[Vignette] R.O.D (Ride or Die)

GD-Ride or Die

Scriptwriter : Aoko Cantabile

Main Cast : Kwon Jiyong (G-Dragon Big Bang), Mizuhara Kiko

Support Cast : –

Genre : Romance, Fluff, Love Live, Slice of Life

Duration : Vignette (±2200), Songfic

Rating: Teen

Disclaimer :

These fanfiction dedicated to BIG BANG Comeback on May after 3 years. 

*BIG BANG Project (1)

Let’s Read & Review !!

###

Biarkan mereka berkata seperti apa, yang penting aku dan kamu selalu bersama

You are my joy, I feel like I’ve become a little child
I try to not think about you but I can’t last more than 10 minutes
Between you and I is like between calmness and passion
I don’t care how, if I could keep you right beside me

*Jiyong PoV

Tidur lelapku harus terganggu dengan nada dering ponsel. Aku mengambil ponsel dengan setengah hati dan melihat nama manajerku tertulis di layarnya. Ada perlu apa dia menelponku selarut ini? Bukankah jadwal hari ini telah kutunaikan dengan tuntas. Aku kemudian menerima panggilan itu dan..

“Hei, Ji. Sorry menganggu tidurmu, ada berita penting yang harus kusampaikan padamu.” ucap manajerku dengan nada yang kutebak panik.

“Ah, hyung. Tenang dulu.. Atur nafasmu terlebih dahulu lalu jelaskan padaku apa berita penting itu!” Aku yang belum sepenuhnya sadar menanggapi kabar manajerku dengan santai. Sepenting apa sih beritanya hingga ia berani merusak mimpiku?

“Dispatch menulis berita kau memiliki hubungan spesial dengan Kiko di headline-nya. Sekarang agensimu terpaksa mendiamkan semua panggilan dari media yang meminta penjelasan kabar tersebut. Kau diharuskan untuk menemui Yang Sajang-nim pagi ini. Kujemput kau pukul 06.00! See U at morning!” perintah manajerku tegas dan mengakhiri percakapan telepon tersebut. Aku sekarang sadar total dan diam membeku setelah mendengar berita tersebut. Apa yang akan kulakukan nanti?

###

*Kiko PoV

Suasana pagi di Tokyo sibuk seperti biasa. Kubuka kedua mataku setelah puas menikmati indahnya tidur. Setelah bangkit dari kasur, aku memulai rutinitas pagi dengan melakukan pemanasan ringan sekedarnya. Dua puluh menit cukup untuk menyiapkan tubuh ini memulai agenda padat seharian ini.

Setelah membersihkan diri, aku lalu bersiap untuk berangkat menuju studio di daerah Shibuya. Aku melewatkan sarapan pagi ini karena Kazuo dan Erza berjanji untuk mentraktirku breakfast. Ketika aku akan mengikat tali sneakers kiriku, denting pesan beruntun mengejutkanku. Aku lalu melihat handphone dan kaget melihat 50 pesan singkat ada di daftar masuk. Karena tak ingin diri ini terjebak dengan rasa penasaran, aku lalu melihat pesan-pesan tersebut dan ternyata…

“Aish…Kiko-ku ternyata sudah memiliki pasangan. Kenapa tak bilang-bilang denganku sih? Aku dan Kazuo takkan memaksamu sarapan bersama jika kau ingin sarapan dengan cowokmu –Erza”

“Hahaha..aku tak menyangka ternyata cowokmu adalah superstar, Kiko. Sebaiknya kau bersiap-siap untuk press conference secepatnya apabila kau tak ingin dikejar-kejar media. Btw, congratulation ya… –Kazuo”

“Omo! Sohibku ternyata pacaran dengan G-Dragon. Demi apapun, kenapa kau tak mengabarkanku sih? Kau kan tau kalo aku fans GD! Ah..walau aku kecewa tapi kau sungguh beruntung bisa menjadi kekasih GD. Selamat ya…Semoga kalian selalu bahagia T_T *ignore emoticonku –Aoko”

“Congratulation Kiko! Selamat ya! Semoga kali ini kau dan GD bisa langgeng hingga ke jenjang pernikahan. Btw, ajak-ajak GD ke kantorku donk. Kali aja dia mau promosiin brand bajuku. Hehehe… –Misa”

