[Ficlet] CRUSH

CRUSH-Poster

by. bebhmuach

starring. Kwon Jiyong [Bigbang] || Park Sandara [2NE1]

 

support cast. Park Sang Hyun [MBLAQ]

 

lenght. || genre. Romance, Angst, Sad, Songfic|| rating. G

 

*

from song Sandeul B1A4-Crush

*

-It’s been so long
Me, liking you and you never know
I worry that I might get caught
Keep thinking if I should say or not-

“Oppa aku harus pergi ke London.” tatapan sendu Dara membuat perasaan Jiyong gusar.

Jiyong mencerna perkataan Dara.

“Berapa lama?” tanya Jiyong hati-hati.

Dara bergeming. Mereka saling  menatap. Manik hazel milik Dara memperhatikan benar-benar  wajah pria yang sudah menghabiskan waktu bersamanya selama tiga tahun ini.

Jiyong selalu berada disamping Dara begitu pula sebaliknya. Sudah cukup lama kebersamaan mereka. Pun, perasaan Dara untuk Jiyong.

“Bila aku tak kan kembali lagi, bagaimana?”

Mata Jiyong membulat. Fokusnya terpecah, jantungnya terasa berhenti berdetak seketika.

Jiyong mencoba mengulas senyumnya. “Aku akan selalu mendukungmu dari sini, semoga sukses.”

Pandangan Dara mulai buram, bulir-bulir bening perlahan menumpuk di pelupuk matanya.

Apakah kau tidak peka?

“Aku pasti akan merindukanmu oppa, sangat.” lengkungan kurva itu dipaksa terukir di wajahnya.

Seharusnya inilah kesempatan Dara untuk meluapkan semua hasrat terpendamnya. Bak gunung merapi yang akan meletus, lahar panas kini sudah tak bisa menunggu untuk segera menyembur ke udara.

Sepertinya Dara harus menguburnya kembali.

-Do you know how i feel?
Or are you pretending like you don’t know?
Pretending like you can’t overcome it
Can’t you just accept my heart?-

“Aku juga pasti sangat merindukanmu Dara. Jangan lupa selalu kirim kabar padaku nanti.”

Dara mengangguk perlahan, mengiyakan. Mencoba tetap bertahan, jangan sampai tangisnya pecah.

“Aku—” Jiyong menggantung perkataannya.

Entah mengapa, Dara berharap Jiyong mengatakan hal yang sama dengan perasaanya.  Ia memperhatikan sosok Jiyong, maniknya beradu pandang dengan Jiyong.

“Aku pasti kehilangan adikku yang manis ini.” ujar Jiyong.

Dara terhenyak. Ia mencoba memproses ulang yang baru saja Jiyong katakan. Tak ingin mempercayai yang baru saja ia dengar.

“Adik?”

“Iya, kau kan sudah seperti adikku sendiri.” Jiyong mencubit gemas pipi Dara.

Dara  tersenyum hambar, alih-alih menutupi rasa sakit yang seketika menderanya. Bagaikan sebilah pisau menghujam jantungnya.

-My love, my love
Please open your heart to me
I’ve been tired of waiting
Please hold my hand-

Oppa, maukah kau mengabulkan satu permintaan terakhirku sebelum aku pergi?”

“Tentu, apa itu?” Jiyong menyetujuinya.

“Berkencanlah denganku oppa.” jawab Dara mantap.

Jiyong diam beberapa saat sebelum bibir tipisnya lantang berucap.

“Baiklah, ayo kita lakukan.” seutas senyum tulus terukir pada wajah Jiyong.

-Even i’m talking with people
But i still think of you all day
What can i do to express my heart to you?
You’re my only-

Esok harinya, Dara memilih berjalan-jalan bukannya mengemas barang-barangnya. Ia meminta adik laki-lakinya menemani hari-hari terakhirnya di Korea. Penolakan di awal sudah biasa dirasakan Dara.

Bukan Dara namanya bila tak berhasil membujuk sang adik. Dengan iming-iming –bebas-memilih-benda-yang-diinginkan- Sanghyun dengan senang hati menjadi teman berbelanja Dara.

Mereka berjalan ke sebuah mall, mata Sanghyun sudah mulai beredar. Menapaki satu per satu kios yang menjajakan barang-barang yang menggiurkan hasratnya. Ia harus benar-benar menggunakan kesempatan ini.

