[Ficlet] The Regret

PP presented to you~

PicsArt_1431677813010The Regret

PG-12 || Ficlet || Romance, failed fantasy

Kwon Ji-Yong (BigBang) & Jeselyn (OC)

“Katanya, cinta. Cintanya tulus dan besar itu akan diperjuangkan bersama pujangga hatinya yang bahkan dia tidak tahu akan berakhir di mana.”

***

The characters are belong to God and themselves. Don’t copy-paste or remake it. Please contact me if my FF has similarities with the other or anything.

***

Ribuan bintang di langit, hanya ada satu yang bersinar terang.

Sinar yang berpendar luas dan kuat, membias di angkasa, menggambarkan malaikat Tuhan yang setia, cantik dan bijak. Malaikat yang menjadi pilihan di antara yang terkuat dan terpintar, dan kini menjadi terbodoh dan terlemah seiring haluan sang kuasa.

Sinar itu perlahan memudar.

Cahayanya tidak seterang bintang yang lain. Bintang itu sendiri di angkasa luar, bintang yang sakit dan lemah, yang bahkan malam pun memusuhinya karena satu kesalahan bodoh dan fatal.

Katanya, cinta.

Cintanya tulus dan besar itu akan diperjuangkan bersama pujangga hatinya yang bahkan dia tidak tahu akan berakhir di mana.

***

Sang surya mulai kembali ke peraduannya. Permainan rotasi bersama sang malam pun perlahan di mulai. Cahaya jingga berpendar di angkasa seakan menjanjikan suatu harapan.

Jeselyn berjalan pelan menyusuri jalan setapak penuh dengan bunga dan segala keindahan surga yang selama ini selalu dipertanyakan manusia. Cahaya di sekitar tubuhnya meredup pucat, seiring dengan jiwanya yang menghilang. Dia bukan lagi malaikat yang diagungkan itu. Dia bukan lagi malaikat yang menjadi harapan. Dia bukan lagi malaikat yang di panjatkan di setiap doa.

Dia adalah pengkhianat. Pengkhianat surga karena cintanya.

Tahu apa malaikat itu soal cinta? Tahu apa dia soal cinta yang bahkan lebih menyakitkan daripada sebaliknya? Tahu apa dia soal cinta hingga dia berani berbuat sejauh dan senekat ini?

Cintamu untuknya memang tidak bersyarat. Kau benar mencintainya dan juga salah. Kau tidak ingat siapa dirimu?

Kata-kata Sang Kuasa masih terngiang di telinganya. Mengikutinya di setiap langkah yang membuat tanggungannya semakin berat dengan dosa yang perlahan menelusup. Keputusan yang teguh di pegangnya, meninggalkan surga yang indah demi cintanya. Sekarang tinggal menunggu sang kobaran api tunggal yang menjilat jiwanya. Menunggu ketidak-pastian pada sang penguasa dosa.

“Itu dia, serafim yang sedang jatuh cinta hahaha..”

“Malaikat bodoh! Apa yang sebenarnya yang dipikirkan olehnya?”

“Bukankah dia serafim terpercaya milik Sang Kuasa? Kenapa sampai sebodoh ini?”

“Apa yang iblis itu tawarkan? Apa benar iblis itu benar-benar mencintainya?”

Jeselyn tersenyum dalam heningnya. Para malaikat yang mengikutinya dari belakang tampak tidak percaya dan mulai mengutuk malaikat cantik itu akan kesalahannya sendiri. Semua sudah tahu akan kisah cinta picisan yang dialami Jeselyn. Kisah cinta yang membuahkan akhir yang tragis dan tidak pernah masuk akal.

Bahkan air pun tahu bahwa ia tidak akan pernah bisa bersama api, lalu malaikat dengan iblis? Ini adalah dosa terbesar dan terbodoh.

Sayapnya yang putih dan besar terkepak sesekali. Butiran emas yang halus dan penuh kebahagiaan menguar dan turun jatuh dengan anggun hingga memijak di bumi. Jeselyn melangkah dengan pelan hingga akhirnya ia tiba di gerbang perbatasan antara neraka dan surga. Jeselyn menatap gerbang kokoh dan penuh kobaran api itu dengan tatapan sendunya. Bahkan dari jarak jauh pun dia sudah bisa merasakan panas dan kesakitan dari sana.

Gelap dan penuh tipu daya.

Sesosok iblis muncul di gerbang neraka itu. Iblis tampan dengan api megah berkilat di sekitarnya. Iblis yang tampan dan mempesona. Ji-Yong, sang kokoh api yang selalu mengintai kehidupannya, menghantui hari-harinya. Seseorang yang membuat malaikat surga menjadi pembangkang dan egois bagi kaumnya.

