[Vignette] Me You

Scriptwriter : Aoko Cantabile [ @watashiwaisti ]

Main Cast : Yang Hongseok (Hongseok M&M), Jung Chanhee (OC), Jung Chanwoo (Chanwoo iKON)

Slight Cast : Jung Jinhyeong (Jinhyeong M&M), Shin Haljung (OC)

Genre : Fluff, Romance, Love Life, College Life, Slice of Life

Duration : Vignette (± 1760 words)

Rating: Teens

Disclaimer :

I just own my storyline. The casts belong to GOD, YG Entertainment and themselves.

Jung Chanhee belong to Asti & Shin Haljung belong to Vris

Let’s Read & Review !!!

**********

Bagaimana kalau kita pergi bersama?

**********

 

Yang Hongseok. Lelaki jangkung yang tak memiliki pamor di kampus, tengah memperhatikan gadis pujaannya – secara diam-diam. Kedua irisnya sibuk mengekori semua tindak tanduk seorang gadis berambut panjang lurus hitam yang sedang bercengkrama bersama teman-temannya di pelataran kampus. Jangan cap Hongseok pria yang aneh! Dia hanyalah seorang pemuja rahasia yang tak memiliki keberanian untuk menyatakan perasaan pada orang yang dicintainya –bahkan sekadar menyapa sang gadis pun adalah suatu keajaiban baginya.

Jung Chanhee. Ya, itulah nama gadis pujaan Hongseok. Merupakan gadis yang berada dalam jajaran gadis populer di kampus, calon kuat Ketua Dewan Mahasiswa, mahasiswi pecinta alam –yang terkenal telah mendaki beberapa gunung di Korea, seorang gadis cantik, baik hati dan tidak sombong. Semua predikat sempurna telah melekat pada citra si gadis Chanhee. Dan itulah salah satu alasan yang membuat Hongseok tetap setia menyimpan perasaannya.

Tapi, hal ini tak bisa berlangsung lebih lama lagi. Baik Jung Chanhee maupun Yang Hongseok akan menjalani masa-masa sebagai mahasiswa tingkat akhir. Tentunya karena intensitas pertemuan mereka yang semakin jarang juga merebaknya berita gosip bahwa akan diadakannya acara ‘Prom Night’ akhir bulan ini, membuat Hongseok kelabakan mencari pasangan –sebut saja partner untuk hadir di acara bergengsi itu.

……….

 

Empat hari pasca pemberitaan kabar burung ‘Prom Night, Hongseok telah menjelma menjadi stalker Jung Chanhee nomor wahid –mengalahkan prestasi seorang Lee Soohyun rupanya. Lihatlah tingkah pemuda bermarga Yang itu! Saat ini, dia berjalan mengikuti Jung Chanhee dari belakang, mengendap-endap laksana Swiper di acara Dora the Explorer. Wujud Hongseok juga tak kalah dengan pemeran-pemeran pembunuh berdarah dingin di film-film action, badannya telah tersamar dengan hoodie hitam serta snapback dengan logo klub musik – satu-satunya klub di universitas yang diikuti Hongseok.

Berpuluh pasang mata memandangi penyamarannya. Tetapi Hongseok tak terganggu dengan hal tersebut. Hingga ketika pundaknya ditepuk dari belakang dan dia diteriaki ‘Hyung’ oleh seseorang. Hongseok terperanjat dan bersiap mengomeli manusia yang mengacaukan aktivitasnya.

“Ya! Kau bisa sekali menganggu kegiatanku!! ” desah Hongseok dengan emosi -yang bisa ia tahan- pada junior sekaligus tetangganya, Jung Jinhyeong. Yang diomeli, menunduk, tak berkutik menanggapi keluhan juga tatapan penuh amarah yang terpancar dari aura Hongseok.

“Ehm….aku hanya ingin menyapamu, hyung.” ujar Jinhyeong putus asa. Melihat raut muka penyesalan Jinhyeong, Hongseok merasa bersalah telah memarahinya tanpa sebab.