“What? G-Dragon? Dari sekian banyak nama yang selalu kau sebutkan., kau tak pernah bercerita kalau kau dekat dengan GD. Apa kau takut aku akan merebut kekasihmu, hah? Omedetoo Gozaimasu, Kiko-san. Let’s hope U and him will be happy ending! >_< -Nami”

Dan..pesan-pesan singkat lain yang tak bisa kujabarkan satu persatu. Aku tersentak kaget melihat bahwa persamaan dari semua pesan tersebut adalah ucapan selamat atas hubunganku dengan G-Dragon. Aku bingung mencerna maksud pesan-pesan tersebut. Aku pacaran dengan G-Dragon? Kapan?? Aku tau kalo aku selalu dikait-kaitkan dengan para aktor ataupun penyanyi yang kebetulan dekat denganku. Tapi dengan G-Dragon? Aku saja belum pernah bertemu dengannya. Bagaimana bisa aku diberitakan memiliki hubungan dengannya??

###

*Jiyong PoV

“Jadi katakan padaku sejelas-jelasnya, apa maksud dari pemberitaan ini?” tanya dingin Yang Sajang-nim padaku. Aku menghela nafasku pelan. Kenapa jadi seperti ini sih beritanya? pikirku kalut.

“Sebenarnya, aku tak sedang menjalin hubungan dengan siapapun, Sajang-nim. Kurasa ini karena kesalahan bodohku.” jawabku terbata-bata.

“Maksudmu?” tanya galak Yang Sajang-nim.

“Saat aku sedang di Tokyo minggu lalu, aku sempat minum-minum di salah satu kedai di daerah Shibuya. Aku memang tak mengingat dengan jelas apa yang aku lakukan saat aku sedang mabuk. Tapi, kurasa aku membuat kekacauan dan mungkin… ini mungkin ya Sajang-nim, aku berceloteh sesuatu disana.” Duh..jantungku berdegup kencang saat bercerita mengenai kesalahanku.

“Tapi, siapa Kiko? Kau tak mungkin menyebutkan nama se-random itu jika kau tak mengenal dirinya.” tanya Yang Sajang-nim dengan suara yang semakin meninggi. Ah, sudahlah! Aku terpaksa membongkar rahasiaku jika aku ingin selamat dari terkaman pelototan Yang Sajang-nim.

“Kiko itu adalah salah seorang model di Jepang. Dan, kurasa aku jatuh cinta padanya pada pandangan pertama.”

###

*Kiko PoV

Badai sedang menerpa kehidupanku. Aku terpaksa membatalkan semua agenda hari ini demi mencari tau sumber badai itu berasal. Aku memutuskan awal dari perjalananku mencari sumber badai dengan mendatangi kantor perwakilan YGEX di Roppongi. Diriku ini sudah terlihat seperti buronan karena mengenakan coat panjang hitam, sunglasses hitam dan beanie merah yang menutupi rambutku. Pokoknya, aku tak ingin bertemu dengan para wartawan sebelum aku menyelesaikan perkara ini.

Sesampainya di kantor YGEX, langkahku tergesa-gesa menemui resepsionis di lobi kantor.

“Selamat siang, ada yang bisa kami bantu?” tanya ramah resepsionis itu.

“Siang, aku ingin bertemu dengan G-Dragon. Pertemukanku dengan dia sekarang!” pintaku yang mungkin terkesan sebuah paksaan. Wanita di hadapanku mengerutkan dahi. Kurasa permintaanku terdengar aneh di telinganya.

“Maaf, anda siapa ya? Ada perlu apa bertemu dengan G-Dragon?”

Aku lalu melepas sunglasses yang bertengger di mataku, “Begini, saya Mizuhara Kiko. Saya saat ini diberitakan memiliki hubungan dengan artis anda, G-Dragon, padahal saya merasa saya tidak mengenalnya. Saya ingin bertemu dengan G-Dragon untuk meminta penjelasan darinya. Bisakah anda membantu saya?” ucapku spontan tanpa berpikir lagi bahwa berita tersebut adalah aib bagiku.  Wanita itu lalu menahan senyum saat mendengar penjelasanku.

“Baik, saya akan menghubungi atasan saya dan menceritakan prihal tersebut. Anda bisa menunggu di ruang tunggu sebelah sana. Terima Kasih.”

