[Chapter 2] Vampire

texture-6

              VAMPIRE

                     Ren Kim present

Casts:

Kim Jisoo as Human

iKON member as Vampire

      Jinny Park as Vampire
     BigBang member as Vampire Hunters
     Sandara Park as Vegetarian Vampire
     Jennie Kim as Vegetarian Vampire
     Hanna Jang as Human
 
        Genre: Fantasy, Romance| Length: ChapteredRated:Teen
 
   Disclaimer:
     Pure mine! Copast? Not Allowed. Siders? Tidak bisa! Plagiat? I’m gonna kill ya.
 
                                 Previous

1

           Get ready? Showtime!

Chapter 2: Dislodgement Started

Gangnam Club adalah sebuah tempat nongkrong para remaja yang menghabiskan malam Jumat mereka. Kebanyakan dari mereka tidak betah di rumah karena bosan. Mereka terlihat bahagia dengan teman-teman sebaya. Mirip seperti di bar di luar sana. Bedanya, ini khusus remaja. Tempat remaja berhura-hura.

Terdengar bunyi musik yang mengalun cukup keras. Musik ini tidak akan berpengaruh oleh tetangga, karena apa? Di dalam Gangnam Club terdapat peredam suara.

“Aku pesan minuman seperti biasa.”

Gadis itu adalah Jinny Park. Gadis yang merawat kulit agar selalu terlihat cantik dan berseri-seri. Dia memiliki rambut pirang yang indah dan terawat, kulit seputih salju, dan bibir semerah stroberi. Banyak gadis-gadis lain yang mengekori dirinya di belakangnya. Ya, dia adalah gadis terpopuler di YG High School. Dia cantik dan mempesona. Bisa dibilang ia adalah The Irreplaceable.

Berbeda dengan Jinny, di pojok ruangan terdapat orang-orang yang tersisihkan. Seorang gadis berambut coklat panjang duduk menghadapi soft drink. Sebenarnya Gangnam Club menyediakan berbagai minuman, tetapi ia lebih memilih soft drink saja. Hei, kalian tahu? Itu adalah kemajuan baginya, karena biasanya dia meminta air putih.

Kim Jisoo melirik jam tangannya. Sudah pukul sembilan lewat lima menit. Namun, yang dia tunggu-tunggu belum juga datang.

Temannya. Bisa dibilang sahabat dekatnya.

Haish, kau lama sekali, Hanna!” geram Jisoo. Temannya, Hanna Jang, hanya tertawa kecil. Sudah pasti ini membuat Jisoo muak.

“Maaf, Jisoo. Ada beberapa hal yang harus aku urus, jadi terlambat, deh.” Hanna menggeser kursi kemudian duduk di samping Jisoo.

“Selalu saja seperti itu.” Jisoo beranjak berdiri. Dia sudah muak berada lama-lama di sana. “Ayo, pergi,” usul Jisoo.

Akhirnya, detik itu juga, mereka angkat kaki dari Gangnam Club.

Vampire

“Jisoo-ah! Aku mau ke Kyeo’s Fashion! Sudah lama tidak kesana. Katanya, ada model pakaian baru!” Hanna bersemangat sekali.

“Pergi saja sendiri.” Jisoo menggerutu. Dia mempercepat langkah kakinya ke depan.

Ehm, lain kali saja.” Hanna berdeham.

Hanna menyamakan langkahnya dengan Jisoo. Mereka berbelok ke arah kiri, ke jalan yang agak sepi dari jalan utama. Jisoo memeluk tubuhnya dengan kedua tangannya. Ya, dia kedinginan.

“Malam ini, memang agak dingin dari malam sebelumnya,” tutur Hanna. Jisoo tidak merespons. Hanna mendengus sebal.

“Hei, kalau orang mengajak berbicara, bisakah kau menjawabnya?” Hanna memasang tampang cemberut. Jisoo tertawa dalam hati.

“Iya! Dasar cerewet!”

Jisoo melihat ke arah sebuah gang kecil di sebelah toko minuman di depannya. Ada seorang perempuan berambut coklat agak kehitaman. Warna matanya hitam. Itu adalah Lalice, seorang perempuan dari Thailand yang berteman baik dengan Jinny. Tidak, mungkin dia adalah budak Jinny. Dia tidak menyadari bahwa Jisoo dan Hanna menatapnya. Setidaknya, belum.

“Apa kamu yakin, bahwa kita dapat mudah masuk ke Gangnam Club?” tanya perempuan lain yang bersama Lalice.

