[Ficlet] Senandung

PicsArt_1436967596237

SENANDUNG

didi92

.

Cast

[OC] Jung Chanhee

[IKON] Jung Chanwoo

Mr.Jung and Mrs.Jung

.

Ficlet || Family, Horror  || G

.

This story is MINE!!

.

Happy Reading ^^

“Selamat, bayi anda laki-laki.” Dokter meletakkan bayi mungil tampan dalam dekapan sang ibu sebelum pergi dari ruang rawat Mrs.Jung.

“Chanhee-ya kau jadi kakak dari bayi tampan ini. Hmm, sebaiknya kita beri nama siapa?” Mr.Jung bertanya pada anak perempuannya yang saat ini berusia 6 tahun.

“Chanyeol? Gongchan? Chanroo?” Chanhee menyebutkan beberapa nama yang mengandung kata Chan di dalamnya untuk dijadikan nama sang adik.

“Chanwoo! Jung Chanwoo. Nama adikmu Jung Chanwoo.” Dan Chanhee mencium gemas pipi bulat Chanwoo yang kini berpindah dalam gendongan sang ayah.

Pagi hari

“Chanhee bisa tolong ayah?” Mr.Jung menghampiri gadis kecilnya yang sedang asik menonton televisi di sofa sudut ruang Mrs.Jung.

“Tolong apa yah?” Mata bulat Chanhee berkedip menatap sang ayah yang berdiri di sampingnya.

“Tolong jaga Chanwoo dulu ya, ia sedang tidur di box bayi. Ayah harus menemui dokter di ruangannya, ibu sedang mandi sebentar.” Chanhee mengangguk, mematikan tv dan beranjak menuju box bayi yang terletak persis di samping ranjang ibunya.

Chanhee duduk manis di samping box bayi Chanwoo, menatap wajah menggemaskan dalam balutan selimut biru yang hangat, sesekali menggeliat membuat kepalanya bergerak-gerak lucu.

“Chanwoo-ya cepatlah besar biar kita bisa main sama-sama.” Ujar Chanhee sambil menyentuh pipi bulat Chanwoo. Empuk seperti marsmallow.

Gadis cilik itu hampir saja tertidur saat suara tangis Chanwoo menyentaknya, membuat matanya terbelalak kaget. Tubuhnya refleks berdiri dan melihat keadaan sang adik di dalam box. Apa Chanwoo mimpi buruk? Atau Chanwoo pipis? Atau Chanwoo haus? Sungguh Chanhee tidak tau apa yang harus dilakukan pada sebungkus(?) bayi yang menangis keras.

Ssstt, Chanwoo tidak boleh menangis. Kata ayah anak pintar tidak boleh cengeng.” Chanhee hanya bisa menepuk-nepuk pelan tubuh mungil Chanwoo di dalam box, berusaha menenangkan adiknya.

Chanwoo bobo..oo Chanwoo bobo.. kalau tidak bobo digigit nyamuk

Chanwoo bobo..oo Chanwoo bobo..kalau tidak bobo digigit nyamuk.

Lalala..lalala~lalala..lalalalala~la..lalalalala

Lalala..lalala~lalala..lalalalala~la..lalalalala

Chanhee terkejut saat mendapati suara yang bersenandung seperti lagu yang di nyanyikannya barusan, tapi ia berpikir mungkin ibu mendengar Chanwoo menangis, makanya bersenandung membantu Chanhee menenangkan Chanwoo.

 Lalala..lalala~lalala..lalalalala~la..lalalalala

Lalala..lalala~lalala..lalalalala~la..lalalalala

Suara itu terus terdengar meskipun Chanwoo tak kunjung berhenti menangis.

“Ibu, mungkin Chanwoo tidak suka senandung. Bisa nyanyikan seperti biasa?” Tapi yang Chanhee dengar tetap senandung namun suaranya semakin kencang. Gadis kecil itu mengernyit bingung. Kenapa ibunya tidak menyahut malah memperkeras senandungnya.

“Apa ibu sudah selesai mandi? Chanwoo tidak mau berhenti menangis bu.” Chanhee masih berusaha berbicara pada sang ibu sambil tangannya menepuk-nepuk pelan tubuh Chanwoo. Gadis kecil yang baik.