Aku lalu bergerak menuju ruang tunggu yang ditunjuk oleh resepsionis tadi. Ah, apa yang aku lakukan saat ini? Seharusnya tadi aku sudah berhasil menyelesaikan pemotretan untuk cover majalah Vogue jika aku tak terjebak dalam pusaran badai hari ini. Aku saja tak memiliki muka untuk datang ke studio di saat-saat seperti ini. Kembali nada denting dari handphoneku berbunyi. Hah, aku bahkan tak ingin melihat handphoneku karena pasti itu hanyalah pesan-pesan singkat ucapan dari teman-temanku.

“Kiko-san. Atasan saya meminta anda menemuinya di ruangan. Saya akan mengantarkan anda ke ruangan beliau. “ Panggilan resepsionis itu cukup menghiburku. Setidaknya, aku sedikit mendapatkan pencerahan. Aku mengikuti langkah resepsionis itu dan tiba-tiba si resepsionis berbisik ke telingaku.

“Aku mendapat kabar bahwa G-Dragon sedang terbang dari Seoul menuju Tokyo. Mungkin, anda akan bertemu dengannya nanti.”

###

When I see you, I freeze like having a frostbite, my superstar
You’re like a butterfly, giving off a butterfly effect in a field of flowers
Your small smile brings up a storm in my heart
Run away, fly away, get to know me a bit more at this chance

Hari ini adalah hari kedua setelah pemberitaanku dengan G-Dragon memiliki hubungan tersebar. Sedari kemarin, aku tak memiliki keberanian untuk melihat internet ataupun televisi. Entahlah, kurasa aku takut melihat wajahku disandingkan dengan G-Dragon terpampang dimana-mana. Direktur YGEX menjanjikan pertemuanku dengan G-Dragon malam ini di kantor YGEX. Sejak pagi aku menatap diriku di depan cermin dan bingung akan seperti apa di depan G-Dragon. Rasa gugup merayap di hatiku padahal aku bingung darimana kegugupan itu berasal.

Kupandangi kembali wajahku di depan cermin. Apakah aku terlihat menarik sehingga aku digosipkan dengan penyanyi seterkenalnya? Aku merasa mual dengan pemikiranku itu. Kenapa aku bisa sepercaya diri seperti itu sih? Aku dan dia berbeda. Dia itu penyanyi global yang popularitasnya bahkan dikenal di seluruh dunia sedangkan aku hanyalah model yang baru meniti karir di Jepang. Kurasa gosip itu hanyalah pemberitaan konyol dan namaku bisa terkait karena aku bukan siapa-siapa.

Kuhela nafasku dan aku harus bersiap sekarang. Waktu terasa cepat jika kau tak menyadarinya. Aku lalu membuka lemari dan memilah pakaian mana yang akan aku kenakan. Setidaknya aku harus berpenampilan oke dan aku bisa membanggakan pada Aoko kalau aku bertemu dengan idolanya.

###

*Jiyong PoV

Aku gugup luar biasa membayangkan pertemuanku dengan Kiko akan terjadi beberapa menit lagi. Apa yang akan kukatakan padanya? Kurasa dia marah sekali begitu mengetahui bahwa pemberitaan ini terjadi karena aku mabuk dan menyebutkan namanya sembarangan. Ah…bodohnya diriku! Kenapa aku bisa begitu tolol sih? Bagaimana mungkin aku bisa mendekatinya lagi jika nama baikku sudah tercemar di matanya. Pasti dia membenciku setengah mati.

Kulayangkan pandanganku ke arah pintu masuk ruangan. Kenapa waktu berjalan lamban? Dimana lagi manajerku dan Direktur YGEX? Aku tak bisa menunggu sendirian seperti ini. Tiba-tiba pintu ruangan terbuka pelan. Terlihat wanita berambut panjang sebahu berada disana. Dia lah Kiko. Hari ini dia cantik sekali mengenakan kemeja putih dan jeans. Aku terpaku melihat penampilannya itu.

“Maaf. Apakah benar disini pertemuannya? Ah…Astaga! Kau G-Dragon kan?” tanyanya dengan ekspresi kaget. Aku bingung harus merespon seperti apa. Dengan lemah kuanggukkan kepalaku pertanda bahwa aku memang G-Dragon.