Lalice mengangguk. “Aku yakin seratus persen kita dapat dengan mudah masuk ke sana. Itulah keuntungan menjadi teman baik Jinny. Kita bisa mendapatkan apapun secara gratis. Enak, bukan?”

“Iya, sih.. Tapi ‘kan, kamu terlihat seperti budak olehnya.”

“Cho Miyeon …, kita butuh pengorbanan untuk mendapatkan hasil yang menyenangkan. Walaupun aku terlihat seperti tukang suruh-suruh, tetap saja tidak ada yang mengejekku.”

“Yang kuat, adalah yang berkuasa, bukan?”

Serempak mereka tertawa. Jisoo dan Hanna hanya diam. Seperti itulah perilaku dayang-dayang Jinny. Memang menyebalkan. Mereka selalu menindas orang. Inilah yang membuat Jisoo muak. Untung saja selama ini mereka belum pernah menindas Jisoo dan Hanna.

“Mau beli minuman hangat?” Tanya Hanna.

“Tidak. Aku tidak ingin meminum apapun saat ini.”

“Oh, baiklah kalau begitu. Aku akan membeli kopi di kedai.”

Hanna berlari ke arah kedai kopi terkenal milik Paman Jung. Kopi buatannya benar-benar enak, jadi tak salah kedai itu ramai pengunjung. Jisoo hanya menunggu di pinggir trotoar sambil berdiam diri. Dia lelah, mengantuk, dan bosan.

Jisoo berjalan ke arah bangku di dekat suatu bangunan. Ia duduk sambil memainkan handphone kuno miliknya.

“Hei, kau sendiri?” Seseorang menepuk pundak Jisoo.

Jisoo tercengang melihat siapa yang menyapanya. Itu Song Yunhyeong! Salah satu laki-laki populer di sekolahnya. Bagaimana bisa ia menyapa Jisoo, yang notabene adalah gadis yang tersisihkan di sekolah. Mengingat semua itu, Jisoo hanya bisa diam.

“Kau Kim Jisoo, kan?”

“Iya. Memangnya ada apa?”

Yunhyeong menggeleng.

“Kau sendirian?” Tanya Yunhyeong.

“Tidak, aku bersama Hanna.”

“Hati-hati kalau sendiri, kau bisa diintai, diawasi, dan menjadi sasaran para nocturnal.” ucap Yunhyeong.

Jisoo melirik ke arah Yunhyeong sebentar.

Apa sih, yang dia bicarakan?

“Apa yang kau bicarakan? Aku tidak percaya dengan hal-hal yang seperti itu. Itu cuma mitos.”

Jisoo memandang ke depannya. Ia merasakan ada sesuatu yang menusuk lehernya seketika itu juga ia memekik pelan.

“Jisoo-ssi, wae irae?”

Jisoo hampir memekik melihat warna mata Yunhyeong berubah menjadi kemerahan. Yunhyeong mengelap sesuatu di mulutnya. Bibirnya seperti ada bercak darah.

“Hah? Yunhyeong-ssi ada apa denganmu?”

“I..ini hanya..”

“Kau mengerikan!” Jisoo berlari meninggalkan Yunhyeong.

Vampire

Sekelompok pria berjalan ke arah YG High School. Sebelum masuk ke dalam sekolah, seseorang dari mereka berbicara.

“Jiyong-ah, apa kau yakin beberapa vampir menyamar dan bersekolah disini?”

“Ya. Bukan hanya menyamar menjadi murid. Mereka menyamar menjadi guru. Dan asal kalian tahu, ada satu vampir vegetarian disini.” ucap lelaki yang bernama Jiyong itu.

Empat temannya yang lain hanya mengangguk.

“Youngbae, kau masuk lewat pintu belakang dan menyelidiki anak kelas sepuluh. Seunghyun, kau menyelidiki para siswa kelas sebelas. Daesung dan Seungri, selidiki kelas duabelas. Aku akan menyelidiki para guru.”

Mereka hanya mengangguk mendengar suruhan dari ketua mereka. Pada saat itu juga mereka mulai bergerak masuk ke dalam YG High School.

“Tapi, Jiyong-ah, bagaimana kita mengetahui kalau salah satu dari mereka adalah vampir?”

Jiyong menatap Seungri garang. Bisa-bisanya ia menanyakan hal yang sudah ia pelajari.

“Sudah kubilang, sebelum melakukan misi, kau harus mempelajari buku yang diberikan oleh ketua organisasi kita! Kau lihat saja yang paling mencurigakan. Kalau sudah, langsung menuju mobil kita. Cepat, bergerak!”

Dan dengan kecepatan maksimal, mereka masuk ke dalam YG High School untuk menyelidiki vampir-vampir yang berkeliaran di sekolah ini.