“Kau bicara pada siapa Chanhee-ya?” Mr.Jung masuk ke ruang rawat Mrs.Jung dengan terburu-buru dan segera mengangkat Chanwoo dari dalam box, menggendong dan menimangnya.

“Ibu.”

“Tapi ibumu-“

“Maaf ibu meninggalkan kalian anak-anak. Tadi ibu di panggil dokter yang menangani proses kelahiran Chanwoo setelah mandi. Ibu tidak tau jika ayah juga dipanggil.” Sang ibu -meski masih tertatih- dengan sigap mengambil Chanwoo dalam gendongan suaminya dan membaringkannya di ranjang untuk di beri ASI.

“Tapi tadi ibu bersenandung membantuku menenangkan Chanwoo.” Chanhee bersikeras jika ia mendengar suara sang ibu.

Mr.Jung dan Mrs.Jung saling pandang sebelum Mr.Jung menggendong tubuh mungil Chanhee.

“Mungkin Chanhee salah dengar.” Si kecil Chanhee hanya diam. Ia merasa pendengaran nya tidak salah. Kenapa ayah dan ibunya tidak percaya.

Malam hari

Chanhee tidur dalam pelukan sang ayah di sofa empuk sudut ruang rawat Mrs.Jung.

Lalala..lalala~lalala..lalalalala~la..lalalalala

Lalala..lalala~lalala..lalalalala~la..lalalalala

Chanhee membuka matanya cepat saat senandung itu tertangkap indra pendengarannya lagi. Tangan-tangan mungilnya bergerak mengguncang tubuh sang ayah.

“Ayah, dengar itu. Ibu bersenandung untuk Chanwoo. Senandung seperti itu yang aku dengar tadi pagi.” Sang ayah mau tidak mau membuka matanya, berusaha menajamkan pendengaran.

“Tidak ada suara apapun Chanhee-ya.” Ucapnya pada sang gadis kecil yang sedang menatap lurus pada box bayi adiknya setelah berhasil mengambil posisi duduk di tepi sofa.

“Siapa suster yang sedang berdiri di samping box Chanwoo yah? Kenapa bajunya berdarah?”

Dan Mr.Jung tau jika putrinya memiliki keistimewaan yang sayangnya kali ini membahayakan. Ia terus berdoa dan berharap keselamatan untuk putra kecilnya, Chanwoo sementara tubuhnya bergerak pelan menuju si bayi.

END

Note :

Huwaaah.. fic debut yang gajelas bat.. hiks 😥 /bow

Cerita ini terinspirasi dari cerita temenku yg kerja jadi bidan disalah satu RS di jakarta. Dia yang waktu itu lagi jaga di ruang bayi di’temennin’ sama makhluk lain yang ikutan nyanyi waktu dia nyanyi buat ngediemin salah satu bayi yang lagi nangis. /merinding

Maaf untuk ke-absurd-an cerita, typo yang bertebaran, dan genre yg tidak berasa.. uhuk

Silahkan review nya 😊

~didi92~

Advertisements

19 thoughts on “[Ficlet] Senandung

  1. Hei, Diah,
    Selamat atas debutnya ya… *tabur confetti.

    Baca fic kamu jadi keingetan asal mula lagu Nina Bobo. Tapi, sumpah merinding disko ngebayangin bahwa fic kamu itu based on true story….

    Lha s Chanhee indigo. pengen bikin pengakuan sama Jung Chanhaee @astiasti94 kalo suster yg diliatnya itu ane. ya…ane kan terkadang suka menjelma menjadi makhluk nokturnal, kasat mata, yang keberadaannya hilang datang bagai angin…. *kenapa aku berasa bangga nulis beginian? aslinya aku penakut..

    aku ngakak baca komen absurd @astiasti94 kalo Chanwoo itu idola bagi segala jenis makhluk. wuakakakak… luar biassa sekali adikmu, nak.

    yasudah, ku akhiri saja komen tak penting ini.
    kutunggu kambek spesialnya ya…
    with love ❤
    aoko