“Kak, kau sudah mantap akan ke London?” Sanghyun melirik sekilas ke arah Dara yang terlihat tak bergairah. Ia hanya berpura-pura semangat.

“Kenapa? Kau kesepian? Lagi pula tak ada setahun kau akan menyusul.”

Sanghyun mendecakkan lidahnya. “Bukan itu.”

Dara menoleh kearah Sanghyun. “Lalu?”

“Jiyong hyung, bagaimana dengannya?” Sanghyun tahu benar sifat kakaknya. Ia lebih berat meninggalkan Jiyong daripada dirinya.

Dara langsung merendahkan arah pandangnya saat mendengar nama yang disebut kan sang adik.

“Entahlah.” jawabnya lirih. “Apa semua lelaki memang tidak peka?”

“Terkadang, tapi tak selalu.” jawab enteng Sanghyun.

Dara tak merespon. Langkahnya terhenti saat benda persegi 50 inch memapang wajah Jiyong.

Tentu saja, Jiyong beserta empat temannya akan selalu menghiasi siaran televisi. Mereka baru saja debut untuk penampilan pertama mereka sebagai grup boyband.

Maniknya enggan berpaling barang sedetik saja. Suara ocehan Sanghyun terdengar samar. Fokusnya mengarah pada layar tv LED dihadapannya.

Andai saja saat itu Jiyong meminta Dara untuk tak pergi, Dara akan menyanggupi.

Ya, andai saja.

Dara menghabiskan malam terakhirnya di Korean dengan acara candle light dinner bersama Jiyong.

Kencan singkat ini akan membekas dalam memorinya.

Bukan kali pertama mereka pergi bersama hanya berdua. Bahkan banyak teman-teman mengira mereka memiliki hubungan lebih dari sekedar sahabat.

-My love, my love
Please open your heart to me
I’ve been tired of waiting
So exhausted but so that i won’t fall
Please hold my hand-

Kini mereka berjalan menikmati pemandangan malam di kota Seoul.

Jiyong menggenggam lengan Dara, erat. Memasukkan lengannya kedalam saku jaket tebalnya. Udara malam ini terasa agak dingin.

Dara sedikit terkejut, tapi ia bisa mengontrol pergerakan refleksnya.

“Kau menikmati kencan kita Dara?”

Senyum Dara mengembang. “Tentu saja, aku senang oppa. Terima kasih.”

“Maafkan aku, karena sibuk aku hanya bisa mengajakmu kencan untuk makan malam saja.”

“Tidak apa. Itu cukup oppa.”

Cukup membuat Dara sangat bahagia, makan malam itu layaknya mereka pacaran sungguhan.

Langkah Jiyong terhenti. Ia mengeratkan genggamannya.

“Kenapa oppa?”

Beberapa sekon kemudian, mata Dara membulat mendapati liquid bening yang sudah mengalir membasahi pipi Jiyong.

O — ppa—”

Jiyong langsung menarik tubuh mungil Dara kedalam pelukannya.

Dara bergeming, ia bisa mendengar isakan Jiyong. Memejamkan matanya mengingat betul-betul momen ini.

Mereka larut dalam diam.

-Because i love you so much
Because i like you so much
Please accept my heart
I’ll make you happy forever
I want to be with you
Can’t you just come to me?-

“Kau masih menunggunya kak?” tanya Sanghyun

Dara tak menggubrisnya, lebih fokus memperhatikan seluruh sudut bandara. Menantikan sosok Jiyong datang untuk memberikannya salam perpisahan.

Lengan Sanghyun menyentuh pundak Dara, membawa kembali kesadarannya bahwa ia sekarang hanya ditemani oleh sang adik.

“Kau harus berangkat kak? Atau kau ingin membatalkannya?”

Bola matanya bergetar. Ia ingin saja membatalkan pemberangkatannya, tapi apa yang ia pertaruhkan disini. Bahkan Jiyong saja hanya menganggapnya adik tak lebih. Lebih memilih menuruti permintaan ayahnya untuk menetap di London.

Jauh dari Jiyong, jauh dari harapan tak pastinya.

 

“Baiklah, aku pergi sekarang.” Dara memeluk adik kesayangannya.

“Lupakan semuanya kak. Bukalah lembaran baru disana.” manik Sanghyun fokus pada satu titik. Sepertinya ia melihat sosok seseorang dari kejauhan.