“Tetapi, Hyung. Apa yang kau lakukan di Fakultas Ekonomi ini? Bukannya kampusmu di seberang sana?” lanjut Jinhyeong seraya menunjuk gedung Fakultas Bahasa dan Sastra –tempat Hongseok selama ini menimba ilmu. Sekarang giliran Hongseok yang bungkam, tak tau harus berkelit.

“Errrr..aku kesini karena ingin menemui teman.” jawab Hongseok kikuk. Sedangkan Jinhyeong tak mempercayai begitu saja ucapan Hongseok, mengerutkan dahi pertanda menyangsikan kata-kata tetangganya itu.

“Eh….aku ini mengenalmu sudah lebih dari sepuluh tahun. Satu-satunya temanmu di Fakultas Ekonomi ini cuma aku. Apa kau jangan-jangan sedang menguntit seorang wanita ya?” Jleb! Jantung Hongseok berdentum mendengar tebakan Jinhyeong yang hampir tepat. Sepersekon kemudian, dia menyeret Jinhyeong keluar dari gedung tersebut.

……….

 

Di lain tempat, Jung Chanhee sedang mengatur detak jantungnya yang beberapa menit lalu, berdetak lebih cepat dari jantung manusia normal. Dia juga mengelap bulir-bulir keringat di pelipisnya. Kejadian tadi adalah hal yang tak disangka-sangkanya. Bagaimana mungkin pemuda cinta pertamanya, Yang Hongseok sedang berkeliaran di gedungnya? Rona pipi Chanhee memerah seketika saat ia membayangkan kembali dirinya menyadari Hongseok berjalan tepat di belakangnya sesaat setelah pemuda itu dipanggil seseorang.

Sudah lama, Jung Chanhee memendam perasaannya pada si Hongseok. Jika ditilik, Chanhee menyukai Hongseok semenjak kegiatan OSPEK. Saat itu, para senior  menyatukan Chanhee dan Hongseok dalam suatu kelompok. Hongseok adalah pria pekerja keras, telaten serta tulus melakukan semua perintah juga permintaan senior mereka yang aneh-aneh. Hal itulah yang membuat Chanhee mengagumi pribadi Hongseok.

Dan, dua minggu lagi adalah acara ‘Prom Night’ -acara yang mungkin akan menjadi acara terakhir bagi Jung Chanhee sebelum ia sibuk dengan kegiatan organisasi juga proyek penelitiannya. Chanhee berharap dia dapat pergi ke acara itu bersama Hongseok. Tapi apa daya, Chanhee tak memiliki kontak Hongseok. Naluri kewanitaannya pun tak mau membuatnya menjadi wanita agresif yang mengajak pria duluan.

Chanhee mengacak surainya frustasi. Apa yang harus dilakukannya agar ia bisa mendatangi ‘Prom Night’ bersama Hongseok?

###

“Apa? Jadi kau mengenal Yang Hongseok?” pekik Chanhee setelah mengetahui adik bontotnya –Jung Chanwoo berseloroh pada sang kakak bahwa ia mengenal sosok Hongseok. Chanhaee memutar kedua bola matanya tak percaya. Sesempit itukah dunia sehingga Chanwoo dan Hongseok saling mengenal?

“Ehm..aku tak yakin kalau Hongseok hyung masih mengingatku. Tapi, dia adalah salah satu senior di sekolahku. Sewaktu MOS, dia pernah memberikan pelatihan kepemimpinan pada siswa-siswa baru. Dan, aku menjadi adik asuhnya saat kelas musik. Suara Hongseok hyung merdu lho, noona! Pokoknya Hongseok hyung itu T.O.P banget deh!!!” Chanwoo mempromosikan Hongseok sembari mengacungkan kedua jempolnya. Kelakuan Chanwoo itu bagaikan SPG yang memiliki berbagai trik untuk bisa melariskan hasil jualannya. Dan pastinya Jung Chanhaee selaku pembeli, ups! maksudnya sebagai yang dipromosikan semakin berbinar-binar mendengar pujian Hongseok setinggi langit yang dilayangkan Chanwoo.