“Maaf..maaf sekali apabila selama dua hari ini, hidup anda tidak nyaman karena pemberitaan yang tidak menyenangkan ini. Aku berjanji akan membereskan semuanya pada press conference besok.” ucapku sungguh-sungguh sambil membungkuk sedalam mungkin.

“Iya. Awalnya aku bingung dan kesal saat mendengar gosip itu. Aku bahkan membatalkan semua agendaku selama dua hari karena tak sanggup berada di hadapan publik. Well, sisi positif yang bisa kuambil adalah aku bisa beristirahat selama dua hari ini. Hahaha…” ucapnya spontan. Aku semakin merasa bersalah mendengar dia terpaksa membatalkan semua agendanya.

“ Ah…tapi, G-Dragon kun. Anda jangan merasa bersalah. Sesuatu itu terjadi agar kita bisa mengambil hikmah. Let’s think positive!!” ucapnya sambil tersenyum. Jantungku berdetak lebih cepat dari biasanya saat melihat senyum manis tersungging di bibirnya. Bagaimana mungkin aku bisa menolak pesona wanita di hadapanku?

###

*Kiko PoV

Demi apapun! Kenapa aku sok menghiburnya dengan mengatakan akan ada hikmah dibalik itu semua? Jelas saja, itu membuatku terlihat sebagai seseorang yang senang digosipkan dengannya. Ah, harga diriku jatuh!

Tapi, jujur. Pertama kali aku melihat sosok G-Dragon, aku merasa ada sesuatu di hatiku. Sekarang aku paham kenapa Aoko bisa nge-fans dengan orang di hadapanku ini. Daya tarik kharisma yang dimilikinya, senyum lebar yang menghiasi wajahnya juga pribadi yang rendah hati, itulah yang ada pada diri G-Dragon. Sepertinya ada yang tidak beres denganku! Jangan bilang kalau aku mulai tertarik padanya!!

“Ehm… Kiko san. Kau bisa memanggilku Jiyong. Nama asliku Kwon Jiyong. Itu akan membuat kita lebih dekat.” ujarnya sambil tersenyum. Dekat? Kenapa aku jadi merasa diriku akan gila mendengar kata ‘dekat’?

“Eh…Baiklah. Aku akan memanggilmu Jiyong kun. Hehehe..” ucapku malu-malu.

“Atau..jika kau tidak keberatan Kiko san. Kau bisa memanggilku Jiyong oppa. Tampaknya umurmu lebih muda dariku. Di Korea, lumrah apabila perempuan yang usianya lebih muda memanggil pria yang lebih tua darinya dengan panggilan ‘oppa’. Hahahaha… itu kalau kau tidak keberatan.”

###

Enam Bulan Kemudian…

*Jiyong PoV

Aku kembali menjejakkan kaki di Bandara Internasional Narita. Udara hangat menyambut kedatanganku. Ini pertama kalinya aku datang ke Tokyo setelah aku berhasil membereskan kekacauan yang kuperbuat enam bulan lalu. Aku berjalan dengan langkah terburu-buru karena tidak sabar untuk bertemu dengan seseorang yang menanti di ruang tunggu VIP.

Tiba-tiba ada seseorang yang menyergapku dari belakang. Mataku ditutup oleh orang tersebut. Tapi, aku tersenyum simpul menanggapi sergapan itu. Kurasa aku tau siapa sosok orang di belakangku ini.

“Ah…ternyata justru dirimu yang paling merindukanku. Kemarin bilang sibuk dan tidak sempat menjemputku. Sudahlah, aku tau kok siapa ini.” ucapku sambil menggoda. Orang dibelakangku kemudian melepaskan sergapannya. Aku membuka mataku lalu menoleh kebelakang. Benar dugaanku. Sosok wanita berambut sebahu itulah pelakunya.

