidak gatal.

“Aku memang bodoh, dan kau idiot. Tapi bukankah itu adalah salah satu alasan kita saling mencintai, kau mencintaiku karena kebodohanku. Dan aku mencintaimu karena keidiotanmu,” isakan dari Hanji makin terdengar jelas.

Jiwon semakin bingung. Apa yang baru saja diucapkannya? “Hanji-ya……”

Hanji menyampirkan pinggiran topinya ke depan dan menurunkan pinggiran topinya agar wajahnya tertutup. Jiwon menurunkan kakinya yang terangkat dan sedikit membungkuk agar bisa melihat wajah Hanji.

“Hanji-ya, kenapa kau tiba-tiba menangis?”

“Kau memang idiot, Kim Jiwon. Kau bertanya kenapa aku tiba-tiba menjadi seperti ini? Sudah jelas-jelas karena kau. Jika kau ingin tahu, inilah yang dirasakan wanita disaat mereka akan putus dari kekasih yang masih mereka cintai,”

“Putus? Kita? Sejak kapan?” tanya Jiwon polos. Entah bodoh atau memang seorang Jiwon yang idiot tidak peka.

Hanji mengangkat wajahnya yang sudah basah tergenang airmata. Jiwon memundurkan tubuhnya. “Kita, bodoh!” sentak Hanji. “Bukankah kau bilang sudah bosan padaku?”

Ye? Hhaha” Jiwon menyadari semuanya. “Ckckck,” Jiwon mendecakkan lidah sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Dasar bodoh, Kim Hanji bodoh, aku memang bosan. Tapi bukan bosan denganmu. Eiii… harus dengan kata-kata seperti apa untuk menggambarkan kebodohanmu ini. Aku bosan butuh hiburan karena hanya berdiri saja di sini,”

Geureom…. Kau tidak bosan denganku?” tanya Hanji dengan sangat sangat sangat lugu.

Cih,” Jiwon tidak tahu harus berkata apa. Jadi dia hanya menurunkan pinggiran topi Hanji lalu tertawa tanpa suara.

Hanji tidak marah, ia melepaskan topinya. “Jawab aku, kau tidak bosan denganku, ‘kan?” tanya Hanji lagi.

“Tidak, bodoh! Eii,” Jiwon menjetikkan jarinya ke dahi Hanji dengan pelan. “Kenapa aku semakin mencintai gadis bodoh ini? Ckck”

Geurae,” Hanji pura-pura kesal dengan suara khas orang sehabis menangis, tapi ia tidak mampu untuk menyembunyikan senyumnya.

Pwhiiiiiitttttt….

Sebuah peluit yang ditiup oleh Lee Seonsaengnim membuat mereka terkesiap. Mereka saling menarik telinga, dan mengangkat satu kaki mereka kembali. Dari kejauhan Lee-Ssaem mengayun-ayunkan tongkat kayu kecil ke arah mereka dengan wajah marah. Hanji dan Jiwon menunduk, lalu mereka saling menoleh dan tertawa. Hanji memakaikan topi Jiwon ke kepala sang pemilik topi. Tapi Jiwon malah mengembalikannya lagi ke kepala Hanji.

~FIN~

Dear, @renkim00

Lunas ya dek, hahahahaha…

Gak tahu mau bilang apa. Yang jelas Fic ini gaje, dan alay kali ya, hahahahaha

Miyane miyane hajima, *sungkem.

Please review-nya sodara-sodara.

Salam cinta,

A C U ❤ ❤

Advertisements

16 thoughts on “[FICLET] STUPID! IDIOT! BUT, I LOVE

  1. aish! kenapa soulmate-ku jadi galak begini yak? pake ngehukum-hukum bocah kayak Hanji & Jiwon.
    ntar, ku jewer balik dirinya… fufufufufu..

    @acu2994 ku suka ama fic unyu ala anak sma ini. co cweet…tapi rada ngakak ya ngeliat kopel dodol kayak gini ‘saling mencintai karena kebodohan & keidiotan’ wuakakakakak…. s acu mah ngenistain hanji-nya @renkim00 nggak ketulungan..

    keep writing, dear. and ❤ U always from Aoko unnie

    Liked by 1 person

    1. Jangan di jewer kak, ntar HanJiwon kena’ hukum lagi, gegara kakak jewer. XD

      Aku ngerasa ini kurang Nista dibanding Chani, wkwkwk

      Ku tunggu debut YoonDragon dari Kak Aoko, Loh?

      BYe, Love You ❤ MMuucaacchhh :*

      Liked by 1 person

  2. Anyingggg~ Dek hanji kenapa lemot amat wkwkw. Ga ngerjain pe.er, lemot pula buahahah si Tifa nistainnya bisa ajaaa hihik

    Untung aja punya pacar penyanyang macem boby, walaupun disuruh berkorban ataupun nungguin dek hanji selpie dia tetep sabar senantiasa wkwkw. Ini kopel sungguh kiyowo hihi

    Reviewnya cuma 1. – Baik Lee-Ssaem ataupun Hanji. Mereka sama-sama terkejut dengan kedatangan Jiwon yang tiba-tiba dan tidak ada sopannya sama sekali. –
    Harusnya setelah kalimat “Baik Lee-Ssaem ataupun Hanji” itu lebih pas kalo di tanda bacanya pake koma, soalnya kalimat itu bukan kalimat yang bisa berdiri sendiri dan butuh kalimat pendukung heheh~ Miyane kucerewet yaa tendang aja kalo ga suka sama asti hihi :3

    Keep nulis tifaa sayaaaang ❤ Sarangeyoooo uri Twins!!

    Like

    1. Halo, my twins,, belum sbrapa lah as, nistanya sma kamu :3 XD XD
      alhamdulillah masih ada untungnya ya, :v

      tenks por ripiuw,, Indonesiaku emang belum teratur, As. XD XD nanti tak editin lagi.. gomawo :* ❤

      Like

  3. Ciyeee yg dihukum bareng2 ciyeeee…
    ciyeee yang samasama salah paham ciyeee..
    Uhuk… kenapa hanjiwon manis syekaleee… 😄😄

    Samasama bodoh aja kiyut.. samasama idiot aja mesraaa… aaaaahh… mupeng !!

    Acu jagonya bikin yg kiyut2 beginilah… aku suka sekaleee… 😂😂

    Like

  4. Kak Acu ini sweet banget uuu kusukaa~

    Iya kak, lunas buahahaha. YoonDragon nyusul ya 😃

    Aaakkk Jiwon rela berkorban untuk Hanji, izzhh so sweet banget 😁

    Kusuka kak, cuman kurasa kebanyakan kata “eii”, deh. Tapi gapapa, kok. Kusukaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa banget ❤

    Makasih ya kak, telah memenuhi permintaan aku :’)

    Btw, boleh reblog kak? Hehee 😸

    Liked by 2 people

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s