“Jadi, apakah kau mau membantu noona untuk mengajak Hongseok di acara ‘Prom Night’?” pinta Chanhee dengan wajah memelas. Chanwoo tersenyum sumringah melihat kakaknya.

“Aku akan membantumu. Tapi dengan satu syarat….”

“Apa syaratmu itu, Chanwoo-yah?”

“Kau harus menemaniku belanja hadiah untuk Haljung. Minggu depan dia ulang tahun dan…”

“Tentu saja! Aku dengan senang hati akan menemanimu belanja.” potong Chanhee tanpa mendengar perkataan Chanwoo selengkapnya. Chanwoo menggeleng-gelengkan kepalanya, heran kenapa kakaknya yang dijuluki si wanita dingin –sering menolak pernyataan cinta para lelaki di kampus, dapat bertekuk lutut di hadapan Yang Hongseok.

“Oke. Lusa aku akan menemui Hongseok hyung. Aku akan memintanya atas namamu.” ujar Chanwoo. Chanhee meninju bahu Chanwoo pelan –tak setuju dengan saran Chanwoo.

“Hei! Itu namanya penjatuhan martabat diri. Kelihatan sekali kalau aku pengecut dan cewek agresif.” dengus Chanhee.

“Jadi aku harus bagaimana, noona? Kalau tak seperti itu, Hongseok hyung tak akan mengetahui niatanmu.”

“Aku juga tak memiliki ide.”

###

Entah setan apa yang merasuki diri Hongseok, sehingga dia bisa dengan random datang ke almamater sekolahnya dulu. Yang pasti keberadaan Hongseok yang sangat jarang sekali itu dimanfaatkan Chanwoo. Setelah jam istirahat berdentang, Chanwoo bergegas menuju ruang klub musik –tempat Hongseok biasanya menghabiskan waktu saat di sekolah.

Pintu ruangan itu terbuka sedikit. Chanwoo bisa mengintip kegiatan Hongseok yang sedang memetik bass sambil bersenandung pelan. Chanwoo memberanikan diri untuk mengetuk pintu ruangan itu dan memasukinya.

“Maaf menganggumu, hyung. Aku kesini hanya untuk mengambil barangku yang ketinggalan.” Trik pertama telah dilancarkan Chanwoo. Setelah berbasa-basi, dia berpura-pura mencari barangnya –yang tak akan pernah ada. Hongseok mengabaikan presensi Chanwoo kendati Chanwoo bersileweran di sekitarnya.

“Ah, hyung. Maaf jika aku sok kenal. Tapi, apakah kau seorang mahasiswa Universitas Kyung Hee?” Chanwoo kembali melakukan trik kedua dan berharap agar Hongseok bisa termakan umpannya.

“Ya. Bagaimana kau tau?” tanya polos Hongseok. Dia mengalihkan pandangannya dari bass dan menatap Chanwoo.

“Aku melihat logo snapbackmu, hyung. Btw, apakah kau mengenal noonaku? Noonaku juga kuliah disana.”

“Memangnya nama noonamu itu siapa?”

“Jung Chanhee.”

Dan jantung Hongseok mencelos kaget mendengar sebuah nama yang tidak asing di telinganya. Jadi, orang di depannya ini adalah adik dari Jung Chanhee. What a good luck! Takdir sangat berpihak sekali padanya. Apakah ini sebuah pertanda bahwa dia bisa mewujudkan harapannya?

“Kenapa kau diam, hyung? Apakah kau mengenalnya?” tanya Chanwoo dengan nada yang tidak sabaran. Jelas sekali, si Chanwoo ini berharap Hongseok mengenal noonanya. Itu akan menjadi sebuah pekerjaan yang gampang untuknya.

“Ehm…aku pernah sekelompok dengan Chanhee saat OSPEK. Dan….aku juga sering melihatnya di kampus.” jawab Hongseok canggung. Dia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Tapi, seorang Jung Chanwoo dapat menangkap ekspresi Hongseok. Chanwoo menerka bahwa Hongseok memiliki perasaan pada kakaknya, ya…paling tidak sedikit lah.