Dara agak terkejut mendengar ucapan Sanghyun, tapi ia ada benarnya juga. Dara mengangguk.

“Jagalah kesehatanmu, aku akan menghubungimu bila sudah sampai.”

Dara melingkarkan tali tasnya ke atas bahu. Sanghyun mengangguk, Dara pun berbalik dan berjalan pergi.

Meskipun langkahnya terasa berat ia tetap mencoba berjalan.

Selamat tinggal opaa. Selamat tinggal cintaku.

Setelah sosok kakaknya menghilang, Sanghyun pun pergi.

Tak berapa lama ia menangkap sosok Jiyong yang tengah berdiri mematung.

Ahh, penglihatannya benar. Ia telah melihat sosok Jiyong sedari tadi.

Hyung kau baru datang?”

“Ahh..iya. Aku sepertinya telat, tadi aku terjebak macet.”

Sanghyun tersenyum tipis. Ia tahu dengan pasti Jiyong berbohong. Sudah tiga tahun ia mengenal sosok Jiyong yang memiliki sifat hampir mirip dengan kakaknya.

“Ayo hyung kita pulang bersama.”

Jiyong mengangguk.

Epilog

 
Jiyong memperhatikan Dara dari kejauhan. Ia bisa melihat Dara yang tengah menunggu kehadirannya.

Andaikan saja ia mampu berlari menujunya, menarik lengannya dan mengatakan jangan pergi. Ya, andaikan saja.

Flashback

 
“Aku sudah lama mengawasi kalian berdua. Bisakah kau menjauh dari Dara, Jiyong-ssi?” bariton milik namja lima puluh tahun yang notabene ayah Dara membuat Jiyong tersentak.

“Ma—maksud paman apa?”

“Kau menyukai Dara kan?”

Jiyong bergeming.

“Aku tahu kau sekarang sudah melakukan debutmu menjadi penyanyi. Tapi apakah itu akan memberikan Dara masa depan yang cerah?”

Jiyong sadar betul, siapa keluarga Dara. Ayahnya yang seorang pengusaha sukses, sudah pasti Dara hidup bergelimang harta.

“Apakah kau bisa memanjakan putriku seperti aku memanjakannya Jiyong-ssi?”

Ayah Dara tak ingin putri kesayangannya kekurangan. Tapi bukan hanya itu alasannya. Ia berangan Dara pun mendapat pendamping dari kalangan pengusaha sukses seperti dirinya.

Jiyong sudah bisa menyimpulkan pembicaraan ini.

Ia mengepalkan lengannya kuat-kuat, menahan gejolak perasaannya.

“Aku tahu paman. Kami tak akan lebih dari seorang sahabat.”

Ayah Dara tersenyum lega, Jiyong mengerti penjelasannya.

Flashback End.

-My love. my love
Please open your heart to me
You’re more important than my life
I love you, Until this world ends
Will you be with me?-

Pembicaraan singkat bersama ayah Dara membuat hati Jiyong pilu. Air matanya mengalir dibalik kacamata hitam yang dikenakannya.

Ia masih menatap sosok Dara yang sedang memeluk Sanghyun. Hatinya bagai teriris, Jiyong tak bisa berbuat apa-apa. Selain berdoa yang terbaik untuk gadis manis yang selalu berada disampingnya dalam suka ataupun duka selama tiga tahun ini.

Dara mulai berbalik pergi, refleks tungkainya ingin bergerak tapi ia berusaha menahan hasratnya. Maniknya menatap sosok Dara yang mulai hilang menjauh.

Mianhae Dara-ssi. Semoga kau selalu bahagia disana. Saranghae.”

Fin.

Akhirnya aku membuat Daragon Couple seperti author lainnya.. *yes *jogetgirang

Entahlah ini berhasil atau gak, yang penting memuaskan hasratku yang tergerak kepengen jadi sutradara coupleini. *bhaq

Bisa ngepas ga sama lagunya ya?