Vampire

“Jisoo-ya, mengapa kau kemarin terlihat shock?” Hanna menanyakan sesuatu yang sudah dilupakan Jisoo.

Huh? Aku tidak shock kemarin.” sahut Jisoo.

Tak disangka, Song Yunhyeong dan enam temannya yang lain menghampiri meja Jisoo dan Hanna. Jisoo baru ingat, bahwa ia melihat Yunhyeong layaknya siluman. Jisoo hendak kabur, tapi..

“Jisoo-ssi, bisa bicara sebentar?” tanya Yunhyeong. Jisoo mengangguk, kemudian mengikuti Yunhyeong.

“Hai, Hanna.” sapa salah satu dari mereka.

Hanna menoleh, kemudian tersenyum.

“Hai, Bobby.”

Vampire

Yunhyeong membawa Jisoo ke belakang sekolah. Jisoo heran, buat apa Yunhyeong membawanya ke tempat sepi seperti ini?

“Apa yang mau kau bicarakan, Yunhyeong-ssi?” Jisoo membuka pembicaraan. Yunhyeong menghela napas panjang.

“Soal kemarin… itu bukan seperti yang kau pikirkan. Aku bukanlah siluman, atau vampir yang seperti yang kau kira. Aku murni manusia. Warna mata yang berubah kemarin, itu adalah lensa kotak.” Yunhyeong mencoba berdiplomasi.

Jisoo mulai curiga. Untuk apa Yunhyeong membicarakan hal ini?

“Apa buktinya bahwa itu cuma lensa kotak? Bisa kau tunjukkan lensa kotak itu?”

Yunhyeong menyodorkan lensa kotak berwarna merah. Ia baru tau bahwa ada lensa kotak yang berwarna merah. Setelah puas melihat lensa kotak itu, ia mengembalikannya kepada pemiliknya. Yunhyeong menerimanya dan memasukkannya kedalam saku seragam.

“Jadi, kau percaya?”

Jisoo mengangguk. Mana mungkin ia tak percaya, perkataan Yunhyeong ada buktinya.

“Baiklah, kau boleh pergi.”

Vampire

Para pemburu vampir telah selesai menyelidiki siswa dan guru. Mereka kembali ke dalam mobil mereka. Ketua mereka, Kwon Jiyong mulai menanyakan mereka satu-satu.

Tetapi, masing-masing dari mereka tak dapat mengetahui siapa vampir yang menyamar.

“Dasar, bodoh! Kalian sudah membaca buku itu atau belum? Kalian ini benar-benar..” Jiyong meluapkan amarahnya kepada anggotanya. Menurutnya, tak ada satupun yang becus dari mereka.

“Bagaimana denganmu? Kau tak bisa memarahi kami, kalau kau pun tak dapat mengetahui siapa diantara guru-guru itu yang menyamar jadi vampir.” sahut salah satu dari mereka. Dia adalah Youngbae.

Jiyong mengangguk, tanda bahwa ia mencurigai salah satu guru.

“Jadi, siapa dia?” Anggota yang lain menanyakan Jiyong.

“Aku mencurigai …”

To be continued

Annyeong, minna-san!!

Akhirnya, Ren bisa mem-publish chapter 2. Ren rasa ini gagal, deh.. feel-nya gak ada, nggak ada gregetnya, pokoknya Ren ngerasa ini gagal total. maaf 😦

Ini si Vampire Hunter udah muncul!

Maaf ya, jika ada kesalahan tulisan, typo, dan yang lain tolong dimaafkan, ya.

Ditunggu komentar dan reviewnya!

Advertisements

27 thoughts on “[Chapter 2] Vampire

  1. Hiyyah, ini keren banget Ren 🙂 jadi keinget drama Orange Marmalade. Part ‘hampir-gigit-leher’ itu gak nguatin #omo >…<

    Ini fantasy-nya belum kentara. yah tapi setidaknya aku tahu yoyo itu vampir waktu scene sama Jisoo. Dan abang yoyo~~ ck ck ck main gigit aja atuh. Inget sikon donk bang 😉

    Oke. Yang jelas, Bin suka ceritamu, Ren. Ditunggu chapter selanjutnya 🙂

    Bin ilang dulu. Byeee

    Like

    1. Hehe, makasih ya, Bin. Padahal awalnta aku kurang pede karena masih banyak kekurangan di chapter ini.
      Yang kuat, Bin. Itu udah digigit, tapi baru dikit XD

      Iya, mah, belum kentara. Hft, habis baru chapter awal sih. Lagipun, si Jennie belum dateng, lama banget dia datengnya -_-

      Oke, next chapter-nya diusahalan cepet, ya. Soalnya mau bermeditasi biar next chapter bagus, hehe 😀

      Oke deh, dadah ~

      Like

  2. REEEEN KIIIIIM HAAAAAI

    Itu kekasih terangku song yunhyeong ngegigit jisoo ))): nanti jisoo jadi vampire lho (eh enggak ya?._.)