Hyung. Jika kau tidak keberatan, maukah kau mengajariku bermain bass? Aku baru saja membeli bass tapi tak tau cara memainkannya. Kumohon, hyung. Ajari aku ya!!!” Sebuah langkah luar biasa telah dikeluarkan Chanwoo. Tentu saja ini semua adalah akal-akalan Chanwoo. Mana ada Chanwoo memiliki bass! Dia bahkan tidak memiliki pianika!

“Oh…oh…ya. Kapan kau mau belajar? A…ku bisa mendatangi rumahmu.” ujar Hongseok terbata-bata.

“Bagaimana kalo sore ini? Kau tidak ada kegiatan kan?” Hongseok menggelengkan kepala, dan menyetujui permintaan Chanwoo. Tanpa babibu lagi, Chanwoo menuliskan alamat rumahnya beserta nomor handphone miliknya.

Setelah Chanwoo melangkah pergi meninggalkan Hongseok, barulah Hongseok sadar bahwa siapakah pemuda tadi? Apakah dia mengenalnya?

……….

Noona, nanti kalau ada seseorang yang mencariku, tolong temani dulu ya! Aku pergi sebentar, ingin mengantar Haljung ke tempat les.” Sebelum Chanhee membantah permohonan Chanwoo -lebih tepatnya sebuah suruhan, Chanwoo telah meluncur pergi dari rumah. Dan, Chanhee hanya bisa merutuk kelakuan adiknya yang semena-mena.

Beberapa menit kemudian, bel rumah Chanhee berbunyi. Dengan malas, Chanhee membukakan pintu dan….

…..sesosok yang tak diprediksinya ada di hadapannya. Yang Hongseok? What?

“Errrr….apakah adikmu ada? Dia memintaku mengajarinya bermain bass.”

Detik itu juga, Chanhee serasa ingin mengubur dirinya ke dalam kubangan lumpur terdekat. Dia sangat tidak siap bertemu dengan Hongseok. Dan hal apa lagi yang dilakukan Chanwoo sehingga bisa membuat Hongseok datang ke rumahnya?

“Adikku pergi sebentar. Mari silahkan masuk! Kau tak apa-apa kan menunggu terlebih dahulu?” ucap Chanhee –selagi mengontrol gejolak perasaannya. Hongseok menuruti kata-kata Chanhee dan mengambil tempat duduk di sofa tamu.

Dengan takut-takut, setelah membawakan Hongseok minuman kaleng, dia mengambil posisi yang tidak jauh dari Hongseok.

“Kurasa kita saling mengenal kan? Aku Yang Hongseok. Masih ingat padaku kah?” Hongseok memulai percakapan terlebih dahulu.

“Ya. Aku masih ingat padamu. Aku Jung Chanhee dan kita sekelompok saat kegiatan OSPEK.”

Awkward…..

Nuansa sunyi menyelubungi mereka. Hongseok dan Chanhee sibuk dengan pikiran masing-masing, bingung meneruskan percakapan mereka yang tertunda. Dan, Chanhee berharap-harap cemas, menginginkan agar adiknya bisa pulang secepatnya.

“Kau tau acara ‘Prom Night’ sebentar lagi akan diadakan?” Hongseok kembali bertanya. Chanhee terlonjak kaget mendengar pertanyaan Hongseok.

“Ah ya. Aku tau. Apakah kau sudah memiliki pasangan untuk pergi kesana?” Damn! Chanhee ingin sekali meledakkan bibirnya!! Kenapa dia bisa berucap seperti itu?

“Aku belum memiliki pasangan kesana. Kalau kau?” tanya balik Hongseok.

“Belum”

“Bagaimana kalau kita pergi bersama?” Sebuah ajakan akhirnya terlontar dari bibir Hongseok. Chanhee mendongak tidak percaya mendengar hal tersebut. Dia memastikan bahwa apa yang didengarnya itu tidak salah. Dan, raut muka sangat serius Hongseok bisa menjadi sebuah jawaban atas keraguan Chanhee.