Harap-harap cemas baca komentar nih 😀

Sudahlah, monggo di isi kolom komen-nya yah readers^^

Advertisements

41 thoughts on “[Ficlet] CRUSH

  1. Huwaaa Kak Del~~ kenapa kau memisahkan couple ter-cetar badai halilintar membahana ini??? Arght, DARAGON~ KENAPA KALIAN HARUS PISAH COBA 😥

    Sebenarnya ini ga nyambung sih. Tapi pake lagu WINNER – Empty juga nyambung ‘rasa’-nya. huakakaka, ini karena Vris ga punya lagunya sih :p /peuliseu jan timpuk Vris gara-gara soal lagu ini/ xD

    Review-nya sih cuman ada beberapa kata asing seperti ‘-ssi’ dan ‘notabene/notabane'(?) yang tidak di italic. Itu aja sih. Selebihnya… ajib 😉

    Oke, Vris pergi dulu. Pyong~~

    Like

  2. Kak adeell.. maapkan keterlambatan Rara yang baru datang dan coret2 disini.. x_x

    INI PERTAMANYA AKU PIKIR SI DARA DI KAKAK-ADIKZONE GITU SAMA JIYONG. KAN NISTAH SEKALII… tapi ternyata jiyongnya juga suka sama dara. :””

    Ini ceritanya drama sekaleh yakk… XD tapi feelnya kenak banget kok kakk…

    Review kayaknya gaada… INI PERFECT SOALNYAAA…

    Salam muahh muaahhh

    Like

  3. Allo, Mantan istrinya MINO – Chaginya Sungjoon – Yeochinnya Chanyeol – Princessnya Younghwa dan adek kesayangannya NAGAH ama NAVI (DARA) kembali hadir. /prok..prok..prok..

    KAK DEL~ INGIN RASANYA DAKU MERAJAM DIRIMU YANG TELAH MEMBUAT DARAGON PISAH DIANTARA JARAK YANG SANGAT JAUH KAK DEL~

    DEMI APA? DEMI TUHAN~ /GEBRAK-GEBRAK MEJA GAK NYANTE

    AKU BAPER DONG AMA KISAH CINTA MEREKA. CINTA TAK DIRESTUI ORANG TUA ITU. MEMANG SAKIT..SAKIT BANGET..

    DARAGON POREPERRR, KAK. t_t

    KAK DEL UNEK-UNEK : “JAN LEBAY LU, CU. YANG ADA NTAR LU GUE RAJAM.

    KEMUDIAN HENING, SEPI, SUNYI DAN HAMPA. KARNA DAKU KEMBALI MENGHILANG.

    OKE BYE~
    PPYONG ❤

    Like

    1. heheee… iyeeeemmm.. kmuh baper?? aseeekk..iyem bsa baper jg 😆😆

      tenang aja aq ga akn rajam kmu kok //*ngasahgolok 😆😆😆

      mkacih cuyungqu dah mampir 😚😚😚

      Like

  4. Kaaaak…aku skydragon addict jadi geli sendiri denger dara panggil oppa gitu /dikemplang
    Tapi tapi kenapa ini saaad, lagunya sandeul….uhukk
    Bikin ceritanya nyesnyesan gitu..
    Kak jidih…akhirnya kau menangis kak..lama kali gak liat aer mata kak jidih..biasanya cuma jejingkrakan kaya gapunya beban gitu (kecup jidi) (dijewer tiupi)

    Like

    1. waaaaahhh..dirimuh nongol cuyung, cipok dolo 😚😚

      jgn kan kmu pas bkin agak gmn gtu ktawa tpi enggan coz pan genre nya sad 😆😆

      mkacih sayongquh dah mampir ke lapakku inih 😚😚😚

      Like

  5. Kak, ini yg bikin luka ini sebenernya lagunya kak. Itu liriknya ngena banget masaaa :”’ aku jadi syedih. Palagi pas bagian ‘i want to be with you. Can’t you just come to me?’ itu kesannya putus asa bat kak aku jadi bappheeeer cobaaa)))));

    Daragon yang sabar yaaa. Tar bakalan ku culik ini author yg udah bikin kamu pecyah jadi dua gini/bekep kak adel 😀

    Suka bat deh kak aku nungguin kambeknya kak adel terus pokoknyaa~
    Salam sayaaanggggg dari Asti ❤

    Like

  6. Ouch!! Kak… hiks.. kenapa ?? Kenapa bikin yg drama abis beginiii ??!! 😢😢 ini puasa kan gaboleh cengeng kan ya ka ??? Kk si ah.. ngasiin link ny siang2… hiks😢😢 baper dah ah.. bapeeeerrr… 😢😢

    Mana bapaknya dara sini aku culik ajaa.. /eeh?