    Ih, aku juga pengen digigit yunhyeong maah ))): aku greget , ren. Greget ))))): Nanti ada Hongseok? Yang bener? Itu mantan pacar itu teh ))):

    Oke, aku kebanyakan pake emot “))):”

    review? Mungkin sudah di wakilkan oleh unniedeul diatas.

    Aku minta lanjut aja deh. Lanjutin ya, ren^^

    Like

    1. AZZURACHAN HHHAAAAIII~~

      Hahaha, gak, kok. Kalau Jisoo digigit dan darahnya diambil banyak, nanti dia Em A Te I alias Mati XD

      Pliss aku gak mau kamu digigit Yoyo, perjalanan kamu masih panjaang ~ hehe, ini karena permintaan kak @astituidt , jadi Hongseok jadi cameo hehee..

      Kunaon kamu sedih, Fir? *bahasa sunda keluar*

      Hehe, aku usahakan cepat, ya. Aku mau bermeditasi dulu, supaya next chapter bagus, hehe.

      Like

      1. Dikit aja kok gigitnya jadi lukanya dikit XD

        Ga sedih ren, cuma akhir akhir ini jadi emot favorite. Aku mah emang gaje ren.

        Oke bek tu de topik. Aku kangen hongseok ren… dulu aku suka dia tapi dia keluar ))))))):

        Oke kita bek tu de topik lagi. Jangan lama lama bermeditasinya . Aku tunggu ren^^

        Salam sayang,
        Azzura-chan

        Liked by 1 person

    2. KEKASIH TERANG KAMU SIAPA FIR? YOYO? NGAJAK RIBUT ATO GIMANA INI COBAKK :”’/PELUK JINAN
      TERUS MANTAN KAMU SIAPA FIR? HONGIE? MAU DITABOQ YUK SINI SAMA KAKAK :””/DITENDANG/
      btw kita setipe wkwk/ngilang

      Liked by 1 person

  3. Annyeong Reennn!!

    Enggak telat kan? Enggak dongg…

    Itu bang Yoyo main gigit-gigit aja. tapi vampire tamvan mah bebass…

    Terus Jiyong kalo bully Seungri enak banget yak “Jiyong menatap Seungri garang. Bisa-bisanya ia menanyakan hal yang sudah ia pelajari.” Seungri berasa cengo gitu… xD

    Kalo reviewnya sih aku setuju sama kak asti. Alurnya kecepetan, Ren. Kurang detail. Tapi kalo keseluruhan udah bagus kok, aku juga gak nemu typo. 🙂

    Ditungggu chapter selanjutnyaa… 😀

    Liked by 1 person

    1. Hai, Rara!
      Ih, kamu telat ih . #canda

      Itu Yoyo napsu paling XD

      Hehe, emang nih. Inspirasi buntu, jadinya kek gini deh XD

      Next chapter diusahakan cepat, ya, Ra. Mau bermeditasi dulu biar inspirasi mengalir, feel nya dapet, dan supaya gak ada typo wkwkwk~

      Liked by 1 person

  4. REN YOYOKU MBOK APAIN COBAK ITU DIA KENAPA JADI MAEN GIGIT2 AJA REN HEUUUU~ YOBOSEYOOOOOOO~/nyanyi lagunya NU’EST/ditendang REN wkwkwk 😀

    Chanu dimana chanuuuuuu~ Gapapa deh kalo yoyo yg jadi tukang nyosor asal jinan sama chanu jan dijadiin tukang nyosor juga yaa kitati aku tar ren 😥

    Baguss loh ini, Ren. Ide kamu jjang!! cuman kalo aku rasa sih alurnya agak kecepetan. Mungkin narasinya bisa dibanyakin dikit ren, biar imajinasiku bisa lebih jelas gitu hehehe. Tapi tetep keren kok! walaupun fantasynya belum terlalu keliatan ya soalnya si vampir sama pemburunya belum ketemu huhu. Tolong aku mas jidi aku mo di sruput/? yoyooooooo~ / Kak asti plis jan mulai gilanya : kata Ren 😀

    Next chapter lebih panjang dong Ren~ Kutunggu yaaaa ❤
    HONGSEOKNYA JAN LUPA YAAA/ngilang/