“Mengapa tidak? Tentu saja!” Chanhee menerima ajakan itu dengan riang.

Tanpa Hongseok dan Chanhee sadari, di pojok jendela ruang tamu, Chanwoo mengamati semua peristiwa itu –tanpa terlewat sedikitpun.

Oh boy I’m kinda new to this
How should I say this?
I’ll just be honest, baby I think I’m in love

I keep getting excited, feeling up
Just thinking about it makes me tear
I’m not playing, no playing
Listen carefully
 

There is something going between
me you me you. me you me you it’s you and
me you me you. me you me you, it’s you and
me you me you. me you me you, it’s you and me and you

-Me You ; San E feat, Baek Yerin of &15

Fin.

*Aoko‘s Note :

Yeyeye…jangan bosan-bosan ya ama kedatanganku di beranda ini.

Mumpung fic ini fresh from oven. abis kelar nulis, langsung publish.

I’m come back with request fic *nggak sepenuhnya request dari salah satu adik tercintaku, karena memang sedang tren fic Chanhee-Hongseok, aku mencoba memenuhi pangsa pasar. 😀

dan…mungkin fic ini semacam anti thesis-nya fic Chanhee-Hongseok ala @azzurachan.

Bagaimana nona @astiasti94? Apakah fic ini memuaskan? Hahahaha…

maaf ya rada gaje dan absurd. Aku mencoba menggambarkan kisah Chanhee dan Hongseok plus Chanwoo di otakku, dan inilah versiku. wuakakakak…

as usual, jangan lupa bubuhkan kritik dan saran ya.

See U at another fanfic!!

Warm Regard,

Aoko Cantabile

 

Advertisements

18 thoughts on “[Vignette] Me You

  1. Reblogged this on and commented:

    HongSeok x ChanHee’s story by kak Aokocantabile. So thankfull karena udah bikin hubungan mereka semanis lolipop :3 Longlast yaa uri sweetest couple on my world ❤

    Like

  2. Kak Aoko, maap aku ninggalin sepot yang panjang~

    Nah, tuh.. nah, tuh…

    Ini sweet banget. Aku ngakak sama perumpamaan swiper, dan mengapa nama Suhyun disangkut-pautkan? Mentang-mentang Suhyun itu stalker kelas kakap (?)

    Nah udah segini aja aku binun mo ngomong apa lagi. Lagi kena writer block, sampe nulis komentar aja rasane binun :3

    Liked by 2 people

    1. makasih ya Ren telah mampir dan baca.

      huahahaha…maafkan kakak telah mengaitkan Suhyun. abisnya, dia sih yg cocok dijadikan patokan.

      cepatlah kembali ya, dek. semoga writer blocknya sembuh secepatnya.
      kutunggu kambekmu yg lain.

      Like

  3. Omaigat, ini kenapa jadi sweet-sweet gitu jadinya >o< aak jadi mau teriak gara-gara ada Haljung nongol walaupun cuman namanya doank (?) eh? hihihi

    Oh, ini yaa pake nama Haljung buat ngintip-ngintip-__- Okelah, Chan-Hee unnie emang prioritas nomor dua setelah Ibunya (yaiyalah) asalkan ga ada cewe lain setelah aku yang jadi prioritas ke-3 #fix

    Aoko Unnie~~ Tahukah dikau betapa daku ini merindukanmu sangat? #sokngedrama xD ga ding. wkwkwk. Ini aku mau tanya, kenapa Chan-Hee di sini beda banget sama yang biasanya? Bukannya Chan-Hee tuh biasanya…… #dilakbankakasti Kapan nih balik sama Bang Riri? kangen lhoo sama Seungri-Aoko. Cepetan kombek ya kak 😉

    Much love and hugs ❤
    Vris a.k.a Hal-Jung as Chanu's Fiencee 😉

    Liked by 1 person

    1. Vris…kangen dirimu. long time no see.

      hohoho..maniskah cerita ini? kusenang mendengarnya… hahahaha..
      iya, s Chanwoo mah gitu orangnya. masa pake alasan mau ngantarin Haljung les, padahal dia ngintip2 nggak jelas gitu. Maafin Chanwoo ya Haljung..