    Lumayan jd charger… lg lembur ini btw… waaakkss 😂😂 makasiii kakaaaaa muach!!
    tinggalin hati dulu biar lece ❤❤❤❤

    Like

  7. Aduh … bilangnya nganggep sebagai adik, nyatanya punya perasaan yang sama dengan Dara XD

    Sebetulnya bingung mau komen apa, jujur saya speechless duhduh. Ini terlalu bagus dan cukup menyedihkann:'(

    Fighting, Eonni! 😀

    Like

  8. Kak Dell. Ini ceritanya mengharu pilu sekali.
    Sudah kuduga ada seseorang dibalik kenapa Jiyong & Dara tidak bersatu.
    huhuhuhu…. Ini semcam anti klimaks cerita-cerita DaraGon karya @astituidt & @acu2994 bahkan @asteriaesmerald

    Ceritanya pas kok kak sama lirik lagu Crush.
    Tak ada review karena ini pas sedihnya, T_T
    Daku berharap Dara akan menemukan pasangannya d London, trus bang Jidi bisa move on juga.

    *untung kisah cinta kita berakhir bahagia kan, bae *noleh ke samping, ngobrol sama Bang Seungri trus Bang Seungri ngangguk senyum. #astaga, imajinasiku! hahahaha….

    Sudah kak, aku mau menghabiskan puasaku hari ini bersama bang Riri.
    Kutunggu kambek kakak yg lain ya,

    with love,
    Aoko ❤

    Like

    1. mkacih sayangquh dah mamfir 😚😚
      aq tetiba pny ide gesrek pagi” lgsg posting masa😆😆

      dah gtu kan biar ikutan keceh kya yg lainnya bisa bkin daragon 😄😄😄

      mkacih aahh *tebarkecup😚😚😚

      Like

      1. Huwaaaaaaaaaaaa 😥
        Ini kok sedih sekali, kak? Uwaaaaaa sudah kuduga..

        Kenapa sih, ayahnya Dara gak setuju ? Oo~ mungkin Jidi mau sama Kiko kali yak? *ngaco

        Kuakhiri komenan ini kak. Keep writing kak Dell ❤

        Like

  9. ELI GA SUKA DARAGON UNNIE 😥 MEMBUAT HATI ELI NYESEK.

    TAPI ELI UDAH TERLANJUR BACA SAMPE ABIS ITU FF UNNIE , 😥 #PEDIH

    KARENA ELI UDAH BACA, SEBENARNYA TIDAK TAU MAU KOMENTAR APA, TAPI FF INI BIKIN HATI PILUUUU –
    UDAH AH UNN, ELI PERGI DULU, BYE UNNIE :*

    Like

    1. @ezraelisabetvip aq jg sbnarnya ga suka kopel inih..tpi apah mau dikatah, aq kan pengen ikutan keceh kaya yg lain pda bisa bkin Daragon gitu 😢😢

      makacih yah sayangquh😚😚
      asik.. dah kluar lnjutannya yak pindah lapak aahhh..

      Like

  10. serius abang-ku yang maen? wkkwwk
    awalnya aku kira jiyong bener-bener nganggep dara kek adek sendiri (itu.jleb.banget.sumpah)
    tapi semakin kesini kok jiyong jadi keliatan nggak rela gitu dara pergi, nah kan, ternyata ayah dara dibalik semua itu *ini.apa.sih.bahasanya
    mereka bener-bener nggak bakal bersama lagi?

    Like

    1. waahhh..kmu maen kecini jg 😁😁 duhh..jd malu aquh..

      kan mreka itu saling satu sama lain..cuma krn ada satu alasan..ceile bahasa gw 😆😆

      yah bgitulah..Dara pegi dan ayank Naga merana //tetiba dilempar 😁😁

      duh say makacih yah dah mampir kesini 😚😚

      Liked by 1 person

      1. hehe iya aku kan emang hobi kelayapan :3
        kasian sekale abang saya :” dara sudah membiarkannya terbang (?)
        hehe iya kak dela, btw aku nida di garis 97 hehe

        Like

          1. iya aku juga sering liat aku sendiri #plak! liat kak dela maksudnya hehe
            aku udah nggak pake twitter kak hehe kalo aku udah punya lagi ya kapan-kapan 😀

            Like

                  1. okeh kak siap!
                    tapi kalo aku udah balik dari liburan ya kak.. di tempat aku liburan sinyal hape bisanya ngajak berantem (tapi aku usahakan secepatnya hehe)

                    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s