“Kok kamu tau sih? Aku kan pengen bikin kejutan. Gagal deh! Iya, aku sangat kangen padamu. Memangnya enak menjalin hubungan jarak jauh! Masa aku hanya bisa melihat dirimu di televisi sih?” gerutu wanita yang kusebut sebagai kekasihku. Namanya adalah Mizuhara Kiko. Hahaha…tak ada yang menyangka gosip yang menerpa kami berdua enam bulan lalu membuat hubungan kami semakin dekat, hingga akhirnya kuberanikan diri untuk menyatakan perasaanku pada Kiko tiga bulan yang lalu. Awalnya kukira dia akan menolak karena pernyataanku terkesan buru-buru dan tidak serius. Tapi, dia malah menerimaku dan bilang kalau dia sangat menantikan pernyataanku.

“Ehm..Kiko chan. Bagaimana kalau kita sehabis ini ke Disneyland? Bukankah kamu pernah mengatakan ingin berkencan denganku disana?” godaku lagi padanya. Wajah Kiko lalu bersemu merah menanggapi godaanku. Dia lalu merangkul tanganku dan mengatakan

“Kita nanti-nanti saja ke Disneyland. Kamu itu masih lelah sehabis melakukan perjalanan dari Seoul. Sebaiknya kita sekarang memikirkan bagaimana bisa melewati barisan fansmu yang ada disana? Apa sebaiknya kita berpisah disini dan aku akan keluar lewat jalur lain?”

Aku menggelengkan kepala pertanda tidak setuju dengan perkataan Kiko. Sudah waktunya dunia mengetahui bahwa aku dan Kiko adalah pasangan kekasih. Aku tak ingin Kiko harus berkorban karena menjaga statusku. Aku lalu merapatkan rangkulannya dan berbisik,

“Tidak! Kamu tetap disampingku. Kita akan melewati barisan penggemar dengan kamu disisiku. Biarkan mereka berkata seperti apa, yang penting aku dan kamu selalu bersama.

You got me losing my mind
The way you got me fired up
Never give up boy even when they try us
You and me against the world
With you I ride or die tonight

 

You have my heart like the beat
The way you got me turnt up
Never give up boy even when they try us
You and me against the world
With you I ride or die tonight

Fin.

*Aoko’s Note :

A-yo! Jumpa lagi dengan Aoko. Aku menepati janjiku untuk mem-publish fanfic Jiyong tapi…aku memasangkannya dengan Kiko. Yuhuuuu….. I am a JiKo shipper! 🙂

Fanfic ini merupakan bagian dari proyek BIG BANG yang aku dedikasikan untuk come back Big Bang setelah 3 tahun lamanya. Hiks..hiks… T_T  akhirnya.

Nah, untuk member-member lain akan menyusul. Stay tuned terus disini ya & jangan lupa kritik-saran demi perkembangan menulis author.

Warm Regard

Aoko Cantabile

Advertisements

13 thoughts on “[Vignette] R.O.D (Ride or Die)

  1. Haii kaaaaakkk. Yaampyun akhirnya ada pair baru lagi buat Jiyong ocidaaaaakk kusemakin galaaaauu T.T

    By the way, ini ceritanya bikin aku ngimpiiiiii. Ahhh.. andai Jiyong bisa jatuh cinta sama aku pada pandangan pertama yaa/diguyur aer/

    Penggunaan kata ‘kau’ sebelum mereka deket sama ‘kamu’ pas mereka udah pacaran juga bikin dapet banget feelnya. Aku jadi bisa ngebedain “Oh, ini pasti masih kaku ya gegara belom pacaran” sama “Yaampun, manis banget yaa ini” gitu kak aaaaahh sukadeh pokoknyaaaa.
    Tak ada typo kak sangat rapih. Tanda bacanya juga no review lagi hehe kusukaa.

    Keep nulis ya kak! Kutunggu cerita dari member lainnya.
    Salam sayang dariku ❤

    Like

    1. hey, Asti. Kalo galau, sudah…kamu bareng kakak aja jadi JiKo shipper *menghasut perlahan-lahan. wuakakak…

      thanks atas reviewnya ya 🙂
      sipsip.. ntar, aku publish cerita member lain secepatnya 😀

      Like

  2. DARAGON SHIPPER MANA SUARANYAAAAAAAAAAA?????????????
    SKYDRAGON MANA SUARANYAAAAAAAAAAAAAAAA?????????????
    JIKO SHIPPER MANA SUARANYAAAAAAAAAAAAAAAA?????????????
    HAHAHAHAHA 😀
    well,, GUA MAH TERSERAAAAHHHHHH 😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s