      Makash dear telah mampir dan setia menanti kambek Aoko-Seungri. huhuhu…
      ditunggu aja tanggal mainnya.

      love U too, Vris.

      Like

  4. aoko… maaf lahir batin dulu.. /salim ihihih

    ini kenapa unyu-unyu manis ?? pertama aku ngakak dulu baca hongseok=swiper!! plis bisa banget kepikiran kya gtu coba?? wakaka
    trus chanu SPG ?? astagaaa.. perumpamaan kamu kenapa bikin ngakak semuaaa..

    walaupun akhirnya bahagia kenapa aku tetep ngerasa mereka bakal tetep awkward walaupun udah pacaran ya ??? apa mereka emg gtu ??? /dikeplakasti wakakakaka

    sukaaakk… keknya emg lagi musim banget ya chanhee-hongseok ?? ini YGeFF hot couple ya ??? hihihihi XD

    Liked by 1 person

    1. iya, saat ini Chanhee-Hongseok jadi hot couple. sebelum nantinya tergeser ama couple Aoko-Seungri, (lho? nggak mau kalah. hahahaha..)

      Makasih Diah telah bersudi mampir di lapakku. huhuhu.. Mohon Maaf Lahir dan Batin juga ya..
      apa yg aku perumpamaan itu terlintas saja di otakku, makanya kutulis. wkkwwkwkw…

      kutunggu kambek spesial darimu ya, dear.
      salam cinta ❤ untuk Diah…

      Like

  5. Entah ini walaupun mungkin kak Aoko bosen kupuji selaloe cuman ini sungguh bikin ku nyengir. JUNG CHAN HEE KENAPA PENGGAMBARANNYA ASTI BANGEETT?/ditendang/

    Kusuka kak ceritanya fresh banget. Chani lu pasti bahagia yaa dijadiin cewe waras cem penggambarannya kak Aoko mueheheh. Bener2 anti thesis dari ficnya firsie ya kaaakk~ karakternya bener2 beda tapi fluffnya tetep sukses.

    Kumencintai kecupuan Hongseok disini berasa sassaeng dan ternyata tanpa diduga chani juga suka dia. Bhaks! Seneng lu chan seneng pan!
    Jung sibling tumben bat akur kaaakk~ wkwkwkw nuna cinta chanu. Chanhee cinta hongseok. Asti sayang kak Aoko ❤

    Thanks yaa kak Aoko sudah bersudi hati nge take requesan dari adikmu yg gak tau diri ini😂 kusuka banget kak ceritanya tak ayal membuatku semakin mencintai hongseok dan mencintai kak aoko juga💕
    SUKA BANGET SUKA SUKAAAAAA. JANGAN KAPOK2 KAK BIKININ FICNYA HONGCHAN😅
    Ijin reblog kakaaaaaa~

    Liked by 1 person

    1. Astiastiasti…..
      Bahagia sekali diriku mendengar dirimu senang dengan ficku ini.

      Memang penggambaran Asti a.k.a Jung Chanhee di otak kakak seperti itu. Kubuat karakternya semirip mungkin.. Jadi tak salah lah kalau dirimu merasa seperti itu.

      Hohoho….sekali-kali Chanwoo-Chanhee harus akur.

      Silahkan neng Asti kalau mau di reblog.

      Kakak tunggu fic kece @astiasti94 yg lain juga..

      ^^

      Like

  6. Kak Isti~ selamat hari raya ya. Mohon maaf lahir batin~

    suka diem diem sakit lho kak /hagh/ ini lucuk, mereka saling suka tapi malu malu kucing. Chanhuyaa~ makasih sudh membantu pasangan kyoot ini :3

    Sampai sini komen tak bermutu firsie kkk~ anyeong kak isti~

    Ppyong

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s