Jeselyn tersenyum ketika melihatnya. “Ji-Yong..” bisiknya pelan, mengucapkan nama itu bagaikan sebuah doa. Kakinya melangkah ke arah iblis yang merentangkan kedua tangannya, menyambutnya dengan tipuan yang berbahaya.

Malaikat yang malang, seluruh penghuni surga akan kehilangan penghuni terbaik mereka. Jeselyn merasa tubuhnya menghangat ketika Ji-Yong mendekapnya dengan erat. Api ikut mengelilinginya, berkobar bersamanya dalam pendaran memikat dan memabukkan. Tangan besar Ji-Yong membelai rambutnya yang sehelai sutra. Bibirnya yang merah dan menggoda mengecup puncak kepala malaikat itu sesekali.

Ji-Yong membentuk sebuah kurva manis di wajahnya, sebuah hal yang menjadi pujaan Jeselyn sampai kapapun. Hingga akhirnya senyuman itu berubah menjadi seringai mengerikan yang membuat Jeselyn seketika itu menyesali keputusannya dan ingin kembali ke surganya.

-fin-

Advertisements

21 thoughts on “[Ficlet] The Regret

      1. gausah pake capslock sayaaankkkkk

        wahahahahhahahaha DOngHo mantan eonnie sekarang jadi DJ dia :* makin ganteng si Dongho ya ampun *komen lari kemana mana

        gapapa tau saengggg.. eonn ngirain itu daesung malah wkwkwkwkwkk *plak!

        Like

  1. Aku kembali.
    Sumpah demi apa aku jadi galau gini ngebayangin jeselyn.
    Tapi yaaa, kalo jadi jeselyn juga, aku ikutan bodohlah, kalau iblisnya kayak Jiyoung.
    Siapa coba gak terpengaruh.

    Suka..suka..suka..
    no typo.
    Lope..lope.. Buat fanfic debut putri.
    Yeaayyy :*
    *telat cu -_-”

    Ditunggu karya lainnya ya puuuuuuttttttt. ❤

    Like

  2. Yeaay! Akhirnya kak Putri debut, tinggal nunggu si Azzura 😆

    Wow, kak Put, ini kece sekali lho. Keren masa’, ampun.. Diksinyaaaa….. kece bangett!! Ih, kok kak Put kreatif sekali, yaampun… dapat darimana kata-kata keren kek gitu? Dan sepengelihatan mataku ini gak ada typo dan rapi sekali, pokoknya terbaik 😀

    Like

  3. Selamat untuk debutnya Putri!!! *gelar banner ucapan selamat.

    Prok..prok..prok… WOW! Fanfic jenis apa ini? Diksinya bikin merinding… Penggambarannya keren banget, detail Dan, unnie jadi pengen belajar banyak sama Putri untuk bikin deskripsi se-detail ini.
    Udah gitu, kata-katanya puitis banget! hoah…unnie bisa membayangkan bagaimana latar surga yg digambarkan Putri. Pokoknya two thumbs up buat Putri!!

    Unnie tunggu karya Putri yg lain.
    Salam sayang dari Aoko unnie ❤

    Like

    1. Unnie berlebihan ah. Aku mah masih amatir unn di bandingin sama unnie yg udah jago. AKu mah cuma butiran marimas yang terbawa angin yang berharap di jadiin minuman.
      apaan unn, itu aku typo masa, mas jidi masa aku bkin marga nya kang ngek. Gegara si dongho ini semua -_-

      Like

      1. iya, Unnie ngakak pas baru ngeh kalo marga Jiyong berubah dari Kwon jadi Kang. Mungkin, d surga sana, para iblis bermarga Kang. wuakakakak….

        It’s Okay, Putri! Diksi kamu tetap keren! 😀

        Like

    1. Padahal bilangnya mo sepot tapi beberapa menit kemudian aku udah balik masa 😀

      Kan..kan..kan… Udah tau ni gue kalo diksinya bakal sekeren ini duh udahlah ya buat urusan diksi memang jempolan aku jadi merinding put yaampyuuunnn..
      Typonya manaaaa???? Demi apa gue nyariin typo tapi ternyata ga ketemu yaa 😦 whakzzzzz..

      Yodah deh put karena ceritanya terlalu keren dan penulisannya udah sempurna jadi kutak bisa berkata apa-apa lagi yaaaa.

      Selamat atas debutnyaaaaaaa~ /tebar confetti.

      Keep nulis dear kutunggu kambeknyaaa. Cium jauh ❤

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s