    Like

    1. KAK ASTI AKU GAK APA-APAIN SI YOYO DIA AJA YANG NAPSU /jan ngomong tentang Ren lagi piss T.T

      Gak kok kak, gaaakk.. janji deh. Akupun gaakan rela jika mereka bedua jadi tukang nyosor 😥

      Hehe, makasih ya kak 😀 aku soalnya lagi buntu ide, narasi gak panjang, feel gadapet, heeeuuuuuhhh -______-

      Next chapter diusahakan cepat, ya, Kak. Mau bermeditasi dulu biar inspirasi mengalir wkwkwk~
      OKE DIUSAHAIN HONGSEOK AKAN ADA DI CHAPTER BERIKUTNYA #gaknyante

      Like

  5. Ooooohhhhh Jinny ceritanya jadi anak populer getoooh? Keren keren.
    Itu si Yunhyung kok.. Napsu banget ya? Plis jangan langsung ngisep darah jisoo, perjalanan jisoo masih panjang 😀

    Ditunggu next chapternya thor 😀

    Like

    1. Hai, Jinny! 🙂

      Hehe, iya, Jinny disini jadi cewek popyulerr XD

      Itulah Yoyo XD

      Next chapter diusahakan cepat ya, Jinny! Soalnya aku lagi bermeditasi (?) supaya next chapter nya bagus dan gak ada typo #plak

      Like

  6. Ren, kakak balik ding, hehehehe
    ini kakak bacanya ngalir aja gitu ya, tau2 udah abis aja, sama kyak kata kak aoko, hihihii,
    sedikit review di alenia kelima. “Bebeda” harusnya itu be(r)beda kan ya? hehehe, udah itu aja sich sepenglihat kakak.

    ini kakak jadi ngerasa GD ntr jatuh hati sama si Vampire vegetarian Dara. /lah/
    oke dech, sekian cuap-cuap kakak yang gak bermutu ini.
    see you in chapter 3
    ❤ ❤ :* :*

    Like

    1. Yeay, kak Acu balik 😀
      Jadi gimana? Ini udah panjang kan? Hihihi..

      Iya harusnya berbeda! Maklum lah, typo. Entar deh diedit lagi XD

      Bener nggak yaaa? Udah deh liat aja nanti, apakah benar GD akan suka sama Dara? Liat aja deh nanti, hehe XD

      Next chapter diusahakan cepat ya, kak! Soalnya aku lagi bermeditasi (?) supaya next chapter nya bagus dan gak ada typo #plak

      Like

  7. vampir vegetarian-nya Sandara kan?

    Yaoloh, Jiyong! masih aja perfectionis! Kasian Seungri diomelin sm hyung-nya. puk..puk..puk.. sini, Seungri! Pundakku selalu available untukmu, kok! *kak Aoko mulai gila!!

    Ren… ceritanya mengalir aja…ampe nggak nyadar, kalo udah kelar chapternya, aku sampe nggak tau mau nge-review apa.
    tapi ya…si vampire hunter bisa kali disuruh memeriksa daku. Daku vampire juga.. wuakakakak….

    s Yunhyeong kagak bisa nahan nafsu deh! kalo memang mau ngisap darah Jisoo, langsung diterkam aja! tuh s Jisoo juga polos anaknya, percaya aja ama Yunhyeong .

    sudahlah, Ren. kakak malah ngomentarin kayak ibu-ibu nonton telenovela. ntar, kamu lelah lagi membacanya.

    kutunggu chapter selanjutnya dengan hati nan riang selalu ya..
    see U soon, Ren. ❤

    Like

    1. Hai kak Aoko!!
      Hehe iya nih, vampir vegetariannya Dara, cuma belum diungkapin, diungkapinnya pas ada Jennie, hehehe.

      Abis kan Jiyong ketuanya, pasti dia perfectionis, hehehe.

      Abis kan, niat Yoyo awalnya pengen ngisep si Jisoo, tapi Jisoo nya malah teriak sih, takutnya orang pada tau kalo si Yoyo vampir -_-

      Gak usah nge-review gapapa, kok, kak. Aku tau chapter ini GAGAL TOTAL. Udah ini gajeeeeeeee banget huhu udah tau gabisa bikin fantasi malah dipaksain huhuhu T.T #curhatceritanya

      Udahlah kak, gapapa, kok. Maafin aku ya kak, kurang bekerja maksimal dalam ff ini. Maaf juga karena aku curhat 😦

      Next chapter diusahakan cepat ya, kak! Soalnya aku lagi bermeditasi (?) supaya next chapter nya bagus #plak

      See U Soon kak Aoko ❤

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s