    Like

    1. aokooo teman sekelahiran… hahaha XD /dikeplakaoko

      aku juga merinding pas denger cerita temenku.. aslinya si yg dia denger bukan senandung, tapi lagunya langsung. dan kau ga kepikiran lagu nina bobonya karna lagu yang temenku nyanyiin kebetulan juga bukan itu, tapi krna sejarahnya nina bobo yang emg udah serem dari sononya jadi aku pake aja sekalian.. hahahaha

      ooo jadi suster itu kamu ?? pantes genit pen pegang-pegang canuu.. uhuk /dikeplaklagi

      aku juga gatau kenapa pesona chanwoo gede banget smape masuk dunia lain begitu… wakakaka

      makasiiii udah mampir ya aokoooo… mmmuuaaaccch :*

      Like

  2. Ciyee debut ciyee ihikkkk. Genrenya diluar kebiasaan pula. Sukses pula. Kece pula. Bikin merinding pula wkwkwk/gelandotan di dada bidang kuki

    Gak nyangka aku bisa ngeliat yang begituan kak. Kukira aku cuma bisa ngeliat yang beginian/?apaaa
    Ngeri bangat si Chanu yang emang idola para tetangga ternyata pas baru brojol juga termasuk idola para makhluk begitu/?
    Dapet banget kak ngerinya ini aku bacanya udah tadi malem sih cuman baru sekarang komen. Tapi beneran ngeri kok kak, apa perlu aku rulisin kronologi kengerianku disini?/MINGGAT LU SEKARANG AS!! : kata kak di sembari melempar kuki ke pelukanku/hap/kemudian kutangkap dengan sedikit cengiran/end/

    Thanks to kak diah yang udah ngegeret jung fams buat fic debutnya. Kumerasa tersanjung7 dan kemudian bersambung ke tersanjung8 mueheheh.
    Kutunggu fic kambeknya kak kusayang kamuuuuuu ❤

    Like

    1. iyaaa budiiirrr.. maafkan aku yang dengan seenak jidat nyeretnyeret jungfam buat jadi cast fic horror-pertama-gagalku.. ihik.. ini sungguh memalukan… hahaha XD

      “Ngeri bangat si Chanu yang emang idola para tetangga ternyata pas baru brojol juga termasuk idola para makhluk begitu/?”
      /ngakak!!!!! aku juga gatau kenapa pesona jung chanwoo segitu kuatnya ampe masuk kedunia lain !!! aku juga gatauu mamanya ngidam apa sampe suster yang berdarah-darah pun pengen pegang-pegang chanwoo… jebaaaall XD

      kenapa kuki bertebaran di komenmu naaakk ???

      makasih udah sempat mampir budir…
      kusayang kamuuuu jugaaaakk… mmmmuuuaaacchh :* ❤ ❤

      Like

    2. TERSANJUNG7? WKWKWKWKWKWKKKKKKKK.
      BERASA UDAH BERUMUR BAT LU, AS. GUE GK BISA NAHAN NGAKAK COBA,
      TAHAN GUE, AS. TAHAN. TAHAN GUE AGAR GK KETAWA AMPE SALTO KEK BEGINI. HUAHAHAHA,

      Like

  3. HUFT, KAK! 😥

    Aku baca ini malem-malem jam 11 orang-orang udah tidur terus serem sendiri 😦 mau comment cuman malah buru-buru close tab hahaha.

    Ini keren, horror gitu dan horrornya ngena sampe takut sendiri. Chanhee serem juga ya bisa ngeliat begituan 😦 gak mau jadi temennya ah huhuhu.

    Keep writing kak! 🙂

    Like

    1. hahaha maaf sher.. aku sendiri sebenernya juga penakut baaatt.. XD
      gatau kenapa lagi soksokan aja bikin horror.. padahal sebelumnya belum pernah bikin horror, kebetulan lagi ada bahan cerita dari temen yawdaaaahh kujadiin.. hahaha

      iyaa.. ati2 temenan sama chanhee.. ntr kalo lagi enak-enak ngegosip tiba-tiba dia bilang ada yang duduk deket kamu trus pas kamu liat ga ada kan serem ya sher ??

      /ditabokastipartkesekianratus XD

      makasih udah mampir yaaaaaa… mmmmuuaaacch :*

      Like

  4. Kak Didiii ~

    Kenapa aku ngakak pas baca kata ‘sebungkus’ wkwkwk XD

    Aku juga pernah denger senandung, aku gak bohong, itu pas aku umur kalo gasalah 10 tahunan lah.. tapi senandungnya bukan lalala tapi membentuk suara yang aneh gitu *curcol

    Sekian cincongan aku kak Diah. Keep writing dan ditunggu kambeknya .

    Ren ❤

    Like

    1. jangankan kamu ren, aku yang nulis juga ngakak. abisan aku bingung ngegambarin bayi yang lagi dibungkus selimut itu apaa… jadilah aku bikin sebungkus… hahaha maafkaaann /bow

      serius ren ??!!! temenku itu juga bukan senandung si, jadi ‘makhluk itu’ ikutan nyanyi.. jadi temenku buru-buru ngegendong si bayi di bawa keluar.. hahaha aku dengerin dia cerita aja merinding..

      makasi udah mampir ren… mmmuuaach :*

      Like

  5. (((Sebungkus))) wakakaka
    halo ka diaah:D ini harus banget horor gitu ya, ku udah dengar cerita asal mula lagu ninabobo yang serem itu jadinya dapet bangetlah ini ff feelnya hahaha xD semoga chanu ngga diapa2in sama suster berdarah itu. Eh, kenapa judulnya ngga ‘suster berdarah’ aja Hahahaha xD nggak deng, bercanda:D

    Like

    1. Hallooo jugaaakk nokaav 😄😄
      ini ga tau kenapa aku malah bikin horrorhorroran gini lah padahal aslinya penakut baatt.. wakakak

      Sebenerny ide aslinya bukan lagu nina bobonya tapi aku barengin aja krn kebetulan lagu itu pny sejarah horror tersendiri.. waaakss /plak

      Iyaaa semoga aja susternya gatega ngapa2ain chanu setelah disenyumin sama sebungkus bayi chanu… 😂😂

      Suster berdarah ??? Mungkin lain kali aku bikin suster genit ajaaa… udah mati masi aja ganjen deketin bayi kece… waKkak 😂😂

      Makasii udah mampir yaaa nokav.. 😊😊😊😙😙😙

      Liked by 1 person

  6. Aku ga tau mau ngomong apa soalnya aku selalu speechless sama ff yang punya genre horror /ketahuan banget ga bisa buatnya xD/ bikos aku terkadang merinding sendiri walaupun notabane-nya aku ga takut hantu #okefix

    Di sini, aku suka relationship-nya Chanhee unnie sama Chanwoo. Biasanya mereka berdua kayak tikus sama kucing kalo di ff sebelumnya. Huakaka, kenapa Jung siblings ini kebanyakan dinistain para penulis di sini? heran deh xD

    Oke, udah segini aja komenan Vris a.k.a Bintan 😀 . Ditunggu kombeknya ya Kak Diah 🙂

    Like

    1. duuuhh aku tau banget ini horror gagal.. hiks X’D karna aku juga belom pernah nulis horror, ini yang pertama dan dengan seenak jidat pake jung fam… wakakak

      mereka nistaable soalnya vris jadi enak buat jadi bahan… uhuk /dikeplakasti(lagi)

      makasiii udah mampir vris… mmmuuach :*

      Like

  7. HOROR?? INI BNERAN??
    wkwkkwk 😂😂😂 jeerrrr.. aq inget tuh lagu nina bobo pan lagu yg *ehem.. gitu pkoknya 😆😆😆

    OMEGOT!! SAYA BACANYA TENGAH MALEM INI *mintadipelukjehop ehh lupa *mintadipelukmino

    lope lope diudara buat dedek cayang😚😚😚
    syelamat untuk debutnyah yah 👍

    tetiba pengen nyanyi
    ~~diah bobo~~diah bobo kalau tidak bobo digit nyamuk~~
    lalaalalalala~~
    😆😆😆😆😆😆

    Like

    1. hahaha iya kaaa…. ini terinspirasi dari cerita horror asli… haha
      sebenernya aku ga kepikiran sejaran lagu nina bobo nya si.. lebih fokus ke senandungnya.. tapi kerna lagunya juga kebetulan mengandung unsur horror jadi ya sekalian aja… hahahaha

      ini fic debut gagal bet betewe ya kaa ?? hahaha

      makasi udah jd komentator pertama kaaaa.. :’)

      mmmmuuaaachh :*

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s